
Brukh! Suara terjatuh yang cukup keras.
Tubuh Irish terjatuh saat mencoba ke kamar mandi.
‘ tidak masuk akal. Kenapa rasanya lebih melelahkan dari pada menjalankan tugas satu minggu berturut- turut.’ batin Irish tidak percaya. Ia merasa seluruh kakinya lamas seolah tak bertulang- sehingga, saat ia mencoba berdiri dan berjalan menuju kamar mandi, karena kakinya tidak kuat menopang bobot tubuhnya- akhirnya ia terjatuh cukup keras.
“ Irish? Kau tidak apa- apa?” ucap Ed bergegas masuk kekamar begitu mendengar suara benda jatuh yang cukup keras.
“ aku mau kekamar mandi. Namun, kakiku terasa sangat lemas hingga tidak kuat menahan tubuhku.” ucap Irish malu.
“ kalau begitu, biar aku gendong.” ucap Ed langsung membopong tubuh Irish menuju kamar mandi.
Dengan telaten, Ed langsung membuka tutup Closet dan mendudukkan Irish di sana.
“ Ed. Tunggulah aku di luar. Aku akan memanggilmu kalau sudah selesai.” ucap Ed yang merasa malu saat Ed menunggunya hingga selesai- di sisi nya.
“ kenapa? Kau malu?” kekeh Ed. Irish hanya merona.
“ untuk apa malu? Lagi pula aku sudah melihat semuanya.”
“ Ed.” pekik Irish.
**
__ADS_1
“ aku tidak percaya, setelah semua yang terjadi, kau masih bisa sesemangat ini. Padahal, aku yang hanya diam saja merasa kelelahan.” heran Irish begitu di gendong kembali ke kasurnya.
“ wanita itu ibarat power-bank dan pria ibarat handphone dengan kabel chas nya. Tentu saja setelah mengambil isi daya dari power-bank, power- bank itu akan kehabisan daya dan handphone akan terisi penuh daya.” kekeh Ed.
“ apaan sie.” ucap Irish malu.
“ sudah. Ini aku belikan makanan. Makanlah dulu, setelahnya, aku akan memberitahumu sesuatu.” ucap Ed mulai serius.
“ kau mau memberi tahu apa?” heran Irish.
“ makanlah dulu, setelah itu aku akan memberi tahu.” ucap Ed lagi. Irish memilih menuruti. Ia tahu jika saat Ed mulai serius seperti ini, ada hal serius yang memang ingin ia ceritakan.Irish mulai membuka kotak makan yang di belikan Ed.
Wanita itu sadar, jika Ed tahu betul apa yang di sukai wanita itu. Awalnya, Irish pikir, jika Ed peduli Irish sebagaimana rasa peduli seorang kakak kepada adiknya. Atau mungkin rasa peduli seorang teman.
“ kau benar- benar tahu apa yang kusukai.” ucap Irish melahap makanan yang di sediakan Ed.
“ aku pikir, itu karena rasa pedulimu seperti seorang kakak ke adiknya mungkin. Atau rasa peduli seorang sahabat.” ucap Irish tertawa kecil.
“ sepeduli kakak ke adik atau sahabat. Tidak akan sepeduli itu. Bahkan, aku sampai rela malam- malam ke rumahmu hanya untuk memberi obat. Lagi pula...,” ucap Ed menggantung.
“ lagi pula?” heran Irish.
“ lagi pula, tidak ada namanya sahabat antara laki- laki dan perempuan. Pasti akan ada salah satu perasaan di antara dua orang tersebut.” ucap Ed.
__ADS_1
“benarkah? Bukabkah sis Fiona hanya menganggap tuan Axel sebagai teman.” jelas Irish
“ persahabatan mereka itu ada tiga orang, nona Alice, tuan Axel dan kakakmu. Alasan mengapa saudarimu tidak memiliki perasaan dan hanya menganggap hubungan nya dengan tuan Axel sahabat- itu karena tuan Axel menyukai nona Alice dan kakak mu juga memiliki hatinya sendiri.” jelas Ed.
“ selama ini, aku pikir, cintaku bertepuk sebelah tangan.” ucap Irish tampak jika matanya mulai berembun- kala mengira dirinya bertepuk sebelah tangan.
“ kau akan benar- benar bertepuk sebelah tangan jika tuan Bernard dan tuan Andre menyetujui keinginanmu untuk mengganti kelaminmu.”
“ kau tahu?”
“ aku selalu tahu apapun tentangmu.” ucapan Ed membuat Irish merona.
“ tapi.,,, mengapa kau tidak segera menyatakan perasaanmu?” heran Irish.
“ itu sebabnya, habiskan makanmu. Aku akan menjelaskan mengapa aku tidak segera menyatakan perasaanku.” tekan Ed.
“...” Irish memilih diam dan melanjutkan makannya.
...Apa yang akan Ed katakan?...
...Yei😘 pihak noveltoon/ manggatoon membuatkan cover untuk karya author yang ini ...
__ADS_1
...Penasaran? ...
...Jangan lupa klik icon author dan lihat karya author yang ini yuk...