
Hari kembali berganti menjadi minggu dan bulan.
Begitupun musim. Biasanya, selama masih remaja dulu semua musim tidak masalah bagi Agatha.
Musim panas karena ia jadi bisa mengunjungi pantai.
Musim gugur pun begitu karena bisa menikmati suasana yang tenang dan menikmati daun yang berubah warna sebelum akhirnya gugur satu- satu dan berjatuhan memenuhi halaman. Dan, hal yang paling Agatha sukai adalah musim dingin karena ia suka dingin dan bermain salju.
Namun karena kehamilannya ia menjadi tidak kuat menahan panas. Begitupun musim gugur karena membuat ia pun semakin kelelahan harus menyapu daun- daun berguguran. Musim dingin tahun ini pun juga tidak bisa menikmati salju- salju yang turun karena harus mendekam di kamar. Apa lagi jika bukan karena suaminya yang over protective dan over thinking.
Dan musim semi adalah musim yang di tunggu dan membahagiakan.
Suara tangis mulai pecah memenuhi ruangan rumah sakit tepat di saat bunga- bunga bermekaran.
Suara anak perempuan yang di tunggu- tunggu sekaligus penyatu bagi Louis dan Agatha.
Freya Fransiscus akhirnya lahir kedunia.
Dan sesuai dengan namanya. Begitu Freya lahir kedunia ia menjadi nona yang di hormati dan di sukai banyak orang. Yang bahkan untuk melihatnya pun membuat orang mengantri untuk melihatnya.
Dan yang membuat Freya semakin di hormati adalah; karena untuk merayakan kelahiran Freya- Louis dan Agatha datang dan mengunjungi anak- anak dari panti asuhan yang tersebar di kota mereka bahkan negara mereka.
Kedua orang tersebut juga tidak segan memberi anak- anak itu bantuan dan berkah- berupa uang pendidikan untuk anak- anak yang sampai remaja belum juga ada yang mengasuhnya.
‘ Axel sangat beruntung karena di asuh oleh mama dan papa Asuh yang sangat menyayangi Axel.” ucap salah satu anak penghuni panti asuhan tempat Axel berasal.
__ADS_1
“ ya, kau memang benar. Kau pasti juga akan beruntung bertemu dengan orang tua asuh yang menyayangimu.” ucap Axel menyemangati teman- teman satu panti asuhanya.
“ wah? Axel yang sombong mau mendoakan kita?’ heran salah satu teman panti yang lain.
“ apakah dulu Axel adalah anak yang sombong?” tanya Louis.
“ erm.. dulu Axel terkesan tidak bisa di dekati, tuan. Ia juga sangat pendiam. Kami mengira dulu karena ia sangat sombong.” ucap salah seorang anak di panti asuhan tersebut. Louis hanya menatap Axel. Ya, dia memang awalnya tampak tidak bisa di dekati, ketus dan bermulut tajam.
“ apa? Lihat- lihat!” kesal Axel dengan wajah memerah.
‘ralat! Mulutnya masih tajam.’
Akhirnya, setelah acara mengunjungi panti asuhan selesai, mereka pun pulang kerumah. Karena menggendong anaknya, Agatha memilih duduk di kursi belakang bersama dengan Alice. Tampak mereka- ketiga wanita Fransiscus itu tengah tertidur sekarang.
Melihatnya, membuat Louis dan Axel tersenyum.
“ hem?” tanya Axel.
“ kau belum terbiasa memnggilku papa?” heran Louis.
“ aku akan terbiasa jika tidak kau goda setiap kali aku memanggilmu papa.” kesal Axel menyilangkan lengannya di depan dada nya.
“ ya ya.” jawab Louis.
“ Axel, sekarang.., kau termasuk keluarga Fransiscus. Sebagai laki- laki dalam keluarga Fransiscus ingatlah ini! Jagalah para wanita- bukan hanya di keluarga Fransiscus, namun semua wanita yang kau kenal, Axe!” ucap Louis.
__ADS_1
“ tentu saja.” ucap Axel.
“ bahkan termasuk Alice!” ungkap Louis tiba- tiba.
“ ap? Bukankah ia lebih tua dari aku?” kesal Axel.
“ ini bukan masalah ia yang lebih tua ataupun tidak! Ia seorang gadis dan akan semakin menjadi incaran para bahaya jika ia beranjak dewasa nanti!” ungkap Louis.
“...? Apa maksudnya?” heran Axel.
“ kau akan mengerti saat dewasa nanti, Axel. Yang terpenting ingatlah untuk menjaga Alice, Freya juga sahabatmu Fiona- karena ia juga seorang wanita ketika ia dewasa nanti.” ucap Louis mengingatkan.
Karena Louis tahu, meski Axel tidak lagi membedakan Alice dengan Fiona- Axel tetap menjaga jarak dengan Alice karena tahu gadis itu menyukai nya.
🌸🌸🌸
Sementara, kemana Andre?
Kenapa ia tidak menemani Louis begitupun Agatha?
Tentu karena saat ini Andre dan Greisy di rumah sakit.
Kehamilan Agatha dan Greisy hanya terpaut 2 minggu dan Greisy sediri sudah mulai merasakan mulas- sehingga Andre sudah mulai memesan kamar di rumah sakit untuk berjaga- jaga. Apa lagi mengingat ibu dari Greisy yang tiada karena badannya lemah akibat melahirkan membuat Andre menjadi lebih siaga- berbeda dari Agatha yang bahkan masih dengan ringannya berjalan kesana- kemari dan mempersiapkan barang- barang untuk melahirkannya sendiri.
...Eit😉...
__ADS_1
...Buat ngingetin reader ajh😳...
...Di bab ini ada clue lagi buat cerita Axel- Alice lho😅...