Affair With My Ex-wife

Affair With My Ex-wife
Tanggung jawab sementara


__ADS_3

Alice tidak bersedih meski telah kehilangan kedua orang tuanya., bukan karena ia yang belum mengerti. Ia jauh lebih mengerti dan terluka dari pada orang lain di sekitarnya. Ia bahkan melihat dengan mata kepalanya sendiri bagaimana orang tuanya meninggal di depan matanya.


Namun..,


Mengapa gadis berumur 4 tahun itu tidak bersedih?


Karena Alice adalah gadis yang kuat. Ia percaya; di balik kemalangan pasti ada suka cita. Sama seperti hari ini;


Axel yang dulunya jutek dan cuek- mulai peduli padanya dan di hadapan Alice sekarang..,


Aunt Agatha dan Aunt Louis- orang yang tak kalah Alice sayangi- kini bersatu dalam tali pernikahan lagi.


Jika kalian bertanya- mengapa mereka menikah cepat sekali- padahal, baru saja terjadi hal duka..?


Tentu karena perusahaan Kecantikan Nakamura- alasannya.


Kei tidak memiliki sanak saudara dan merupakan Imigran dari negara yang terkenal akan bunga sakura dan simbol matahari terbit nya. Orang tua Kei juga telah tiada dan satu- satunya pewaris sah Kei Nakamura adalah Alice.


Sementara, gadis itu masih berumur 4 tahun. Bukan umur yang bisa menjalankan sebuah perusahaan. Louis sendiri memiliki perusahaan permata Fransiscus, ia akan sangat kerepotan mengurus dua perusahaan yang sangat bertolak belakang- meski bahan dasar mutiara untuk produk kecantikan di suplay dari mutiara milik gudang dari perusahaan Fransiscus.


Selain designer perhiasan- karena Agatha dekat dengan Kei dan Alana- wanita itu sedikitnya paham tentang perusahaan kecantikan yang dimiliki Kei.


Ia hanya harus memiliki nama Fransiscus untuk mengambil tanggung jawab sementara- sebelum akhirnya Alice siap untuk menjalankan perusahaan besar tersebut.


“ Aunt, kau cantik sekali dengan gaun pengantin itu.” ucap Alice setelah Agatha dan Louis resmi menjadi suami istri.


“ terma kasih, sayang. Kau juga cantik dengan dandanan peri kecil itu.” ucap Agatha mengelus rambut Alice.


“ uncle, kau terlihat aneh karena gugup, bukankah katanya ini pernikahan ketiga, uncle?” ejek Axel.


“ anak nakal! Mulai hari ini kau harus memanggilku papa! Atau ayah! Atah Dad! Apapun itu!” kesal Louis mengelus rambut Axel dengan kasar.


“ ya.. ya.., “ ucap Axel mengalihkan pandangan lalu berbisik..,


‘ papa.’ bisik Axel dengan wajah memerah.


Meski begitu, Agatha dan Louis masih bisa mendengar ucapan Axel. Mereka lalu berpandangan dan tertawa bersama.


*


“ Alice pulang bersama dengan kita, ya?” pinta Agatha.


“ pulang? Apa kita akan kerumah papa dan mama?” tanya Alice.


“ tidak, Alice.” jawab Louis.


“ atau apartment Aunt Agatha?” tanya Alice.

__ADS_1


“ tidak juga, Alice. Kau ingat? Rumah- saat uncle dan Aunt masih menjadi suami istri? Kita akan tinggal di sana. Uncle dan Aut sudah menambah satu kamar lagi. Meski rumah kami sedikit sederhana- dari pada rumahmu sebelumnya.” ucap Agatha.


“ tidak apa- apa, Aunt. Itu lebih baik dari pada tinggal di rumah sebesar itu- sendirian.” ucap Alice semangat.


Axel hanya tersenyum melihat Alice. Ia pikir Alice adalah gadis manja yang akan menangis berlarut- larut ketika kehilangan sesuatu. Namun, Axel sama sekali salah. Alice hanya menangis sebentar lalu dengan cepat dapat langsung memakai topeng baik- baik sajanya.


Gadis yang kuat. Karena begitulah Alice. Sifat periangnya lah yang terkadang membuat orang salah paham padanya.


Setelah mereka resmi menjadi suami istri, apakah mereka melakukan malam pertama?


Jawabannya adalah tidak.


Mereka masih harus membawa Alice ke rumah Agatha dan Louis.


Memindahkan beberapa baju dan perlengkapan sekolah Alice ke rumah Agatha dan Louis dan beberes kamar yang akan di tempati Alice.


Begitupun baju- baju dan perlengkapan Agatha dan Axel.


Karena barang Alice sangat banyak, mereka memutuskan hanya membawa sebagian- jika nanti di perlukan- mereka bisa mampir ke kediaman Alana dan Kei sekalian membereskan rumah mereka.


Setelah membereskan kamar untuk Alice pun, Agatha dan Louis sudah sangat kelelahan hingga satu hari itu mereka habiskan dengan beristirahat.


🌸 keesokan harinya 🌸


Karena lelah, Agatha tidak memasak, hanya menghangatkan masakan dari catering dari pernikahan mereka.


🌸


Pelantikan direktur sementara berjalan dengan khidmat. Tak heran, para karyawan memang sudah mngenal Agatha. Sebagai teman semenjak kecil- Agatha sudah sering kali keluar masuk ke perusahaan Nakamura. Dan terkadang menggantikan Alana menghadiri rapat dengan Klien perusahaan.


Dulu, Kei bahkan pernah bercanda jika ia tiba- tiba mengalami kendala dan jika putrinya masih kecil- Agatha lah yang menggantikan Kei sementara- sampai Alice dewasa.


Siapa yang menyangka jika hal itu benar- benar terjadi.


Itu sebabnya, Karyawannya pun langsung menerima Agatha menggantikan Kei menjalankan perusahaan kecantikan Nakamura.


“ saya sungguh senang bekerja sama dengan anda. Penampilan anda sewaktu di lantik menjadi direktur sementara sangat mempesona.” ungkap Moon Jeong menyapa Agatha.


“ terima kasih untuk pujiannya dan mohon kerja sama nya untuk kedepannya, nona Moon Jeong. Saya baru saja menjabat- jadi maaf jika ada yang kurang berkenan dari saya.” ucap Agatha sopan.


“ tentu saja.” ucap Moon Jeong.


Lalu Andre?


Antara bangga karena Agatha dapat beradaptasi dengan cepat dan cemburu karena Agatha juga dapat dengan cepat akrab dengan Greisy nya.


Lalu begaiman dengan Axel dan Alice? Karena Alice baru saja berduka- Agatha meminta cuti untuk Alice selama satu minggu. Begitupun dengan Axel karena mereka baru saja pindah ke rumah yang jaraknya cukup jauh dari sekolahnya. Alasan lainnya untuk menemani Alice.

__ADS_1


Sekarang, Alice telah menginap di rumah Agatha- beruntung karena Louis telah membangun satu lagi kamar untuk Axel dan satu lagi di tujukan untuk Fiona- sebelumnya, pria itu tidak menyangka jika keputusannya membangun rumah mereka dan menambah kamar akan berguna di saat seperti ini.


“ kau sedang apa, Axel?” tanya Alice- melihat Axel yang sedang mengambil masakan dari rice cooker.


“ mama sudah mengajari ku untuk menghangatkan dari penanak nasi ini. Terlalu bahaya untuk anak kecil seperti kita menggunakan kompor.” ucap Axel.


“ wah, kau keren.” puji Alice.


“ hanya seperti ini. Lagi pula aku hanya memanaskan makanan. Semua ini masakan cathering- pernikahan kemarin. Aku cuma perlu mengeluarkannya dari kulkas dan memanaskannya di rice cooker.” ucap Axel memindahkan lauk yang sudah matang ke piring.


“ ini makanlah.” ucap Axel memberi nasi dan lauknya kepada Alice.


“ aku tidak nafsu makan.” lirih Alice.


“ makanlah! Mama dan papa mu sudah tiada, namun masih ada mama Agatha dan papa Louis- jangan membuat mereka sedih karena kau sedih.” tekan Axel.


Akhirnya, meski berat dan tidak nafsu makan, Alice tetap memakan masakan yang di beri Axel.


“ Axel!” panggil Alice.


“ hem?” acuh Axel ikut makan bersama Alice.


“ aku menyukaimu.” jelas Alice.


“ ha?” kesal Axel lalu menyentil dahi Alice.


“ auch! Kenapa kau menyentil dahi ku?” kesal Alice.


“ kau ini masih kecil! Jangan katakan apapun soal suka- sukaan.” kesal Axel.


“ tapi aku memang menyukaimu.” lirih Alice memainkan sendoknya.


“ Alice! Kau tahukan aku ini anak asuh mama Agatha!” ungkap Axel.


“ erm..” jawab Alice.


“ dan kau adalah keponakan dari papa Louis. Sekarang, mama Agatha dan papa Louis sudah menjadi suami istri- itu berarti kau dan aku adalah sepupu! Antar saudara tidak boleh menikah, Alice.” jelas Axel panang lebar.


“ tapi aku masih menyukaimu.” lirih Alice- saking lirihnya, Axel tidak mendengar perasaan Alice yang di kira hanya perasaan anak- anak namun tetap ada sampai gadis itu menjadi wanita remaja. Dan perasaan suka itulah yang membuat Alice memilih menjauh ketika dewasa. Karena semakin beranjak dewasa gadis itu semakin paham. Semakin ia berharap, maka semakin ia terluka. Luka yang membuat Alice lelah untuk jatuh cinta.


...Author kasih Clue ni buat cerita Axel- Alice😳...


...Tapi nanti, masih lama...


...Kan mereka masih kecil...


...Tunggu kisah Gresy ma Andre dulu ya😘...

__ADS_1


__ADS_2