
Alice ingin segera mengabari dan memberi tahukan keluarganya soal kabar gembira ini.
Tapi...,
“ jika aku memberi tahu Axel, ia pasti akan memilih menunda pekerjannya dan memilih kembali untuk langsung menikahiku. Dan pekerjaan harus tertunda lagi karena honeymoon atau alasan- alasan lain.” kesal Alice.
Alice ingin Axel tidak melupakan mimpinya. Dan kembali bekerja keras seperti dulu.
‘ ya, meski ini bukan salahnya sepenuhnya. Karena syndrome yang di alaminya- ia sering mengalami mual- mual dan muntah hebat. Belum lagi jika ia mengalami perubahan mood.’ batin Alice.
Ya, meski wanita itu mengakui ia juga gemas melihat sifat Axel yang biaasanya Cool menjadi lucu dan imut seperti anak kecil.
“ he he, mungkin ini hukuman dari Tuhan untuk Axel karena dulu- Axel suka bersikap cuek dan menyakiti hati ku.” kekeh Alice.
‘ ya, kurasa tanpa aku mengatakan pun, aku yakin Grandpa sudah tahu jika aku mengandung. Apa lagi Aunt yang memiliki insting yang kuat dan tanggap terhadap segala hal.’ batin Alice.
Akhirnya, Alice memilih merahasiakan kehamilannya.
“ kau dari mana saja, Ale?” heran Axel.
“ membelikanmu Vitamin, Axe. Aku kasihan karena kau suka mual dan muntah. Aku takut itu akan mempengaruhi kinerjamu.” jawab Alice.
“ tenang saja. Aku pastikan pekerjaan kita akan selesai secepat mungkin.”
“ bagus. Jika kau menyelesaikannya lebih awal aku akan memberimu hadiah.” ucap Alice memeluk Axel.
“ bagaimana jika tidak bisa lebih awal?”
“ aku tetap akan memberimu hadiah.” ucap Alice.
” kau membuatku penasaran.” ucap Axel.
“ kalau begitu cepat selesaikan pekerjanmu.” jawab Alice.
“ siap ma’am.”
🌸Sementara itu, di belahan dunia lain🌸
“ halo.” suara orang sedang menerima Telephone.
__ADS_1
...“ ada apa Ed?” tanya Andre....
“ apakah anda tidak ada tugas lapangan untuk saya?” tanya Ed.
...“ kenapa? Tugas yang kuberikan kurang menantang?” tanya Andre....
“ aku bosan hanya di berikan tugas di balik layar. Aku ingin melaksanakan tugas di depan layar dan mengenal banyak orang.” ucap Ed.
...“ apakah kau merindukan Irish?” tanya Andre....
“ kenapa aku harus merindukan Irish, tuan?” tanya Ed.
...“ apa kau benar- benar gay, Ed?” tanya Andre....
“ anda lebih tahu tanpa saya mengatakannya.” ucap Ed.
Ya, meski Ed tak pernah sekalipun memiliki ketertarikan pada lawan jenis- Ed juga tak pernah terlihat tertarik pada teman sejenisnya.
...“ kurasa ajaran yang kuberikan soal menutupi perasaan- kau serap dengan sempurna sehingga terlihat tidak memiliki perasaan.”...
“ terimakasih atas pujian anda. Lalu, bagaimana soal pekerjaan yang kumaksud?” tanya Ed.
...“ untuk sekarang, kurasa belum perlu. Alice ataupun Agatha belum memerlukan kalian untuk menggantikan tugasnya. Kurasa, baru beberapa bulan lagi sampai kau di butuhkan untuk mengantikan tugas Alice.” ucap Andre....
...“ kau bahkan sudah mengetahuinya? Hanya Louis dan Axel sendiri yang tidak mengetahuinya. Dan kurasa Alice baru akan mengatakannya saat Axel menyelesakan pekerjaannya dan benar- benar melamar Alice.” ucap Andre....
“ apakah obat yang kuberikan untuk memulihkan rahim yang terluka- manjur untuk nona Alice?” tanya Ed.
...“ ia hamil adalah bukti dari kemanjuran obatmu. Kau benar- benar berbakat dalam hal computer dan obat- obatan herbal.” ucap Andre....
“ ya, saya tinggal dan besar di pedesaan yang kaya akan tanaman herbal dulu, sebelum kakek tiada dan panti asuhan mengambiku untuk mengasuhku.” ucap Ed.
...“ lalu? Dari mana keahlian soal computermu?” tanya Andre....
“ aku selalu merasa kematian kakek ku bukan kematian biasa jadi aku berusaha mencari tahu soal asal usul ku dan belajar secara mandiri soal program.” ucap Ed.
‘keluarga Fransiscus beruntung mengangkat Ed bukan? Jika kita sampai bermusuhan dengan hacker seperti Ed di tambah ia yang memiliki keahlian obat- obatan sekaligus racun- jika bermusuhan dengan orang seperti Ed- meski ia bukan siapa- siapa, keluarga Fransiscus juga tidak bisa berbuat banyak untuk menghancurkannya.’ batin Andre.
...“ yah.., tunggu saja sampai aku memiliki tugas lapangan untukmu, aku pasti akan menghubungimu.” ucap Andre....
__ADS_1
“ ya.”
🌸Sementara itu, Irish kini tengah berada di kediaman Lionel🌸
“ apa kau suka kamarnya?” tanya Lionel.
“ erm.” jawab Irish.
“ apa perutmu sudah mendingan?” tanya Lionel.
“ sudah lebih baik, papa.” jawab Irish.
“ Irish. Umurmu sekarang sudah 16 tahun, kau bersekolah dimana? Atau kau tidak di sekolahkan oleh keluarga Fransiscus?” tanya Lionel.
“ tidak, papa. Tuan Bernard dan Tuan Andre memperlakukan aku seperti keluarga mereka sendiri.
Mereka membesarkan aku, menyekolahkan aku dan memberiku tempat tinggal dan kebutuhan lainnya.
Bahkan saat aku sedang period seperti sekarang ini, mereka juga akan menyiapkan aku kebutuhan wanita saat sedang datang bulan.” ucap Irish.
“ apa Andre atau tuan Bernard yang mengajarimu saat kau datang bulan pertama? Atau malah- Ed?” kesal Lionel.
“ tentu saja tidak. Terkadang nyonya Luna atau kadang nona Agatha, sesekali mereka akan mengunjungiku dan mengajari ku soal kebutuhan wanita lainya.” ucap Irish.
“ ternyata, selama Elena tidak bisa menemanimu, Agatha lah yang mengantikan sosoknya menjadi ibumu?” ucap Lionel.
“ jangan spenuhnya salahkan mama, papa.” ucap Irish.
“ ya, aku paham. Kurasa setelah ini aku akan mengunjungi mama mu. By the way, kau belum mengatakan kau bersekolah di mana.” ucap Lionel.
“ aku sudah lulus, papa. Aku sudah lulus pendidikan bahasa untuk Sarjana dan Manajemen untuk pendidikan doctor.” ucap Irish.
“ apa? Kau sudah S2?” kejutan bagi Lionel.
“ ya, bahasa adalah apa yang kuingini, aku sangat suka menulis dan ingin menjadi novelist. Namun, aku pikir aku perlu membalas apa yang di lakukan keluarga Fransiscus- jadi aku mengambil manajement agar bisa membantu tugas mereka saat mereka butuh bantuanku.” ungkap Irish.
“ kau masih 16 tahun, Irish. Dan kau sudah S2?” ucap Lionel tidak percaya.
” kenapa, papa? anak nona Agatha- Freya juga telah memasuki pendidikan S1 saat usianya 15 tahun, aku yakin- jika ia tidak menyukai dosen yang mengajarinya- ia juga akan langsung mengambil pendidikan S2 nya- sekarang.” heran Irish.
__ADS_1
“ ternyata kepintaran bukan dari Gen, ya?” heran Lionel.
Tak heran, Lionel saja termasuk orang yang malas Belajar dan Elena? Jangan tanya soal wanita itu.