Affair With My Ex-wife

Affair With My Ex-wife
Pingsan


__ADS_3

Sementara itu, karena Lionel tidak berkunjung ke Apartment Agatha- kali ini- giliran Louis untuk berkunjung ke Apartment Agatha.


Satu kali membunyikan Bel tidak di buka. Dua kali.., hasilnya pun nihil.


Berbeda dengan rumah Greasy yang benar- benar sepi, dari arah apartment Agatha- Louis cukup mendengar ada suara gaduh dari dalam apartment tersebut.


Karena merasa khawatir, Louis memilih memasukkan sandi kunci di dial kunci apartment Agatha. Dan benar saja, Louis menemukan Axel yang menangis dengan Fiona yang tampak bingung karena sosok Agatha yang berbaring di lantai menuju kamar Agatha.


“ Axel! Apa yang terjadi pada Agatha?” tanya Louis panik.


“ uncle?” heran Axel.


“ mama.., mama tiba- tiba pingsan uncle!” isak Axel. Ini kali pertama Louis melihat anak kecil itu menangis seperti ini.


“ tenanglah, bawalah beberapa pakaian mama mu, dan..” ucap Louis hendak memapah Agatha.


“ oh! Apa kau tahu- dimana Agatha biasanya menyimpan surat-surat penting lain, aku akan membawanya kerumah sakit- sekarang!” ucap Louis terburu- buru.


“ te.., tentu.” Axel ikut panik. Membawa beberapa baju Agatha dan tak ketinggalan pakaian dalam wanita itu.


Semuanya dimasukkan kedalam tas yang berisi document penting berisi identitas diri Agatha dan kartu berobat dari rumah sakit.


“ ayo! Kalian ikut aku!” ucap Louis bergegas menggendong Agatha.


Dengan masih bercucur air mata, Axel hanya berlari menyusul Louis. Setelah membaringkan Agatha di kursi belakang, Louis segera menggendong Axel dan Fiona di kursi depan.


Dengan segera, ia langsung melajukan mobilnya menuju rumah sakit terdekat.

__ADS_1


‘ aku harap kau baik- baik saja, Agatha! Kau harus baik- baik saja!’ batin Louis panik.


Ia masih ingat bagaimana ibunda dari Agatha- Alexia meninggal, lalu ayah dari Agatha. Mereka menderita penyakit yang menggerogoti tubuh mereka. Bahkan meski tubuh mereka telah habis pun- penyakit itu kembali lagi dan lagi.


Apa lagi jika bukan Cancer.


Louis semakin mengeratkan pegangannya pada kemudi. Apa lagi mengingat jika penyakit itu terjadi karena mereka sempat mengalami kecelakaan yang membuat keluarga Willis kehilangan salah satu mobil mereka.


Setelah menerjang pihak rumah sakit dengan panik dan menggila, kini Louis menunggu Agatha di periksa. Louis bahkan melupakan kedua anak kecil yang belum mengerti apa- apa- masih dalam keadaan menangis dan bingung.


Jujur, ini adalah kali pertama Louis melihat Axel- bocah yang tampak tegar itu- menangis.


“ kemarilah!” pinta Louis. Axel pun mendekat ke arah Louis begitupun Fiona.


“ tenanglah, mama mu pasti baik- baik saja.” Louis menenangkan Axel. Ia memeluk pria kecil itu dan mengelus rambutnya.


“ tidak apa- apa. Uncle disini.” Louis masih berusaha menenangkan Axel. Fiona pun turut mengelus punggung Axel yang bergetar karena menahan tangis.


🌸 butuh waktu agar air mata Axel berhenti 🌸


Setelah yakin jika Axel lebih tenang, Louis baru mengajak bicara Axel.


“ coba Axel ceritakan, kenapa tiba- tiba Agatha pingsan?” tanya Louis.


“ beberapa hari ini, mama selalu terlihat lelah. Aku sudah sering bertanya padanya. Namun mama hanya mengatakan jika ia sedang masuk angin saja.” ucap Axel menghapus air matanya dengan punggung tangannya.


Dan tepat pada saat itu, dokterpun lalu keluar dari ruang periksa.

__ADS_1


“ bagaimana keadaan Agatha, doc?” Louis segera menyerbu untuk bertanya.


“ bagaimana keadaan mama?” Axelpun tak mau kalah.


Sementara Fiona bingung mau berbuat apa.


“ tenanglah tuan dan adik. Kalau aku boleh tahu, apakah anda suami dari nyonya Agatha?” tanya dokter tersebut.


“ suami?” heran Louis.’ kenapa ia jadi bertanya soal suami?’


“ apakah anda suami dari nyonya Agatha?” tanya Dokter itu lagi. Louis pun bingung mau menjawab apa.


“ eh? Erm..,” Louis bingung menjawab. Axel pun menarik celana Louis.


‘ akui saja mama sebagai istrimu.’ bisik Axel.


“ apa?”


“ ayolah! Kau bilang mau bersatu dengan Mama.” geram Axel. Ia ingin segera mengetahui penyakit yang diderita Agatha.


“ bagaimana?” heran Dokter tersebut.


“ dia papaku, suami dari mama.” jawab Axel cepat.


“ oh..? begitu?” jawab dokter yang tampak seperti perawakan Santa Claus tersebut. Ia sudah tua, berjanggut dan gemuk.


..." lalu apa yang terjadi?" ...

__ADS_1


..." tidak apa- apa, author cuma mau reader memberi like dan love yang banyak." 😂...


__ADS_2