Affair With My Ex-wife

Affair With My Ex-wife
Memang wanita


__ADS_3

“ Ed..” panggil Irish.


” hem?” tanya Ed.


“ bukankah kita sedang berada di hotel jamuan pesta Klien kita? Bagaimana dengan pesta kemarin itu, Ed?” tanya Irish.


” aku sudah melaporkan tuan David karena percobaan pelecehan kepada utusan perusahaan kecantikan Nakamura. Adapun ia sedang di proses karena memiliki Narkotika dalam kandungan parfumnya. Jadi pesta di hentikan.” ucap Ed menjelaskan.


“ kau tidak mengurusnya?” tanya Irish.


“ aku sudah menyerahkan berkas dan bukti pada tuan Andre. Aku memintanya menggantikanku mengurusnya.” ucap Ed.


“ eh? Kau meminta tuan Andre mengurusnya?” heran Irish.


“ ya, tuan Andre mengijinkan koq- saat aku beralasan aku ingin melamar seorang wanita.”


“ eh?” ucapan Ed membuat Irish terkejut.


“ Irish?” panggil Ed.


“ y.., ya?” ucap Irish masih terkejut.


“ kau ingin memiliki mertua tuan Benard atau nona Agatha? ” tanya Ed.


“ Kenapa kau bertanya seperti itu?” Heran Irish.

__ADS_1


“ Jawab saja. “ pinta Ed.


“ Jika aku di angkat menjadi menantu oleh nona Agatha pasti canggung rasanya berhadapan dengan tuan Axel.”


“Karena kalian pernah salah paham saat kau menyamar menjadi seorang pria?” tebak Ed.


“ Ya. Kau tahukan, untuk membuat tuan Axel cemburu aku sampai menyamar menjadi pria.” jelas Irish.


“Kalau aku di angkat menjadi anak oleh tuan Bernard maka aku akan di menjadi saudara dengan tuan Louis dan tuan Andre.”


“ Kenapa kau bertanya seperti itu?” heran Irish.


“Kenapa? Tentu untuk menikah kita butuh seorang wali untuk menikahkan kita bukan? Kau sudah bersama dengan orang tuamu. Namun, aku tetap harus memiliki wali untuk menikahimu.” jelas Ed.


“ Aku bukan type pria kurang ajar. Aku telah menumpahkan begitu banyak benih padamu tentu saja aku juga harus bertanggung jawab soal itu, bukan?” Ucapan Ed membuat wajah Irish merona.


“ Lagi pula, aku takut nanti kau akan menjadi seperti ibumu, yang melahirkan tanpa di dampingi suami dan malah menaruh dendam padaku.” Ucapan Ed entah mengapa membat Irish merasa kesal. Ia lantas memilih meninggalkan Ed dan menuju kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya.


Ia tahu, jika ibu kandungnya sendiri pernah melakukan kesalahan. Namun, ia paling tidak suka jika ada yang mengungkit dirinya dengan Elena seperti yang di lakukan Ed.


“Apa kau marah padaku?” Tanya Ed menyusul Irish berada di bawah shower yang sama. Tangannya menyentuh dinding dan mengukung Irish di dalamnya.


“ aku tidak suka ada yang mengatai ibuku, Ed.” ucap Irish dengan kesal.


“ kau benar- benar terlihat seperti wanita jika merajuk seperti ini.” ucap Ed menciumi tengkuk Irish.

__ADS_1


“ aku memang wanita.” tekan Irish.


“ kau memang wanita.” ulang Ed terus menyentuh titik tersensitive Irish.


“ Ed! Hentikan.” ucap Irish mulai tidak dapat mempertahankan posisi berdirinya.


“ aku tidak dapat mendengarmu.” ucap Ed mulai menuntun miliknya lagi dengan posisi Irish membelakangi tubuh Ed.


“ suara shower nya menelan suaramu.” ucap Ed mulai menyatukan tubuh mereka.


“ angh.., kau..., kau pasti bohong, Ed.” De**h Irish.


“ aku tidak berbohong. Tapi aku jujur ketika aku berkata; aku menyukai suara sexy mu.” ucap Ed mulai menggendong Irish kembali menuju kasur mereka- setelah sebelumnya mematikan shower yang tadi membasahi tubuh mereka.


“ hentikan! aku lelah, Ed.” pekik Irish ketika ia sudah di baringkan di kasur hotel.


“ Kau cukup diam dan menikmati, biar aku yang bekerja untukmu.” ucap Ed terus memacu miliknya.


Setelah semua yang terjadi, tak heran jika wanita itu pingsan karena kelelahan.


...Maaf sedikit🙏...


...Badan author drop lagi ...


...Ini ajh author usahakan untuk nyumbang up😢...

__ADS_1


__ADS_2