Affair With My Ex-wife

Affair With My Ex-wife
Lucid dream


__ADS_3

“Bagaimana keadaan calon bayi kami, dok.” Tanya Felix kala mereka melakukan pemerksaan rutin- kehamilan Freya.


“Keadaan bayinya mulai sehat. Apa ada keluhan nona Freya?” Tanya doter Sophia.


“Erm.., itu.” Ucap Freya dengan wajah memerah. Ia cukup malu membicarakan hal intim meski wanita di depannya pasti sudah biasa akan hal yang ingin di tanya.


“Beberapa hari sebelumnya, kami melanggar pantangan puasa. Apakah itu tidak masalah?” Tanya Freya ragu. Felix yang mendengarpun ikut merona.


“Apakah ada keluhan saat kalian melakukannya?” Tanya dokter Sophia tenang.


“Tidak.” Jawab Freya jujur.


“Kalau begitu, tidak masalah. Puasa itu kami anjurkan karena janin anda ada kemungkinan stress karena guncangan yang terjadi- atau karena anda yang terlalu banyak pikiran. Jika tidak terjadi apapun, kalian bebas melakukannya dalam tempo yang pelan dan penuh kehati- hatian dan memberi jarak waktu dalam berhubungan intim. “ jelas dokter Sophia.


“Kalau begitu..., apakah kami tidak harus puasa lagi? Tanya Felix dengan semangat. Karena malu, Freya menyikut perut suaminya.


Akhirnya setelah di beri resep vitamin agar mual dan muntah yang terjadi di pagi hari tidak terlalu membuat Freya menderita- sekaligus agar tidak mengganggu masa kuliah wanita itu- akhinya, Freya dan Felix memilih pulang.


Saat melintasi lorong rumah sakit, entah mengapa, Felix teringat akan mimpi yang masih di kenangnya. Mimpi yang seharusnya menjadi buih malah terasa lekat dalam ingatan pria itu.


Ya, di mimpi itu, pria itu juga sedang berjalan dalam lorong rumah sakit. Herannya adalah; ia bertemu dengan Wanda yang juga sedang keluar dari ruangan Obygn.


...Saat itu, Felix merasa heran, karena setahu pria itu, sampai sekarang Wanda belum menikah. Felix memilih bertanya pada Wanda....


^^^‘ kenapa kau di sini?’ tanya Felix dalam mimpi itu.^^^


^^^‘ aku hamil. Itu sebabnya aku memeriksakan anak kita di sini!’ ucap Wanda.^^^


^^^‘ jangan omong kosong, Wanda! Kita tidak pernah melakukan hubungan apapun! Itu pasti bukan anakku!’^^^


^^^‘ kau lupa, Fe sayang? Saat kau merasa panas? Aku selalu memberimu Aphrodisiac! Kau pernah mencumbuku dengan ganasnya! Ini hasil dari apa yang kita lakukan, Fe sayang!’ ucap Wanda tertawa jahat.^^^


^^^‘ kau pasti berbohong! Wanda! Sebentar lagi aku dan Freya akan memiliki anak! Kita tak bisa mempertahankan anakmu!’ ucap Felix tak percaya.^^^


^^^‘ kau mau anak dari J****g itu- lahir? Namun, mengapa kau tidak mau anak dariku?!’ ucap Wanda murka.^^^


...Felix memang biasa melihat wajah Wanda yang merajuk- namun, ini kali pertama Felix melihat wajah Wanda yang murka dan penuh dendam. Lantas ia menengok ke arah belakang. Dimana Freya dalam keadaan hamil besar....

__ADS_1


...Felix merasa terkejut saat melihat Wanda datang dan entah bagaimana, Freya telah bersimbah darah....


^^^‘ Freya!’ pekik Felix. ^^^


...Sakit! Felix merasakan sakit yang amat sangat. Dan entah bagaimana, Felix sekali lagi mendengar suara bayi yang meraung dalam gendongan istrinya....


...Sambil tersenyum, Felix masih ingat jika Freya memberi bayi mereka kepada pria itu....


^^^‘ jaga bayi kita, Fe.’ ucap Freya melemah.^^^


^^^‘ tidak, Frey! Jangan pergi!’ ^^^


...Setelahnya, Felix terbangun karena di bangunkan Freya- yang terkejut karena suaminya berteriak saat tertidur. ...


...Saat itu, Felix telah kehabisan nafas karena hidungnya tersumbat akibat menangis dalam tidur. Ketika melihat istrinya masih segar bugar di depannya- Reflek, Felix langsung memeluk Freya yang kebingungan akan tingkah suaminya....


“ kau melamunkan apa, Fe?” heran Freya membuyarkan lamun Felix.


“ eh? Tidak! Entah mengapa, melihat lorong rumah sakit membuatku teringat sesuatu.” jelas Felix.


“ apakah mimpi semalam? Kau memimpikan apa? Mengapa kau bisa sampai berteriak- teriak seperti itu? Kau bahkan menangis.” heran Freya.


🌸 Kini mereka sedang di mobil dan dalam perjalanan pulang 🌸


Felix teringat akan pesta ulang tahun perusahaannya yang akan di adakan minggu depan. Namun, mengingat mimpi yang baru saja terjadi membuatnya takut menghadapi pesta tersebut. Di sisi lain, ia juga penasaran tentang sosok Wanda. Mengingat mimpi yang terasa begitu nyata, apakah selama ini, itulah Wanda yang sesungguhnya?


Selama ini, Wanda yang Felix kenal hanya seorang wanita yang berusaha membuat Felix luluh- hanya karena belum penah mengenal wanita sebelumnya.


Ya, karena selalu di awasi pergaulannya, sedari Felix sekolah dari Sekolah dasar sampai menengah Atas- pria itu selalu bersekolah di sekolah khusus dimana Pria dan wanita di bedakan. Bahkan, selain ruang untuk belajar yang berbeda, kantin untuk pria dan wanita pun berbeda. Sehingga bisa di bilang, Felix berkenalan bebas dengan lawan jenis adalah saat ia mulai kuliah.


Mungkin, karena sebelumya, tidak pernah dekat dengan lawan jenis membuat Felix merasa cangung. Di sanalah ia mulai mengenal Wanda sebagai CS di kampusnya.


Berawal dari sanalah, Felix merasa Wanda istimewa dan mereka mulai berkencan. Namun, lama- kelamaan setelah Felix menikahi Freya, pria itu mulai jengah akan Wanda. Mungkin, karena pria itu juga sudah menikah dan mulai belajar menerima istrinya.


Felix mengeratkan genggaman tangganya. Berharap- apa yang di mimpi hanyalah bunga mimpi yang takkan pernah terjadi. Seandainya, Wanda berani macam- macam pada Freya dan calon anak mereka, Felix takkan mengampuni wanita itu- meski sebelumnya, mereka pernah memiliki hubungan spesial.


“ Fe, sakit!” keluh Freya. Saking fokusnya, membuat Felix lupa jika ia sedang menggenggam tangan istrinya.

__ADS_1


“ maaf- maaf.” ucap Felix merasa bersalah. Apa lagi, melihat istrinya sedikit menangis. Tak heran, pasti wanita itu kesakitan karena tangannya di genggam Felix terlalu kencang.


“ apa yang kau pikirkan, Fe?” tanya Freya mengusap tangannya sendiri.


“ ini soal pesta yang akan di adakan ayahku.” jelas Felix.


“ ya, aku ingat.”


“ kau masih ingat jika aku ingin mengundang Wanda? “ tanya Felix sekali lagi.


“ yang katanya, kau ingin mengetahui siapa kak Wanda sebenarnya?” tanya Freya.


“ ya.”


“ kenapa? Kau mulai ragu?” tanya Freya menebak.


“ aku ragu karena takut, Frey.” jelas Felix.


“ takut?” tanya Freya.


“ bagaimana jika ia kesal- karena apa yang akan di ungkapkan ayahku? Bagaimana jika ia marah dan menaruh dendam pada kita? Aku takut ia akan melukai kau dan anak kita.” ucap Felix. Dari matanya, jelas jika ia sungguh- sungguh khawatir. Freya mengelus perutnya yang mulai terasa membuncit.


Lantas ia menggenggam tangan suaminya.


“ tenanglah, Fe. Kau lupa? Aku ini adalah bagian dari keluarga Fansiscus. Meski sekarang nama belakangku adalah Nelson- kakek tetap akan menjagaku dari jauh.


Dan aku yakin, ayah mertua pasti akan menyiapkan pelindungan yang matang jika sampai memintamu mengundang kak Wanda dan aku bersamaan.” jelas Freya.


“ lagi pula aku bisa sedikit beladiri.” kekeh Freya membuat Felix menatapnya. Istrinya bukan hanya pandai dalam segala hal..., namun juga beladiri?


“ apa dulu, ibumu mengidam minyak otak ikan saat mengandungmu?” tanya Felix.


‘ kenapa ia sangat Genius?’ batin Felix.


Ya tak heran, meski terlihat kikkuk, Louis itu sangat pandai. Di tambah Agatha yang cermat dalam mengenali situasi. Perpaduan dari mereka jelas tercetak jelas di diri Freya. Wanita yang terlihat kikkuk dan tak bisa apa- apa; namun, kenyataannya, ia serba bisa, sangat pandai dalam segala hal dalam bidang academic maupun non academic. Tak heran jika sedari ia berumur 15 tahun sudah bisa menyusul para kakak-kakak nya.


Jika bukan karena cuty menikah dan cuty lain- lain, dapat di pastikan, jika Freya juga akan langsung mendapatkan gelar Magister nya dengan segera.

__ADS_1


‘ jangan samapai, aku yang merupakan seniornya, harus lulus bersama dengan juniorku. Atau malah.., Freya akan lebih dulu lulus dari pada aku.’ batin Felix. Malu rasanya jika sampai di susul wanita yang umurnya terpaut 10 tahun darinya- meski ia adalah istrinya sendiri.


Malah karena istri sendiri makanya menjadi lebih memalukan jika tersusul.


__ADS_2