
“ Apa? Penghuni hotel atas nama Louis telah Cek out?” ucap Elena terkejut. Padahal, niat wanita itu adalah mengikuti kemana pun Louis pergi dan mengunjungi gudang permata, sekaligus mengambil satu atau dua buah permata di sana.
Elena yakin, jika wanita itu mengambil satu atau barang dua buah permata mentah yang belum di asah itu- Louis juga takkan tahu, ia berencana menjual permata mentah itu atau mungkin membuatnya jadi perhiasan dan menjualnya dengan harga tinggi.
“ ada apa kau marah- marah seperti itu” taya Lionel memeluk pinggang Elena.
“ Louis telah lama Cek out, ini semua gara- gara kau yang tak menghentikan aksi mu, meski malam telah usai.” geram Elena.
“ itu karena aku merindukanku, lagi pula kau menikmatinya, bukan?” ucap Lionel terkekeh.
“ padahal aku berniat mengikuti kemanapun Louis pergi, aku juga ingin lihat siapa itu designer yang di bawa Louis,siapa tahu kita bisa meminta ia bekerja sama dengan kita dan membuka rahasia perusahaan Louis.” ucap Elena geram.
“ aku tahu kau berniat mengikuti Louis, bukan karena rencana yang katakan tadi, melainkan ingin mengambil permata di gudang permata- bukan?” tanya Lionel.
Elena terdiam, ia tak menyangka jika Lionel mengetahui maksud wanita itu. Wanita itu memilih terkekeh pelan karena maksudnya ketahuan.
**🌸🌸**
Butuh waktu satu sampai dua hari sampai perhiasan yang di design Agatha jadi. Di perusahaan, Louis ingin melaksanakan rencananya, memasang CCTV lengkap dengan Mic perekam agar memantau tugas para karyawan di perusahaannya.
__ADS_1
Namun, ia tak ingin apa yang di lakukannya membuat; mata- mata Elena curiga, jadi Louis sedang membuat rencana- Antara;
Memasang satu persatu perhari atau pertukang dan bukan serempak.
Atau, memasang pada malam hari.
Perhatian Louis teralihan karena menyadari sesuatu.
Kemana Lionel- wakil direktur?
Ia merasa tak ada jadwal bagi Lionel. Apa lagi, selama ini, Louis sendiri yang pergi ke gudang Harta untuk meninjau permata yang akan di jadikan perhiasan.
Sejujurnya, Louis sendiri merasa Lionel sedikit enggan dengannya. Dari pada enggan lebih terlihat jika Lionel terlihat iri dengannya.
Tunggu dulu!
Setelah Louis ingat lagi, hari dimana Lionel tidak ada di tempat adalah hari dimana Elena selalu beralasan ada pemotretan di luar kota.
Louis bersandar di kursi kebesaran nya, setelah ia ingat lagi, Lionel lah yang membawa Elena untuk menggantikan Artis yang sedang ijin.
__ADS_1
Louis menghela nafasnya, alasan dulu ia mengangkat Lionel- meski ia tahu jika keluarga Lionel juga memiliki perusahaan permata adalah; karena saat itu, perusahaan keluarganya terancam bangkrut, itu sebabnya Louis mengangkat Lionel agar mengangkat perusahaan keluarganya kembali. Bahkan Louis berniat menyatukan perusahaan mereka dan menjadikan perusahaan keluarga Lionel memakai nama perusahaannya namun atas nama perusahaan cabang, agar setidaknya, ada dana yang mengalir ke perusahaan mereka- sebelum akhirnya mereka berjalan sendiri- lagi.
Namun kata tidak jelas terlihat dari diri Lionel. Mungkin bagi pria itu, rencana Louis adalah penghinaan bagi Lionel.
Seujurnya, Louis bukannya tidak tahu jika Lionel beruang kali mencoba mencari tahu rahasia perusahaan Louis, namun pria itu hanya pura- pura tidak tahu. Lagi pula, Lionel tidak mendapatkan apa yang ia cari.
“ Andre.” panggil Louis.
“ yes, sir.” jawab Andre. Langsung menuju ruangan Louis.
“ katakan apa yang kau tahu.” ucap Louis menangkup kedua tangannya. Dan menumpu kepalanya dengan tangannya yang tertangkup.
“ apa maksud anda?” heran Andre.
“ kau telah bekerja untuk ayahku bahkan sebelum aku menjabat menjadi direktur. Aku juga tahu jika ayahku sendiri yang melatihmu, bukan?” ucap Louis.
Ya, sebenarnya, saat Louis mencurigai Andre dan ingin meminta data Andre dari Personalia, ia tak mendapatkannya sama sekali. Ia bahkan mendapati kenyataan jika Andre di angkat oleh Bernard.
...Jadi..? Siapa itu Andre? ...
__ADS_1
...Musuh? ...
...Kawan?...