Affair With My Ex-wife

Affair With My Ex-wife
Maaf2


__ADS_3

Louis terbangun saat mencium bau yang menggugah seleranya. Ia ingin terbangun, namun sadar jika perutnya terasa berat seolah tertimpa sesuatu.


“ kau sudah bangun?” tanya Agatha.


“ ya, tapi kelihatannya Axel tertidur dan tidurnya nyenyak sekali, apakah mau di bangunkan?” tanya Louis.


“ biarkan saja hingga ia terbangun sendiri, kasihan jika di bangunkan. aku akan mengendongnya kekamar. “ ucap Agatha menghampiri Louis dan bersiap hendak menggendong anak asuhnya itu.


“ biar aku saja.” ucap Louis berhati- hati memegang Axel kemudian beranjak untuk menggendong Axel.


Sekali lagi Agatha tersenyum.


*🌸*


“ apa Elena tak pernah memasak untukmu? Kau terlihat tak pernah makan berhari- hari.” tanya Agatha ketika melihat Louis makan dengan lahap masakan buatannya.


“ tidak pernah, ia selalu beralasan baru saja memasang kuku extension. Ia selalu beralasan takut kuku palsunya rusak jika memasak. Hanya pada saat ayah datang kerumah saja baru ia masak dan hasilnya, ayah selalu mengomel karena kuku palsu Elena pecah dan mengotori nasi.” ucap Louis.

__ADS_1


“ aku tidak akan heran.” ucap Agatha menahan tawa.


“ maksudnya?” heran Louis.


“ kau ingat? Dulu saat kalian masih menjadi sepasang kekasih atau saat kita menjadi suami istri? hampir setiap hari kau tak pernah pulang, hanya setiap waktunya makan saja kamu akan pulang kerumah. Aku masih ingat jika Ayah Bernard tidak suka kalau kau memesan fast-food dan aku juga tahu jika kau tahu- meski ayahmu tak pernah di sisi mu, ia selalu tahu apa yang kau lakukan dan terjadi padamu.” ucapan Agatha membuat Louis terdiam.


“ aku..” ucap Louis menggantung. Tampak ia yang memainkan sendoknya di piring.


“ minta maaf, karena selama kita menikah dulu, selalu mengecewakan kamu. Dan tak pernah menganggapmu, Agatha.” jawab Louis.


“ Agatha.” ucap Louis menyanggah.


“ dengarkan aku, Louis Fransiscus!” ucap Agatha menunjuk dada Louis.


“ yang aku butuhkan bukan permintaan maaf namun bukti jika kau benar- benar menyesal.” lanjut Agatha.


“ aku..” ucap Louis mengantung.

__ADS_1


“ dengar! Aku menerima mu karena aku tak Ingin hubungan kita sebelum menjadi suami istri berakhir. Kita pernah memiliki hubungan sebagai saudara, kita memang bercerai atas hubungan suami istri, namun tidak untuk hubungan saudara. Ada yang namanya mantan suami atau mantan istri namun tidak dengan mantan kakak atau mantan adik.” ucap Agatha menyilangkan tangannya.


“ aku mencintaimu, Agatha. Aku tak bisa lagi menganggapmu hanya adikku. ” ucap Louis lirih.


“ aku sudah katakan Louis! Aku butuh bukti bukan hanya sekedar ucapan.” ucap Agatha.


“ lagi pula kau masih memiliki istri..,” ucap Agatha menggantung.


“ jadi aku harap kau mengerti, Louis. Aku tak ingin di anggap orang ketiga, apa lagi seorang selingkuhan. Biarlah status kita sebagai kakak dan adik atau hanya sekedar atasan dengan designer nya. Aku harap kau tidak melampaui batasanmu.” ucap Agatha meninggalkan Louis.


Louis memilih diam dan menikmati makanan nya dalam diam, entah apa yang ia pikirkan.


*


Di lain tempat, tepatnya di perusahaan Fransiscus, asisten Louis- Andre sedang menyelesaikan pekerjaan yang di berikan Louis, tampak jika ia sedang mengerjakan tugasnya di depan layar laptop sambil memakan kue dalam hening.


Ia selalu menolak sang pengirim kue meski tak pernah membuang kue- kue yang di berikan orang itu.

__ADS_1


__ADS_2