Affair With My Ex-wife

Affair With My Ex-wife
Carma


__ADS_3

“ bagaimana?” tanya Louis saat melihat Agatha dan Andre yang baru saja pulang.


“ dia sangat berkebalikan dengan Elena.” jawab Andre.


“ maksudnya?”


“ dia benar- benar sangat berkebalikan dengan Elena. Dia mulia, tulus dan berbudi luhur.” ucap Agatha.


“ benarkah? Apa kalian yakin itu bukan sandiwara” tanya Louis.


“ aku sudah menguji nya dan mencoba melihat reaksi nya. Dan aku dapat memastikan jika kata- katanya itu jujur.” ucap Agatha.


“ ya dan lagi pula...” ucap Andre menggantung.


“ lagi pula?” heran Louis dan Agatha.


“ aku merasa melihat bunda Maria saat berhadapan dengan Nyonya Deborah.” rancu Andre.


“ apa kepala mu terbentur saat berkunjung ke panti asuhan Santa Maria?” heran Louis.


“ ya, tak heran kakak mu ini sampai merancu seperti itu. Nyonya Deborah memang terlihat tulus dan bersinar. Senyumnya pun tulus dan yang pasti adalah..” ucap Agatha duduk di sofa rumahnya.


“ yang pasti adalah..?” heran Louis lagi.


“ anak- anak panti menyukainya.” ungkap Agatha.


“ bukankah bisa saja ia hanya bersandiwara?” heran Louis.


“ Louis..! ingat soal kata- kata ku;


Don’t judge book of the cover.


Jangan menilai orang dari sampulnya. Elena memang bersalah namun belum tentu ibu kandungnya memiliki dosa dan kesalahan yang sama. Nyonya Deborah memang memiliki kesalahan. Namun, kau tidak bisa semata- mata menyalahkan nyonya Deborah.


Jika harus menyalahkan tentu saja yang harus di salahkan pria tidak bertanggung jawab yang memaksa Nyonya Deborah.

__ADS_1


Dan yang terpenting adalah;


Nyonya Deborah merawat anak- anak panti dengan tulus sebagai ganti penebusan kesalahannya.” ucap Agatha kembali berdiri untuk membuatkan Andre dan Louis tea.


“ mata orang dewasa bisa di bohongi karena orang dewasa terkadang lebih mempercayai Logika dan apa yang di yakini nya. Namun mata anak- anak terkadang lebih jujur karena anak- anak mempercayai hati nurani mereka. Dan terlihat jika anak- anak di sana menyayangi dan menghormati Nyonya Debora.” ungkap Agatha menyeduh daun tea dengan air panas.


“ kau benar.” ucap Louis berdiri dan ikut membantu Agatha menghidangkan tea yang sudah di buat Agatha.


“ tapi ngomong- ngomong..” heran Louis.


“ ngomong- ngomong apa?” heran Agatha duduk di sofa dan menyeruput tea hangat nya.


“ apakah nyonya Deborah tidak bertanya soal siapa pria yang memperkosanya?” tanya Louis.


“ dengan kenyataan jika kita bisa mencari tahu soal beliau- pasti ada kemungkinan ia tahu kita bisa mencari tahu soal itu.” ucap Louis melanjutkan.


“ memang, namun ia tidak bertanya apapun. Aku rasa ia tidak ingin mengetahui nya dan malah menyimpan dendam pada pria itu.” ucap Agatha.


“ lalu apa yang kau temukan?” tanya Louis pada Andre.


“soal pria yang memperkosa nyonya Deborah?” tanya Andre.


“ dia adalah kakak tingkat dari nyonya Deborah. Ia menyukai nyonya Deborah dan merupakan idola di kampus nya. Namun, karena di tolak oleh nyonya Deborah membuatnya malu dan dendam pada Nyonya Deborah.” ucap Andre membuka tab nya.


“ malu dan dendam karena di tolak? Kekanak- kanakan.” kesal Agatha.


“ itu karena ia menyatakan cinta besar- besaran di hadapan semua mahasiswa di kampusnya. Ia bahkan menyiapkan 100 bunga mawar berwana merah. Siapa yang tidak malu saat sudah menyatakan sebesar itu ternyata masih di tolak.” ungkap Andre.


“ aku membayangkan betapa malu dan kesalnya dia.” ucap Louis menahan tawanya.


“ namun.., meski begitu apakah ia pantas menghancurkan masa depan seorang wanita hanya untuk dendam semata?” tekan Agatha. Ia paling benci dengan pria seenak nya seperti itu. Meremehkan wanita dan menganggap enteng tanggung jawab wanita.


“ kau tidak usah khawatir karena karma telah menghukumnya. Beberapa tahun setelah nyonya Deborah melahirkan Elena- perusahaan pria tersebut hancur dan karena kesal ia mabuk- mabukan hingga ia menabrakkan mobil mewahnya.” ucap Andre.


“ apa ia sudah tiada?” tanya Louis.

__ADS_1


“ tidak. Ia selamat namun lumpuh. Ia tidak dapat melakukan apapun dan hanya bisa hidup di tempat tidur. Ibunya yang mengetahuinya menjadi putus asa dan depresi karena pria tersebut adalah anak semata wayang.


Pria itu awalnya menjadi harapan agar membangun keluarga mereka kembali- namun kenyataannya sekarang anaknya lumpuh dan hanya menjadi beban keluarga.


Ayahnya yang tidak kuat menanggung semua itu pun meninggal karena syok.“ ucap Andre menjelaskan.


“ akhir yang sesuai untuk pria sombong dan kurang ajar.” ucap Louis yang puas dengan apa yang terjadi pada pria tersebut.


“ ya.., ada yang bilang balasan dari Tuhan itu lebih menakutkan dan aku mendengar sendiri kenyataan tersebut.” ucap Agatha menyeruput tea hangatnya.


Sejujurnya ia lebih menyukai coffee hitam, namun karena sedang hamil dan ia tidak menyukai susu ia lebih memilih menyeruput tea hangat.


“ Andre, apa kau mau makan malam di sini?” tanya Louis saat melihat jam yang menandakan hampir waktunya makan malam.


“ tidak, aku makan di rumah saja.” ucap Andre hendak pamit pulang.


“ ya ya. Yang sudah memiliki orang yang menunggu di rumah.” ejek Louis. Andre memilih langsung pergi dari kediaman Louis dan Agatha dari pada terus di ejek Louis.


Karena memang begitulah adanya. Semenjak saat itu- meski Greisy tidak menikah dengan Andre- wanita itu mulai tinggal di kediaman Andre dan ia tidak segan- segan memasakkan sesuatu untuk Andre.


Ibarat menikah tanpa status.


...Hai hai hai ...


...Penulis amatir hadir menyapa reader...


...Maaf kadang author up nya sedikit😅...


...Lagi nyicil nulis dikit2 buat yang bagian Alice dan Axel dewasa nie😳...


...Ada yang reques di buat sequel nya sendiri...


...Tapi kalo gtu ntar bingung soal nya semua di seasson1 berhubungan dengan seasson Alice Axel ...


...Dan kalo para reader sadar setiap bab sudah author kasih clue buat ntar di seasson alice dan axel lho😳😳...

__ADS_1


...Author mpe nangis karena terlalu menghayati karangan author sendiri😢...


...Ga tau ntar reader nangis ga😅...


__ADS_2