Affair With My Ex-wife

Affair With My Ex-wife
Elena and Lionel


__ADS_3

“ kau pasti memiliki kekasih lain hingga tidak memiliki waktu untukku!” Elena mengamuk.


“ ayolah, Elena! Kau tahu sendiri jika kau sedang hamil! Kau ini tidak boleh berhubungan badan dulu!” jelas Lionel.


Ya. Semenjak kehamilannya- Elena merasa jika Lionel tidak pernah memiliki waktu untuk wanita itu. Karena kesal- Elena diam- diam keluar dari kediamannya dengan Louis dan mencari dimana keberadaan Lionel.


Setelah beberapa lama mencari dengan mobilnya, saat ini, Elena dan Lionel sedang berada di sebuah Cave.


“ bukan tidak boleh, Lion! Tapi tidak boleh terlalu sering!” kesal Elena.


“ aku sibuk dengan urusan perusahaan, El!” kesal Lionel.


“ urusan perusahaan, huh? Cih! Sejak kapan kau peduli pada perusahaan Fransiscus, Lion!” kesal Elena menyilangkan kedua lengannya.


“ Lionel Carter! Aku peringatkan kau- untuk tidak memiliki kekasih lain atau akau akan mengatakan kepada Louis jika kau hendak mengkhianatinya.” ancam Elena.


“ huh! Kau mengancamku?” tanya Lionel memberikan smirk smile nya.

__ADS_1


“ apa aku tidak bisa mengancammu?” tantang Elena.


“ ada satu yang kau lupa Elena. Kau dan aku- dalam satu perahu yang sama. Jika aku terjatuh- kau pikir kau tidak ikut tenggelam?” ucapan Lionel membuat Elena meradang.


“KAU..!” kesal Elena.


Di lain tempat orang yang mengetahui jika Elena dan Lionel bertengkar hanya tersenyum.


‘ tidak sia- sia aku membiarkan Lionel tetap ke apartment Agatha. Tidak susah menggoyahkan perahu mereka karena sifat Elena yang cemburuan.’ batin Louis.


Saat ini, Louis tengah dalam perjalanan menuju rumah sakit- setelah sebelumnya mengantar Axel dan Fiona kerumah saudari kembarnya tersebut.


“ Astaga! Kalian ini hantu, ya? Kenapa selalu ada di mana- mana?” Louis cukup terkejut melihat kehadiran Bernard dan Luna.


“ anak durhaka!” Bernard memukul kepala Louis.


“ Aw! Dad? Sakit!” rengek Louis.

__ADS_1


“ dasar! Kau pantas mendapatkan pukulan itu! Kau bahkan tidak ada niat mengatakan apapun kepada kami. Soal kehamilan Agatha.” kesal Bernard.


“ ayahmu benar, Louis. Mengapa kau tidak mengatakan apapun kepada kami? Bagaimana jika terjadi apa- apa pada Agatha dan kandungannya.” ucap Luna menggenggam tangan Agatha.


“ mom, meski ia mengandung anakku- bagaimanapun, kami tidak memiliki status apapun. Aku masih harus menunggu 7 bulanan Elena agar bisa menceraikan wanita itu dan membuat orang yang mengkhianati ku jatuh- sejatuh- jatuhnya agar tidak bisa mencari gara- gara lagi pada kita.” ungkap Louis.


' lagi pula, bukankah ayah selalu memantau keberadaan Agatha? Itu yang membuatku tidak kepikiran memberi tahu ayah dan ibu.' batin Louis.


“ haih!” Luna dan Bernard hanya bisa menghembuskan nafas.


“ uncle, aunt. Tidak apa- apa. Agatha dapat memahaminya. Yang penting Louis bisa menepati janjinya.” ucap Agatha.


Bernard dan Luna hanya bisa saling bertatap- tatapan.


“ jika anak ini tidak bisa menepati janjinya, akulah yang akan menghajarnya.” jawab Bernard menunjukkan kepalan tangannya.


“ dan jika kau mau kabur menghindari Louis, mommy yang akan menyembunyikanmu.” peluk Luna.

__ADS_1


‘ bukan hanya di ancam oleh Agatha jika ia akan pergi meninggalkanku lagi- sekarang aku mendapatkan ancaman; tubuhku akan babak belur- dari ayahku.’ batin Louis menciut.


Ia tahu sendiri kekuasaan ayah dan ibunya. Sekali mereka mengatakan akan menyembunyikan orang- kekuatan mereka tidak kalah dari keluarga Jeong- pemilik perusahaan no 1 di Negara yang terkenal akan artis, lagu dan film romantis mereka.


__ADS_2