
Setengah tahun berlalu setelah Louis menikahi Elena. Di kantornya, Louis sedang kebingungan karena dalam jangka waktu setengah tahun belakangan- perusahaan yang telah di ambil alih olehnya itu tak kunjung mengeluarkan design baru. Karena memang selama ini design permata berasal dari keluarga Agatha,setelah ibu dari Agatha tiada- posisi designer itu di gantikan oleh Agatha, dan kini setelah bercerai dengan Louis wanita itu seolah hilang bagai di telan bumi.
Louis sudah berusaha menggunakan segala cara untuk mempertahankan perusahaan yang sudah di dirikan ayahnya ini sewaktu Bernard muda. Mulai dari memasang iklan; mencari designer permata, sampai memasang permintaan design di freelancer. Namun tak ada yang benar- benar memuaskan bagi Louis. Tidak ada design pemata yang unik dan berbeda dari yang lainnya. Kebanyakan design lebih mengutamakan bahan dari pada Design bentuknya.
‘ jika hanya mengambil dari segi bahan aku tak perlu susah- susah mencari designer. Aku sendiri cukup membuatnya dengan berbagai bahan permata langka. Namun yang kuinginkan itu design yang unik,sehingga meski memakai permata yang sederhana sekalipun- memiliki nilai jual yang tinggi.’ batin Louis frustasi.
Hingga matanya menangkap pada sebuah design amatir yang di pampang di situs jual beli online, dengan pen name; amateur.
‘ amatir? Kenapa pen name nya amatir? design ini berbeda dari semua design yang lain, sungguh baru, segar, unik dan berbakat.’ batin Louis senang.
Akhirnya, dengan penasaran Lois menghubungi akun dengan nama Amateur itu.
__ADS_1
...‘ selamat siang, kami dari Fransiscus Company, ingin mengajak anda untuk bergabung dalam perusahaan kami.’ begitu isi pesan yang di tulis Louis ke akun Amateur....
Louis hanya bisa menunggu, karena di dalam akun designer tak di sertakan nomor yang bisa di hubungi. Pria itu hampir frustasi kala melihat jika pesan dari dirinya telah di baca pemilik akun tersebut namun tak kunjung mengirim balasan.
‘ ia tak mau bergabung di perusahaan kita?” batin Louis.
...‘ tentu kita akan memberi anda upah yang cukup memuaskan untuk design anda.’ begitu isi pesan yang di kirim Louis lagi....
...‘ apakah itu?’ balas Louis....
...‘ saya tak ingin terikat jam kerja dengan perusahaan anda tapi tentu saja tetap hanya akan menjual design permata saya kepada perusahaan anda, saya juga tak ingin nama saya sampai dikenal publik.’ balas pengguna akun....
__ADS_1
...‘ kalau boleh tahu, mengapa anda tak ingin nama anda di kenal banyak orang? Setahu kami semakin orang mengenal anda maka karya anda akan semakin di hargai mahal.’ balas Louis....
...‘ saya tak ingin terkenal.’ balas pengguna akun itu....
...‘ baiklah, kami menyetujui apapun syarat anda.’ balas Louis....
“ apapun untuk designer berbakat.” ucap Louis bermonoloq. Akhirnya sesuai kesepakatan, Louis dan pengguna akun akan melakukan janji temu untuk tanda tangan kontrak, untuk tidak menjual design ke perusahaan lain ataupun tempat lain seperti web online dimana Louis mengenal sang pengguna akun. Awalnya, Louis merasa heran karena seolah sang pengguna akun tak ingin bertatap muka dengan Louis dan ingin menandatangi kontrak melalui telegram. Namun Louis bersikeras ingin menemui sang pengguna akun dengan alasan demi kesopanan juga karena ia takut jika sang pengguna akun tetap menjual design nya dengan nama pengguna lain.
Meski bertemu langsung juga tak memberi kemungkinan jika sang designer takkan menjual hasil design nya dengan nama lain, setidaknya, Louis bisa meminta pertanggung jawaban dari sang designer nanti.
***🌸🌸🌸***
__ADS_1
...Menurut kaliam siapa pemilik akun yang akan bertemu dengan Louis nanti? ...