
“ bukankah kau berhutang satu cerita?” ucap Andre kala semua orang telah pulang ke kediaman masing- masing.
“ hutang apa?” goda Luna.
“ kalian ini!” kesal Andre.
“oh! Ayolah jangan marah!” ucap Luna mengelus dagu putra sulungnya tersebut.
“ kau tahukan mengapa kami tak pernah memiliki pelayan pribadi di sisi kami?” ucap Bernard memulai cerita- setelah tersenyum sejenak.
“ apa ini ada hubungan dengan Lily atau kakek?” tebak Andre.
“ ya. Seperti yang aku katakan jika mereka adalah ulat bulu. Siapa yang menyangka hama itu tetap akan menempel bahkan meski aku berusaha memusnahkannya.” jelas Bernard.
“ apa kau lengah sehingga kakek bisa menculikku?” tanya Andre yang tahu jika saat bayi ia sudah di culik.
“ tepat pada saat aku mengakusisi saham miliknya, ia sempat menghilang bak di telan bumi. Itu sebabnya, aku pikir ia tidak akan muncul dan mengganggu kami lagi. Siapa yang menyangka jika tepat pada saat kau lahir di dunia- ternyata ayah kami lebih dulu membeli kesetiaan pelayan yang selalu ada di sisi Luna semasa kehamilannya.
Apa lagi pelayan itu sempat ketahuan mencuri dan ingin bermain api denganku.
Seperti yang aku ceritakan- semenjak aku mengenal Luna- aku tak pernah lagi melakukan ONS dengan siapapun.” jelas Bernard.
“ karena kau sudah memiliki teman ranjang yang gratis?” kekeh luna.
” diamlah.” kesal Bernard.
“ lalu? Pelayan itu memilih bekerja sama dengan kakek untuk menculikku?” tanya Andre.
“ ya, selain karena ayahku mengiming- imingi pelayan itu dengan uang- pelayan itu melakukannya juga karena dendam di permalukan karena ketahuan mencuri juga di tolak olehku. Pelayan itu berharap Luna menjadi depresi dan ingin mempermalukan Luna- di sisi lain, ia masih berharap agar bisa naik keranjangku saat Luna Depresi.” jelas Bernard.
__ADS_1
“ yang tak pernah ia perkirakan adalah; kau yang memiliki dunia bawah dan mommy yang merupakan wanita yang kuat?” tebak Andre.
“ ya. Namun..., siapa yang menyangka jika ayahku adalah pengemudi yang handal. Aku hampir kehilangan kau- saat pelayan itu lari dengan mobil yang di kendarai ayahku dan membawa serta Lily. Aku mengambil resiko menembakkan ban mobil ayahku saat mobil itu berada di tikungan dengan arus sungai di bawahnya. Sambil terus berharap Tuhan akan menyelamatkanmu.” jelas Bernard.
“ kau berdoa- saat itu?” kekeh Andre.
“ bisa di bilang- saat itu, untuk kali pertama aku melihat Bernard Berdoa.” balas Luna.
“ uhuk.” Bernard berdehem agar anak dan ibu ini konsentrasi mendengarkan cerita.
“ awal aku tahu jika Bernard memiliki dunia bawah saat aku melihat semua bawahannya berusaha mencarimu di setiap muara sungai.” jelas Luna.
“ sekaya- kayanya seseorang tidak akan mampu menggerakkan bodyguard sebanyak Bernard saat menggerakkan pengawalnya untuk mencarimu. Apa lagi, orang- orang Bernard yang selalu memakai jas hitam dan bersembunyi di balik bayangan dengan pistol yang selalu menyertai mereka- otakku tahu jika identitas Bernard bukanlah penguasa biasa.” jelas Luna.
“ dan alasan mengapa aku setia mengikuti Bernard karena aku adalah istri yang baik. Istri yang baik selalu mendampingi suaminya.” jelas Luna.
“ lalu? Kemana dan apa yang terjadi pada kakek, Lily bahkan pelayan yang menculikku?” heran Andre.
“ aku memenjarakan orang tua itu agar membusuk di sel tahanan 1x1 Meter tanpa pencahayaan- begitupun dengan lily.” ucap Bernard dengan mudahnya.
“ apa mereka masih hidup..?”
“ tentu saja kakekmu sudah tiada. Aku bahkan sudah menjadi buyut- tidak mungkin kakekmu masih hidup.” ucap Bernard menyilangkan kedua lengannya di depan dadanya.
“ tapi pada saat di keluarkan ia sudah kehilangan setengah kewarasaannya karena di kurung tanpa cahaya- meski kami tetap memberinya makan.” jelas Luna
“ bagaimana dengan Lily?” heran Andre.
“ sama seperti kakekmu. Ia kehilangan setengah kewarasannya. Ia bahkan lupa akan namanya sendiri dan mengalami orgasme saat mencium bau kotorannya sendiri.” jelas Luna.
__ADS_1
“ aku tidak menyangka jika sel kegelapan bisa mempengaruhi kewarasan seseorang.” ucap Andre tak percaya.
“ ya, tak heran. Karena manusia itu sama seperti tumbuhan atau hewan yang perlu cahaya matahari. Jika kita kekurangan cahaya matahari- awalnya, kita tidak dapat membedakan mana yang malam atau siang.
Lama kelamaan kita akan mulai gelisah.
Setelahnya, kita tak dapat membedakan mana yang mimpi atau saat kita sadar. Final dari semua itu adalah; kita yang mulai berhalusinasi- tidak dapat yang membedakan mana itu kenyataan atau imajinasi.
Tentu saja hal itu terjadi karena kecemasan yang berlebihan. Biasanya, orang yang kekurangan sinar matahari akan selalu menyakiti dirinya sendiri- untuk mengetahui apakah mereka sedang bermimpi atau dalam keadaan sadar.” jelas Bernard.
“ lalu? Bagaimana dengan pelayan yang menculikku?” tanya Andre.
“ kau ingat orang tua yang membesarkanmu?” tanya Bernard.
“ jangan bilang jika mereka....” ucap Andre tak percaya.
“ ya, bukan mereka namun hanya ibu asuhmu saja. Setelah aku menembak ban mobil kakekmu di tikungan- bukan hanya kau saja yang terlempar namun juga pelayan itu. Ia terjatuh sambil memelukmu- mungkin, karena ia berpikir, nayawanya takkan selamat jika tidak membawamu sebagai tameng. Siapa yang menyangka jika benturan akibat terjatuh ke sungai dan benturan- benturan lainnya dalam perjalanan menuju muara membuat pelayan itu kehilangan ingatannya. Dan akhirnya ia di temukan oleh seorang pria yang kau kenal sebagai ayah asuhmu.” jelas bernard.
“ ayah asuhmu mengira jika kau adalah anak kandung ibu asuhmu. Karena kasihan, ayah asuhmu merawatmu dan ibu asuhmu. Lalu, karena ayah asuhmu juga tidak memiliki pendamping hidup membuat ayah asuhmu meminang ibu asuhmu dan merawatmu sampai kau besar.” jelas Bernard.
“ bagaimana kau tahu cerita itu?” tanya Andre.
“ karena saat bertemu denganmu ketika kau berusia 5 tahun- aku menemui keluargamu. Aku masih mengenali pelayan itu- meski waktu telah berjalan 5 tahun. Apa lagi, raut wajah ibu asuhmu yang ketakutan. Dari pada ibu asuhmu mengamuk- aku memilih pergi dan menyelidiki kebenarannya.” jelas Bernard.
“ sungguh kebetulan yang luar biasa, kita masih bisa di pertemukan.’ jelas Andre.
“ satu hal yang aku tak mengerti..., mengapa kau tahu jika kami adalah orang tua kandungmu? Kami bahkan tak pernah mengatakan apapun padamu- kecuali fact kami yang memberimu nama kelarga Fransiscus.” heran Luna.
“ mungkin insting seorang anak? Bagaimanapun.., wajah kalian sangat mirip denganku. Bahkan meski kalian hanya mengatakan akan mengangkatku sebagai anak- perlakuan kalian itu sama persis dengan apa yang di lakukan orang tua asuhku. Dan dugaanku semakin kuat saat kalian memberiku nama Fransiscus. Seloyal- loyal nya dirimu- kau bahkan tidak pernah memberi nama Fransiscus di belakang nama anak yang kau angkat.” jelas Andre.
__ADS_1