
Keceriaanmu, kecantikanmu dan kepintaranmu lah yang membuatku jatuh hati, namun, sebuah nama lah yang menjadikan aku harus selalu membuatmu bersedih karena sikap cuekku padamu. -Axel Fransiscus/ Axel Lee-
Untuk kali pertama setelah sekian tahun, Axel tidak menyangka jika pria itu akan kembali menggunakan nama lama nya untuk melamar sebuah perusahaan.
Axel Lee.
Ia ingin membuktikan jika ia bisa berdiri dengan kaki nya sendiri dengan atau tidak dengan embel- embel nama Fransiscus yang menyertai nama nya.
Dan, ya. Axel membuktikan jika ia bisa di terima di sebuah perusahaan permata. Bukan karena nama Fransiscus yang menyertai Axel namun bakatlah yang menghantarnya ke perusahaan permata yang berada di kota C.
Tak heran, demi keselamatan para penerus keluarga Fransiscus- tak pernah sekalipun Bernard ataupun Luna menyiarkan anak- anaknya ataupun cucunya ke hadapan publik. Bahkan Alice ataupun Freya.
Itu sebabnya, saat Axel tidak menggunakan nama Fransiscus di belakang nama nya, tak seorang pun tahu jika pria itu juga bagian dari keluarga Fransiscus.
Dan Axel juga meminta Andre memalsukan dokumen pribadi nya dari kampus hingga nama yang tercatat di data International adalah Axel Lee.
Ya, sedikit curang. Namun Axel akan melakukan apapun agar bisa membuktikam jika ia lebih dari mampu meskipun tanpa bantuan keluarga Fransiscus.
Dan Axel membuktikan bakatnya. Di saat orang lain membutuhkan waktu sekitar satu hingga dua minggu- Axel hanya membutuhkan waktu sekitar 5 hari saja untuk membuat satu design perhiasan. Yang bahkan meski hanya menggunakan bahan sederhana mampu menghasilkan nilai jual yang tinggi karena design nya yang unik.
“ apa? Saya di undang ke pesta jamuan ulang tahun perusahaan?” heran Axel suatu waktu.
__ADS_1
“ ya.” ucap salah satu atasan Axel.
“ kenapa? Maksud saya.., saya bahkan termasuk karyawan baru, bahkan saya hanya karyawan magang.” heran Axel.
“ seharusnya, kau merasa terhormat bisa di pilih dan hadir dalam pesta jamuan ini.” ucap atasan Axel tersebut.
“ kau termasuk designer berbakat di perusahaan. Dan menurut kami, kau layak menghadiri pesta tersebut.” ucap atasan Axel tersebut.
Ya, tak heran. Pesta jamuan itu adalah kedok dari pesta bisnis. Secara terbuka, mereka mengumumkan jika pesta itu hanyalah pesta ulang tahun perusahaan.
Namun, di balik pesta tersebut, biasa nya di gunakan perusahaan untuk berkenalan dengan pebisnis kelas atas. Tak jarang di gunakan juga untuk saling mengenalkan produk- produk dan keunggulan perusahaan mereka ke perusahaan lain.
Ya, meski ingin membuktikan jika Axel bisa berdiri dengan kakinya sendiri- Axel melamar di perusahaan nya sekarang bukan karena perusahaannya terkenal atau apapun. Alasan nya tentu saja karena Alice yang melamar di kerajaan animation di kota C dan kebetulan perusahaan tempatnya melamar berdekatan dengan kerajaan animation tersebut.
Axel memang ingin menunjukkan jika ia bisa berdiri di kakinya sendiri dan salah satu yang harus di lakukannya membangun perusahaan designer permata sendiri dan terlepas dari ia yang harus ikut bekerja di bawah perusahaan lain.
Tentu jalan yang akan di tempuh tidak akan mudah, namun ia yakin akan bakatnya sendiri.
Akhirnya, Axel memilih hadir ke pesta jamuan tersebut.
Jika kalian bertanya; apakah ada seseorang yang kesal memiliki wajah tampan;
__ADS_1
Maka Axel lah jawabannya. Satu hal yang Axel benci ketika memiliki wajah tampan adalah karena orang- orang selalu mengerumuni pria itu.
Tujuannya datang kemari adalah untuk mencari relasi bisnis, namun semua orang yang mengerumuni Axel hanya membicarakan soal Axel yang tampan, bertanya soal apakah Axel memiliki kekaih dan sebagainya dan sebagainya.
Kesal, Axel memilih mencicipi alcohol yang di sediakan dan berusaha mencari tempat yang sepi.
Ting! Suara pesan masuk ke handphone Axel.
...‘ bagaimana kabarmu di kota C?’ ternyata Fiona yang mengirimi nya pesan....
...‘ lumayan menyebalkan. Aku mendapatkan undangan dalam pesta bisnis dan orang- orang mengerubungiku bukan untuk bertanya soal design ku namun untuk bertanya apakah aku memiliki kekasih atau tidak.’ jawab Axel....
...‘ salahkan dirimu yang terlalu tampan.’...
...‘ jangan salahkan aku yang yang terlahir tampan. Aku tidak pernah meminta nya.’ balas Axel....
Ya, sahabatnya ini memang selalu dapat menenangkan Axel saat pria itu merasa kesal.
Tidak ada yang namanya sahabat di antara pria dan wanita. Mungkin, itulah pendapat orang- orang di luar sana. Namun bagi Axel dan Fiona- mereka benar- benar hanyalah sahabat. Fiona sudah memiliki hatinya sendiri begitupun Axel sedang berjuang agar pantas untuk wanita yang juga ia cintai.
...Sbtr lg ada kejadian yang buat Alice memilih menjauh nie...
__ADS_1