
***πΈπΈπΈ***
Agatha mengakui jika ia merasakan sensasi yang hebat mengalahkan apa yang terjadi di malam pertama nya dengan Louis kala mereka masih menjadi suami istri- tepatnya sehari sebelum akhirnya mereka menjadi mantan suami dan istri. Mungkin karena kali ini Louis lah yang aktif merangsang Agatha sedemikian rupa, bahkan pria itulah yang terus aktif memimpin permainan mereka.
Ia menatap ke arah Louis yang kini masih memeluk dirinya, pria itu juga masih membenamkan miliknya seolah enggan memisahkan miliknya dengan milik pria itu. bahkan tampak buliran keringat belum juga berhenti dari tubuhnya padahal pendingin di ruangannya dalam keadaan full. Ia tahu apa yang di lakukannya itu salah.
Tak ada tapi! Ia memang salah. Mengingat hal itu entah mengapa ada perasaan sesak memenuhi dada Agatha.
β kenapa kau menangis Agatha?β ucap Louis yang merasa pipinya terasa basah, begitu ia mengangkat wajahnya pria itu mendapati jika Agatha sedang menangis sekarang.
β aku membenci diriku sendiri.β isak Agatha.
β sst.., kenapa kau membenci dirimu, Agatha? Kau ini adalah wanita yang cerdas! Kau juga cantik! Tidak ada yang ada di dalam dirimu yang pantas di benciβ ucap Louis menenangkan wanita yang menjadi mantan istrinya tersebut.
β tapi melakukan kesalahan! Aku bercumbu dengan seorang pria yang bahkan sudah beristri.β isak Agatha.
β kau tidak melakukan kesalahan, okey? Akulah yang melakukan kesalahan karena memaksamu!β ucap Louis menghapus air mata yang terus mengalir dari mata indah Agatha.
__ADS_1
β kalau kau sudah tahu apa yang kau lakukan adalah kesalahan, lalu mengapa kau melakukannya! Kau ini bodoh ya?β ucap Agatha kesal lalu mendorong tubuh Louis.
β kau mau kemana?β tanya Lois yang melihat Agatha yang beranjak dari tempat tidurnya.
β mandi.β ucap Agatha membanting kamar mandi kamarnya dengan keras. Melihatnya, Louis hanya tersenyum dan membaringkan tubuhnya menghadap langit- langit kamarnya. Ini mengingatannya akan kenangan mereka waktu kecil- dulu ketika Agatha marah ia juga akan membanting apa saja di depannya.
Kini setelah dewasa, kebiasaan wanita itu waktu kecil berangsur berubah- namun yang di lakukannya mengingatkan Louis akan masa lalu.
Dulu, Louis selalu menganggap Agatha adalah adik kecilnya, tak heran, sedari Agatha dalam kandungan, Louis sudah dekat dengan Agatha. Bahkan saat Agatha lahir- Louis dan Agatha selalu bersama bagaikan saudara. Sejujurnya saat Alexa- ibunda dari Agatha meninggal, Louis sudah tahu jika ia harus menikah dengan Agatha. Namun keenggan datang dari diri Louis yang kala itu baru berumur 24 tahun.
Louis selalu merasa jika Agatha hanyalah adik kecilnya, dan merasa tak bisa menikahi Agatha. Dari sanalah Louis bertemu dengan Elena. Berawal dari pertemuan pekerjaan karena Elena saat itu merupakan model yang di kontrak perusahaannya untuk memamerkan perhiasaan keluaran perusahaannya. Beralih ke sering bertemu menjadi dekat- akhirnya, Elena dan Louis berkencan.
Namun cara Louis tak lagi bisa di gunakan di hadapan penyakit Ben- ayah Agatha. Dengan terpaksa, ia menyanggupi untuk menikahi Agatha. Ia memberi malam pertama yang dingin pada Agatha juga agar dirinya tak menyentuh adik kecilnya itu.
Berulang kali Louis menahan dirinya agar tak menyentuh wanita yang saat itu telah sah menjadi istrinya, namun sekali lagi keengganan memenuhi dirinya dan karena keengganan itu Louis membangun tembok pada hatinya agar tak menyentuh Agatha.
Tepat pada setahun pernikahan Agatha dan Louis berlalu, sejujurnya- Louis merasa akhirnya bisa terbebas dari janjinya. Namun siapa yang menyangka jika Ben tiada tepat pada saat Louis ingin menyerahkan surat cerai pada Agatha. Louis sebenarnya ingin menunda perceraian mereka, ia tak ingin menambah beban Agatha karena dengan bercerainya Agatha juga Louis, itu tandanya ia tak lagi memiliki siapa- siapa lagi yang bisa di jadikan tumpuan wanita itu.
__ADS_1
Namun desakan dari Elena membuat Louis dengan kejamnya memberi surat cerai itu kepada Agatha. Ia berusaha mengeraskan hatinya dengan berbicara dingin kepada Agatha. Ia melihat jika Agatha acuh melihat pria itu memberi surat cerai kepadanya, namun sejujurnya Louis tahu jika di hati terdalam Agatha sebenarnya wanita itu terluka.
Ingin rasanya Louis memeluk Agatha jika tidak ada Elena. Sekali lagi Louis mengeraskan hatinya agar tidak ikut larut dalam kesedihan Agatha dan membuat tembok yang di bangunnya runtuh. Nemun permintaan terakhir Agatha sebagai syarat perceraian sungguh tak terkira bagi Louis.
Louis begitu terkejut karena seorang Agatha malah meminta malam pertama pada Louis. Hal yang selama ini selalu di hindari Louis. Kata tidak tentu saja keluar dari mulut Louis. Pria itu tak ingin menyentuh adik kecilnya, ia bahkan sampai memanggil Agatha seorang j*lang karena tak ingin menyentuh Agatha. Namun sekali lagi Elena malah meminta Louis melakukan permintaan terakhir Agatha.
β sekali, setelah itu aku takkan melakukannya lagi. Ia adalah adik kecilku.β batin Louis saat itu. Tapi siapa yang menyangka jika setelah malam pertama itu, Agatha malah menghilang?
Saat Agatha menandatangani surat cerai itu, ke engganan dalam diri Louis berubah menjadi kehampaan, ia telah kehilangan wanita yang di kiranya adalah adik kecilnya, namun malah membuat pria itu merindu. Ia menyadari jika ia merindukan Agatha, namun ia lebih memilih menikahi Elena untuk mengingkari perasaannya. Dan saat ia bertemu lagi dengan Agatha, Louis semakin kesusahan mengingkari jika perasaannya pada adik kecilnya ternyata adalah cinta. Rasa cinta itu semakin besar, hingga Louis pun tak lagi bisa memungkiri jika ia Cemburu kala pria lain menyukai Agatha.
Sekali lagi ia ingin memiliki Agatha- wanita yang telah menjadi mantan istrinya itu.
πΈπΈ
...Beberapa adegan harus di potong untuk lolos review...
...Yang penasaran...
__ADS_1
...Kasih saran donk...
...Author harus meletakkan kisah author yang ga lolos di revie di IG author atau biarkan kalian menikmati di apliksi ini dengan bbrp adegan yg di potong?ππ...