
Tampak suasana di kantor Louis sedang suram sekarang. Bukan hanya Louis namun juga assistant pribadinya- Andre.
Louis sedang kesal karena kemarin tidak ada jagoan kecil Agatha yang melindungi wanita itu dari Lionel.
Sementara Andre?
Tentu saja karena sampai sekarang ia masih belum menemukan titik terang dari masalahnya.
“ hah~” suara hembusan nafas bersama- sama datang dari Louis dan Andre.
“ aku lelah. Andre, kita pulang lebih awal saja.” ucap Louis bergegas pulang. Andre pun merasa lelah.
Dengan menghela nafas berat- ia akhirnya berdiri dari duduknya dan ikut menyusul Louis.
Namun di perjalanan pulang, Andre di kejutkan oleh sesosok yang selama ini di carinya.
Siapa lagi jika itu bukanlah Greisy.
“ Greisy?”
terkejut?
Bahagia?
Itulah perasaan yang membuncah di dada Andre saat ini. Ia ingin sekali memeluk Greisy.
Namun.., dengan cepat tangan yang sudah mengambang di udara- ia urungkan.
“ ke.., kenapa kau beberapa hari ini tidak kelihatan? Ada yang mau aku bicarakan denganmu, Greisy.” begitu ucap Andre dengan terbata.
Greisy hanya terdiam melihat Andre- sebelum akhirnya menghela nafasnya.
“ Andre.” panggil Greisy.
Andre hanya menatap Greisy.
__ADS_1
“ ini adalah terakhir kali aku menyatakan perasaanku padamu, aku harap..., kali ini kau menerimanya.” ucap Greisy.
“ ap? Greisy! Sebelum itu, bisakah aku bertanya sesuatu padamu?” sela Andre. Melihatnya, Louis hanya menepuk bahu Andre.
“ dengarkan dulu; apa yang akan ia bicarakan.” ucapan Louis membuat Andre menatap pria itu.
“ ...” Andre memilih diam sebelum akhirnya mengangguk.
“ Andre, kau tahu? Aku sangat menyukaimu, bukan karena kau adalah assistant dari perusahaan Fransiscus yang membuatku menyukaimu. Aku menyukaimu karena kau adalah kau. Aku harap kau mau menerimaku.” ucap Greisy.
“ Greisy..” ucap Andre lirih. Sejujurnya, Andre sendiri paham jika gadis itu telah memiliki ruang berharga di hati pria itu.
Itu terbukti dari dirinya yang merindu- di balik hatinya yang gelisah karena masalah mencumbu wanita yang belum ia ketahui siapa.
“ maaf. Aku tidak bisa menerimamu.” ucap Andre dengan berat hati. Untuk sekian kalinya ia mengingkari perasaannya sendiri.
Hening beberapa saat membuat Andre menatap wajah Greisy saat ini.
Andre sedikit terkejut melihat wajah wanita itu. Ia sedang tersenyum sekarang meski matanya sungguh memperlihatkan jika ia terluka.
Apa yang ia cumbu saat itu memang Greisy?
Jika begitu..., kenapa ia tidak mengatakannya pada Andre? Meminta pertanggung jawaban pada pria itu?
Dan sekarang? Ia malah menyatakan perasaannya pada Andre lagi dan lagi setelah menghilang hampir 2 minggu lamanya.
“ Gre..” Andre hendak memanggil Greisy dan bertanya masalahnya- apakah yang Andre cumbu itu benar- benar Greasy- atau bukan.
“ a..., Begitu ya. Lagi dan lagi aku di tolak ya.” ucap Greasy sambil menutupi air mukanya.
“ ini.” ucap Greisy memberi Andre kue buatannya.
“ Greisy.” sanggah Andre.
“ sesuai dengan perkataanku. Ini adalah kali terakhir aku menyatakan perasaanku. Aku tidak akan menganggumu lagi. Jadi aku harap kue terakhir itupun kau terima.” ucap Greisy.
__ADS_1
“ Gre..”
“ selamat tingal.” ucap Greasy berbalik badan meninggalkan Andre.
“ kau tidak mengejarnya?” tanya Louis.
“ jika aku mengejajarnya, ia akan berpikir jika aku menerima pernyataan cintanya.”
“ aku tahu kau mencintai nya, Andre. Aku juga tahu kau mau memeluknya.” ucap Louis.
“ ...” Andre hanya terdiam.
“ Andre. Aku tahu alasan kau tidak bisa menerima pernyataan Greiy karena kau memikirkan aku juga keluarga Fransiscus. Namun asal kau tahu, Andre." ucap Louis menjeda perkataannya. Ia menepuk kedua bahu Andre agar menghadapnya dan memberi kekuatan bagi pria itu.
" Ayahku tidak pernah sekalipun melarangmu menjalani hidupmu sendiri. Kau berhak meraih kebahagaianmu. Kejar Greisy sebelum kau menyesal, Andre.” ucap Louis.
Andre ingin sekali mengejar Greisy. Namun, tubuhnya seolah membeku. Hatinya bimbang. Ia tahu masalah Louis belum sepenuhnya di tuntaskan- ia tidak bisa menjadi pribadi yang Egoist dan memilih dirinya sendiri.
Melihat Andre hanya terdiam, Louis hanya bisa menghela nafasnya.
“ Keengananmu akan membuatmu menderita karena rasa rindu, Andre. Dan, ketika kau menyadari segalanya kau akan terlambat untuk menyesal. Dia mencintaimu dan kau menyia- nyiakan cintanya, Andre. ” ungkap Louis menurunkan tanggannya.
“ kenapa anda bicara seperti itu, tuan?”
“ karena aku merasakannya sendiri, Andre. Aku menyia- nyiakan perasaan Agatha saat dia masih menjadi istriku- karena keenggannan dan ketika ia pergi menghilang- aku menderita karena merindukannya.
Bahkan saat ia kembalipun aku masih di liputi rasa penyesalan dan karena kesalahanku aku belum bisa bersatu bersamanya.” ungkap Louis.
‘ apa lagi...’ batin Louis.
Bukan hanya Andre- Louis pun melihat bagaimana wajah Greisy saat itu. Mulutnya tersenyum, namun matanya dengan jelas mengatakan ia terluka. Louis berharap apa yang terjadi pada Andre bukan seperti apa yang telah terjadi padanya.
Sementara itu, Greisy sedang menatap ke arah perusahaan Fransiscus. Biarlah ia menatap tempat di mana kekasih hatinya bekerja untuk yang terakhir kali.
Setelah puas- wanita itu memantap hatinya untuk mengeraskan hatinya dan kembali melangkah maju tanpa sekalipun melirik kebelakang lagi.
__ADS_1
...Bye- bye Andre. Setelah hari ini nama Greisy akan menghilang dan tak pernah bisa kau dengar lagi....