Affair With My Ex-wife

Affair With My Ex-wife
Die


__ADS_3

“ kakak? Ada apa kau kemari?” tanya Alana yang melihat Louis mengunjungi kediamannya.


Rumah yang cukup mewah, bergaya Eropa dengan dua lantai dan satu lantai di bawah tanah.


Terdiri dari ruang tamu, perpustakaan, ruang bermain indoor, dapur, ruang makan, kamar tidur untuk tamu, toilet bersama, lalu di lantai dua ada 4 kamar tidur utama, satu untuk Alice, satu untuk ruang tidur Kei dan Alana lalu ada juga untuk Louis atau Bernard dan Luna jika mampir kemari.


Untuk ruang bawah tanah di khusus kan untuk bar pribadi yang menyimpan koleksi alcohol dari seluruh dunia terutama wine dan cocktail nya. Adapun ruang karaoke, bahkan mereka memiliki meja untuk bermain Billiard.


Dan jangan lupakan Garasi yang menyimpan beberapa koleksi mobil- mobil lawas. Dan kolam renang outdoor.


“ aku mau menitipkan kedua anak ini.” ucap Louis menyerahkan Axel dan Alice.


“ siapa mereka?” heran Alana.


“ Axel adalah anak asuh Agatha dan Fiona adalah teman dari Axel. Karena sudah sangat malam, aku ingin menitipkannya disini.” ucap Louis.


“ apa? Kau menemukan Agatha.” heran Alana.


“ ya, sekarang dia adalah designer di perusahaan.” jawab Louis.


“ apa? Mengapa kau tidak mengatakan apapun?” heran Alana.


“ bisakah kau membiarkan aku dan anak- anak ini masuk dulu?”


“ aa..? aku hampir saja lupa.” ucap Alana.


“ Alice!” panggil Alana.


“ ya, ma?” heran Alice keluar dari kamar.


“ ajak Axel dan Fiona ke kamar bermain mu, ya.” pinta Alana.


“ Axel? Fiona?” ucap Alice senang.


“ huh!” namun hanya di sambut dengan jutek oleh Axel.


“...” sikap Axel benar- benar membuat seorang Alice salah tingkah.


“ Alice ajak Axel dan Fiona bermain ya? Mereka akan menginap di rumahmu.” ucap Louis.


“ apakah kalian akan menginap di kamarku?” tanya Alice.


“ aku memilih menginap sendiri! Aku anak laki- laki!” jutek Axel.


🌸🌸


Sementara anak- anak bermain di ruang bermain- Louis dan Alana berbincang di ruang tamu.


“ Apa? Jadi selama ini ayah tahu keberadaan Agatha?” geram Alana setelah mendengar penjelasan dari Louis.


“ ya.” ucap Louis meminum tea yang di suguhi Alana.


“ lalu kemana Agatha?” heran Alana.


“ ia sedang di rumah sakit, Al. Setelah ini aku masih harus menemaninya.” jawab Louis.


“ Apa? Apa Agatha sakit?” heran Alana- mencemaskan Agatha.

__ADS_1


“ ia hanya sedang mengandung, Al. Tenanglah!”


“ Apa? Apa ia sudah menikah lagi?” heran Alana.


“ tidak itu anakku.”


“ ha?” heran Alana.


“ yang di kandung Agatha adalah anakku.” ucap Louis berbangga diri.


“ ha? Bagaimana bisa? Kau dan dia sudah tidak bertemu selama setengah tahun, Louis.”


“ tentu saja bisa. Setelah aku menemukan Agatha aku melakukannya lagi dengan Agatha.” ucap Louis bangga.


“ pria menyebalkan! Istrimu tengah hamil dan kau membuat wanita lain hamil juga.” geram Alana.


“ anak yang ada di perut Elena bukan anakku, Al!” ucap Louis santai.


“ apa?” heran Alana.


🌸 Bla. Bla dan Bla. Deskripsi singkat untuk menjelaskan🌸


“ jadi.., Elena dan wakil direktur Lionel.. apakah Ayah mengetahuinya?” ucap Alana tidak percaya.


“ ayah sudah mengetahuinya. Sejujurnya aku juga baru tahu dari mata- mata yang di utus ayah.” jawab Louis.


“ Apa? Siapa?” heran Alana.


“ Andre.” Louis kembali menjelaskan siapa itu Andre.


“ tapi ada beberapa hal yang tidak aku mengerti.”


“ apa itu?” tanya Louis.


“ jika Elena dan Lionel bekerja sama untuk mencuri rahasia perusahan- mengapa ayah membiarkan kau menikah dengan Elena? Dan saat kau tahu jika Elena berkhianat mengapa kau tidak menceraikannya?” heran Alana.


“ kau tahu Alana? Seseorang tidak akan jera jika kita tidak menghukumnya. Jika aku tidak menikahi Elena- siapa tahu jika Lionel akan kembali mencari wanita lain untuk merayuku.” jawab Louis.


“ lalu mengapa kau masih mempertahankan Lionel.” heran Alana.


“ apakah dengan memecat Lionel- bisa membuat pria itu tidak akan mencelakai ku dengan cara yang lain?” pertanyaan Louis membuat Alana terdiam.


“ aku tetap membiarkan Lionel tetap di perusahaan untuk mengawasi gerak- geriknya dan berpura- pura masuk perangkap mereka. Karena satu- satunya cara membuat jera lawan adalah menjatuhkan lawan saat ia merasa sudah berada di puncak tertinggi. Rasanya akan sangat menyakitkan- yang bahkan untuk bangkit kembali pun tidak bisa. Ibarat mati menderita, hiduppun segan.” ucap Louis tenang.


‘ ia sangat mirip dengan ayah.’ batin Alana merinding.


“ uncle!” ucap sebuah suara membuyarkan perbincangan para orang dewasa.


“ Axel? Ada apa?” tanya Louis. Axel memilih diam dan duduk di sisi Louis.


“... uncle. Mama telah memiliki anak di perutnya.”


“ ya?” heran Louis karena Axel tidak segera melanjutkan ucapannya.


“ apa aku akan di kembalikan ke panti asuhan?”


“tentu saja tidak! Bukankah aku sudah berjanji, Axe? Meski Agatha memiliki anak sekalipun- aku takkan meninggalkanmu di panti asuhan dan akan mengangkatmu menjadi anak juga.” ucap Louis mengelus kepala Axel membuat Alana tersenyum melihatnya.

__ADS_1


“ sana temani Alice dan Fiona main.” pinta Louis.


“ tidak mau! Mereka sedang bermain boneka. Aku anak laki- laki, uncle!” kesal Axel.


“ ya, mau bagaimana lagi, kami hanya memiliki anak perempuan saja.” ucap Alana ikut bicara. Membuat Axel jadi enggan.


“ tapi kurasa aku memiliki mainan dari jaman aku masih anak- anak. Aku rasa masih ada dirumah ayah dan ibu. Setelah menemani Agatha kurasa aku akan kerumah mereka agar kau juga bisa bermain di sini.” ucap Louis bergegas beranjak dari rumah Alana.


🌸🌸


“ kau beruntung memiliki Agatha dan Louis yang menyayangimu.” ucap Alana kepada Axel.


“ erm.., ya.” jawab Axel malu.


🌸Sementara itu di lain tempat🌸


“ tuan, ini sdah waktunya pulang, anda sudah boleh meninggalkan saya.” ucap Moon Jeong yang tahu Andre terus mengikutinya.


“ saya akan menemani anda sampai ke kediaman anda, nona.” jawab Andre.


“...”


“ aku yakin kau ada sesuatu yang ingin kau tanyakan, bukan?” tanya Moon Jeong.


“ ...” Andre terdiam. Ia bingung mau mengatakan apa yang mengganjal di hatinya atau tidak.


“ ini sudah bukan jam kantor. Kita bukan atasan dan bawahan jika di luar jam kerja. Bertanyalah dan aku akan menjawab.” cap Moon Jeong.


“ ..., apakah..” Andre terdengar ragu.


“ kau adalah Greisy?” tanya Andre.


‘ dan apakah wanita yang menolongku adalah kau, Greisy?’ batin Andre.


“ tuan! Aku adalah Moon Jeong.” ucapan wanita itu membuat Andre mau membantahnya.


“ semenjak aku merasakan bagian dari hidupku- hilang, Greisy pun telah hilang, tuan. Bagian dalam tubuhku telah mati- begitupun hatiku. Sekarang aku adalah Moon Jeong. Saya harap anda tidak mencari tahu apapun lagi soal saya.” ucapan wanita itu membuat Andre yakin jika Moon Jeong memanglah Greisy.


Namun, apa maksud dari bagian hidupnya yang telah hilang dan mati? Apa yang di maksud adalah ayah dari Greisy?


Namun bahkan Andre pun tidak tahu menahu soal ayah Greisy.


Atau ada hal lain tentang maksud dari perkataan Greisy tersebut?


Andre hanya bisa menatap kepergian Moon Jeong yang meninggalkan pria itu- dengan mobil sport nya.


......Hai hai penulis kembali hadir😉......


...Cuma mau promosi karya yang lain koq...





Jangan lupa di ramein juga ya😉

__ADS_1


__ADS_2