Aku Hanya Inginkan Om

Aku Hanya Inginkan Om
Sunrise


__ADS_3

Disuatu hari yang cerah. Terlihat Faisal memasuki rumah sakit hendak menemui dokter Andre. Setelah menunggu cukup lama, akhirnya Faisal dapat menemui dokter Andre di ruangannya.


Singkat waktu kini Faisal sudah berada di dalam ruangan dokter Andre.


“Maaf dokter sebelumnya kalau kedatangan saya mengganggu aktivitas dokter. Maksud kedatangan saya menemui dokter karena ada hal penting yang ingin saya sampaikan. Sebelumnya perkenalkan nama saya Faisal Alatas, saya bertugas pada sebuah agen. Dimana kami tengah mendalami sebuah kasus klien kami.” Jelas Faisal.


“Baik saudara Faisal sama sekali saya tidak merasa terganggu, kebetulan hari ini jadwal dinas saya off di rumah sakit ini, karena ada berkas yang saya lupa bawa kemarin yang membuat hari ini saya datang ke rumah sakit untuk mengambilnya. Kalau boleh saya tahu apa hubungannya klien anda dengan saya? sehingga membawa anda untuk menemui saya kemari?.” Tanya heran Andre.


“Sebenarnya apa yang kami lakukan ini adalah sesuatu yang rahasia dokter, jadi kami harap dokter bisa bekerja sama dengan kami untuk dapat merahasiakan mengenai penyelidikan ini. Sebenarnya tidak ada hubungannya sama sekali dengan dokter, hanya saja orang yang kami tengah selidiki sepertinya dekat dengan anda dan bekerja pada rumah sakit yang sama.”


Sontak apa yang di katakan Faisal membuat Andre terkejut.


“Apa? Orang yang tengah anda selidiki dekat dengan saya?.”


“Iya dokter, dan maksud saya menemui dokter adalah untuk meminta keterangan dari dokter Andre mengenai seseorang itu.”


“Baiklah saudara Faisal. Sepertinya apa yang akan kita bicarakan adalah sesuatu yang serius. Sepertinya akan jauh lebih baik kalau kita bicarakan semuanya disuatu tempat saja.”


“Ok itu lebih baik dokter.”


“Kalau begitu kita cari tempat yang aman, sekalian sambil menikmati teh atau kopi biar rileks. Mari kita cari tempat.” Ajak Andre.


Kemudian mereka berdua pun berlalu meninggalkan ruangan Andre menuju halaman parkir.


Andre membawa Faisal dalam kendaraannya ke sebuah cafe yang lokasinya sedikit menjauh dari rumah sakit.


Singkat cerita mereka berdua telah berada disebuah cafe dan duduk pada table outdoor.


“Begini dokter, beberapa waktu lalu saya sempat melihat anda bersama dokter Alfredo.”


“Ya betul. Beliau adalah teman saya semasa kuliah, hanya saja pada saat beliau mengambil spesialis kami terpisah karena beliau mengambil spesialis saraf di negara J.”


“Ya. Kami hanya ingin tahu mengenai beliau dari versi anda karena sepertinya anda dekat dengan beliau.”


“Jadi maksud saudara Faisal, orang yang tengah anda selidiki itu Alfredo teman saya?.”


“Betul dokter. Tahun lalu beliau pernah menangani istri klien kami yang menderita lumpuh total akibat racun yang masuk kedalam tubuhnya. Hingga istri klien saya sembuh, beliau merawatnya dengan baik. Namun ternyata di balik semua itu beliau membuat kekeliruan yaitu membawa lari istri klien kami, dan istri klien kami di bawa lari pada saat ia tengah hamil 7 bulan.”


“Apa?? Dia membawa lari istri klien anda?.” Andre dengan tampang terkejutnya.


“Ya. Dan sampai sekarang istri dari klien saya itu belum ditemukan.”


‘Apa mungkin yang berada di rumahnya Alfredo yang sempat saya tangani itu adalah wanita yang dimaksud? Kalau memang benar berarti memang wanita itu yang ia bawa lari. Pantas saja dari awal saya sudah curiga.’ Gumam Andre.


“Dan ada beberapa informasi lagi yang kami dapatkan mengenai Alfredo itu melalui dark web, bahwa dia adalah pemasok racun mematikan dan obat-obatan terlarang yang di jual di pasar gelap dark web.”


“Apa??! Sejauh itu kah sepak terjang Alfredo?.” Lagi-lagi Andre dibuat terkejut dengan apa yang Faisal katakan.


“Ya dokter. Jadi maksud saya menemui anda, saya membutuhkan informasi lebih dalam lagi mengenai beliau untuk kelengkapan berkas perkaranya. Dan sepertinya anda pun harus berhati-hati padanya. Sepertinya dia orang yang sangat berbahaya.”


Dengan tampang tegang Andre langsung menjawab, “Ya. Baiklah saya akan memberikan keterangan mengenai teman saya itu. Memang sejak dulu dia adalah orang yang tertutup, sikap diamnya terkadang membuat kami teman satu angkatannya merasa kalau dia adalah orang yang misterius. Bahkan saya memanggilnya Mr.Anomali karena kegemarannya yang berbeda dari orang kebanyakan. Beberapa waktu lalu saya sempat dimintai dia untuk memeriksa seorang wanita yang sepertinya belum lama melahirkan. Alfredo mengatakan kalau perempuan itu adalah istrinya dan anak itu adalah putranya.”


“Nah wanita itu lah istri dari klien saya itu dokter. Kami menyusul kesini karena kami mendapatkan petunjuk dari istri klien kami pada tayangan video nya pada situs terlarang. Istri klien kami itu di jadikan konten olehnya sebagai manekin hidup.”


“Apa??! Serius saudara Faisal?.”

__ADS_1


“Ya dokter. Silahkan anda lihat ini.” Kata Faisal seraya memberikan beberapa video Berlian dan wanita lain yang diambil dari akun gelapnya Alfredo.


Betapa terkejutnya Andre pada saat ia melihat satu tayangan dan tayangan lainnya. Sama sekali ia tak menyangka kalau temannya itu sudah bertindak sejauh itu. Dan selama ini Andre benar-benar tidak tahu kejahatan terselubung yang Alfredo lakukan. Dan itu membuat Andre merasa semakin khawatir akan kondisi Alfredo yang menurut hematnya benar-benar sudah diluar batas pemikirannya. Apalagi pada saat Faisal menjelaskan bahwa Alfredo banyak membunuh pasiennya untuk di jadikan manekin.


Andre syok membayangkan semua yang telah di lakukan temannya itu.


“Ya Tuhan… dia gila kalau seperti ini kenyataannya.” Ujar Andre dengan terus melihat semua bukti yang Faisal perlihatkan padanya.


“Ya dokter, karena itu kami minta kerjasama anda agar kami dapat menghentikan kejahatannya terlebih menyelamatkan istri dan anak klien kami.” Terang Faisal.


“Memang sebelum dia pindah ke kota ini, dia begitu intens menghubungi saya, sampai rumah yang ia tempati sekarang pun, saya yang mengurus pembeliannya waktu itu. Seandainya saya tahu dia segila ini, tentunya saya tidak akan pernah mau membantunya.” Ucap sesal Andre.


“Apa dokter Andre tahu? Di rumah itu dia membuat bunker untuk mengurung istri klien itu bersama bayinya?.”


“Apa?! Dirumah itu ada bunker juga?.” Andre betul-betul semakin terkejut.


“Ya tepatnya di halaman belakang rumah itu. Kami sudah mengeceknya dan ruangan bawah tanah itu memang ada. Awalnya istri klien saya di kurung disana, hanya saja karena sekarang ia amnesia, Alfredo tidak mengurungnya lagi.”


“Ini bener-bener gila. Bisa-bisa nya dia melakukan hal itu. Pantas saja sebelum dia menempati rumah itu, dia meminta pada saya mencari orang untuk merenovasi rumah itu, padahal menurut saya rumah itu tidak kurang suatu apa. Saya curiga saat itulah dia membuat bunker itu. Dan pada saat awal kita membelinya si penjual tidak mengatakan rumah itu di lengkapi bunker.”


“Dan apakah anda tahu apa yang Alfredo lakukan pada mantan kekasihnya? Ia telah membuat mantan kekasihnya itu lumpuh total dan di buang ke sebuah panti jompo milik keluarganya di luar kota.” Jelas Faisal kembali.


“Apa?! Ternyata dia juga melakukan kejahatan pada wanita yang dulu sangat ia cintai itu?!.” Andre geleng-geleng kepala mendengar semua kenyataan itu.


“Ya dokter, tapi untung saja kami sudah menemukannya dan menyelamatkannya. Sekarang mantan kekasihnya sedang mendapatkan perawatan intensif di salah satu rumah sakit di ibukota. Kami juga sudah menghubungi suaminya, dan suaminya kini ada bersamanya.”


“Ya Tuhan… apa yang sudah dilakukannya sudah sangat diluar batas.”


“Ya dokter. Karena itulah kami mengejarnya sampai kesini. Kami akan melakukan penangkapan padanya, hanya saja bukti kami belum cukup untuk menjeratnya. Alasan kami menangkapnya adalah untuk mempermudah menyelamatkan istri klien kami dan putranya. Bisa saja kami sekarang menarik paksa istri klien kami itu, tetapi tanpa bukti yang cukup atas kejahatan Alfredo, kami khawatir dia akan mengejar kami sampai kemanapun mengingat sepertinya dia adalah seorang psikopat. Tetapi jika seandainya kami memiliki bukti yang cukup untuk membawanya kedalam tahanan dan dapat menghukum dia atas kejahatannya, itu dapat membuat dia berhenti mengejar istri klien kami, dan dia dapat dengan mudah menerima hukuman atas kejahatannya. Selama ini penjahat yang bergerak di dunia bawah tanah sangat sulit terlacak dokter, bahkan tim cyber dari luar pun kesulitan untuk menangkapnya. Untuk itu kami butuh keterangan anda untuk mengungkap segalanya.” Jelas Faisal.


“Baiklah saudara Faisal. Saya siap bekerja sama dengan anda dalam mengungkap kasus teman saya itu. Saya akan memberikan keterangan yang anda butuhkan.” Jawab mantap Andre.


“Terima kasih dokter, yang kami butuhkan adalah informasi dia saat mengambil spesialis di Negara J. Karena setelah kami cari tahu alumni lulusan spesialis, satu pun tidak kami temukan atas nama Alfredo Frederick disana. Mungkin dari keterangan anda kami dapat menemukan jalan keluarnya. Dan anda tidak perlu khawatir, identitas anda kami rahasiakan. Sebagaimana terahasianya agen yang menaungi kami.”


“Ya saya percaya itu saudara Faisal. Jadi begini, yang saya tahu adalah dia mengambil spesialis disana di salah satu universitas terkemuka No.1 di negara J. Mengenai dia menggunakan nama aslinya atau tidak, saya kurang faham, hanya saja yang saya dengar selama dia disana menurut pengakuannya, ia tinggal bersama seorang profesor yang bernama *Michael Liby***. Beliau adalah profesor yang memiliki yayasan **Sunrise. Sunrise adalah sebuah organisasi khusus untuk menangani balita yang mengalami depresi. Dan organisasi itu sudah berkembang ke berbagai negara maju. Mungkin anda dapat mencari informasi melalui organisasi itu.” Jelas Andre.


“Baiklah dokter. Kami akan mencoba menyelidiki Alfredo melalui organisasi tersebut. Terima kasih atas keterangan yang anda berikan. Ini sangat bermanfaat bagi kami.”


“Ya sama-sama saudara Faisal, saya senang bekerja sama dengan anda. Jujur saja, saya juga jadi takut memiliki seorang teman yang sepak terjangnya sudah tidak wajar. Mungkin benar kalau sudah seperti itu dapat dikategorikan sebagai psikopat. Tidak menutup kemungkinan kami yang satu kerjaan dengannya di rumah sakit yang menaungi kami akan terkena dampaknya.”


“Ya maka dari itu kami harus menghentikan sepak terjangnya sebelum dia melangkah lebih jauh lagi dokter.”


“Ya benar saudara Faisal ini harus segera di atasi. Jika memang butuh informasi lebih lanjut silahkan anda dapat menghubungi saya kapan pun.”


“Baiklah dokter, sekali lagi terima kasih atas bantuannya. Saya pasti akan menghubungi dokter kembali untuk meminta keterangan lebih lanjut. Hanya saja saya kira mengenai sepak terjang Alfredo kalau bisa silend dulu ya dokter? Jangan sampai bocor di rumah sakit tempat anda, karena kami belum mendapatkan bukti yang cukup.”


“Baik saudara Faisal. Saya akan menjaganya demi kenyamanan semua pihak.”


“Baik kalau begitu mungkin cukup sampai disini dulu informasi yang saya butuhkan dari anda. Lain waktu saya akan menghubungi anda kembali.” Ujar Faisal.


Setelah mereka selesai melakukan pembicaraan seriusnya, akhirnya mereka berpisah di cafe tersebut menuju tempat mereka masing-masing.


Dokter Andre kembali ke rumah sakit tempatnya bekerja sementara Faisal kembali ke hotel tempatnya menginap menggunakan taksi.


Setelah melakukan perjalanan kurang lebih satu jam lamanya. Akhirnya Faisal sampai di hotel dan tanpa menunggu waktu, ia langsung memberikan informasi yang ia dapat dari Andre tersebut.

__ADS_1


Jodi, Riksa beserta tim berkumpul di ruangan mendengarkan apa yang disampaikan Faisal pada mereka.


Setelah Faisal menyampaikan semua informasi itu, mereka langsung melacak mengenai organisasi yang di dirikan oleh Profesor Michael Liby itu yang bernama Sunrise tersebut.


Jodi dan semua tim nya fokus mencari informasi mengenai organisasi yang bernama Sunrise yang di dirikan oleh Profesor Michael Liby itu untuk mencari bukti-bukti keterkaitan Alfredo disana.


Benar saja akhirnya mereka menemukan organisasi yang bernama Sunrise itu. Organisasi yang di dirikan oleh Profesor Michael Liby beserta beberapa rekannya itu memiliki tujuan yang mulia yaitu untuk mengatasi anak-anak yang mengalami depresi dari mulai usia dini hingga dewasa. Melalui metode terapi konseling dan pemeriksaan lainnya.


Di negara maju depresi tidak hanya di alami oleh orang dewasa saja. Tetapi anak yang berusia balita pun banyak yang mengalami depresi. Mengingat persaingan status sosial yang menjadi pemicunya.


Di negara maju anak yang baru lahir pun harus menghadapi tekanan hidup yang berat, dimana mereka harus mampu bersaing dalam lingkungan sosialnya. Sementara anak pada usia dini belumlah mampu untuk melakukan persaingan, tetapi mau tidak mau di negara maju, seorang anak harus mampu menyesuaikan diri pada perkembangan jaman yang menuntutnya harus menjadi anak yang berkualitas dan mampu bersaing dengan anak-anak lain seusianya.


Sementara tingkat kemampuan seorang anak tentulah sangat berbeda-beda, mereka yang siap bersaing akan mampu melewati fase adaptasi sementara sebagian anak yang tidak mampu banyak yang berakhir dengan depresi. Sehingga negara maju perlu sebuah organisasi yang mewadahi anak-anak usia balita yang alami depresi.


Maka dari itu Profesor Michael Liby berinisiatif mendirikan organisasi Sunrise yang khusus menangani anak-anak yang mengalami depresi. Yang awalnya hanya berdiri di negara J saja, namun dari waktu ke waktu organisasi itu semakin berkembang ke berbagai negara maju dan tentu saja mendapat dukungan dari pihak pemerintah disana, sehingga Sunrise menjadi sebuah organisasi yang besar.


Namun di balik keindahan namanya dan manisnya logo organisasi dengan gambar matahari terbit dengan senyuman anak-anak yang ceria, tersimpan sejarah kelam dari awal didirikannya organisasi tersebut.


Jodi dan tim menemukan sebuah kejanggalan dimana mereka menemukan informasi bahwa Profesor Michael Liby beberapa tahun yang lalu Terjerat kasus hukum dan dikenai hukuman seumur hidup karena masalah yang terjadi pada organisasi Sunrise tersebut.


Semakin dalam Jodi dan Tim mencari informasi itu hingga sampailah pada temuannya. Dimana mereka menemukan informasi yang membuat mereka tercengang.


Ternyata organisasi Sunrise itu berawal dari sebuah nama projek riset yang dilakukan oleh Profesor Liby. Dimana Profesor itu melakukan riset, untuk mengetahui sejauh mana efek kandungan zat kimia yang mereka buat terhadap tubuh manusia, dan yang mereka jadikan manusia percobaan adalah anak-anak kecil.


Sontak informasi itu membuat Jodi dan tim nya bergidik. Apalagi setelah mereka meretas data hasil penggeledahan di lab profesor Liby, mereka menemukan catatan pribadi profesor Liby yang menginformasikan nama-nama dan jumlah anak yang menjadi korbannya hingga mencapai ratusan orang anak.


Tentu saja informasi ini menjadi hal yang mengerucut pada kasus-kasus lain yang pernah Jodi tangani bersama tim, dimana mereka menangani kasus kliennya yang berhubungan dengan hilangnya anak-anak secara misterius dan jumlah anak-anak yang hilang secara misterius itu berjumlah ribuan orang.


Dan ternyata setelah mereka mencari informasi lebih dalam lagi. Alfredo terlibat di dalamnya. Sehingga Jodi meyakini zat kimia yang di ujicobakan pada anak-anak itu adalah, obat-obatan yang kini di produksi oleh Alfredo secara ilegal dan dijual di pasar gelap.


Kemudian pada saat mereka melihat tanggal hukuman yang di jatuhkan pada profesor Liby, ternyata tanggal itu bertepatan dengan menghilangnya Alfredo dari negara J tersebut.


Dan mereka menduga bahwa Alfredo Melarikan diri ke negara ini dari jeratan kasus hukum yang dialami oleh profesor Liby.


Mereka terdiam sesaat memandangi layar monitor yang menginformasikan segala sesuatu mengenai organisasi Sunrise tersebut.


“Kena luh dokter gila!.” Geram Jodi.


“Memang gila nih orang. Dia cuci tangan dari kasus yang seharusnya menjerat dia pada hukuman. Licik nya yang nanggung semua hukuman Profesornya yang udah jelas-jelas membantu dia selama dia di sana.” Sambung Riksa.


“Bener-bener gak ada akhlak nih orang. Terkutuk parah.” Ujar Faisal.


“Ok Rik. Ambil semua data-data itu. Gue rasa itu sudah cukup menjadi barang bukti kejahatan dia.” Kata Jodi.


“Lalu apa yang akan kita lakukan selanjutnya Boss?.”


“Gue mau atur waktu untuk membawa istri dan anak gue keluar dari rumah itu Rik.” Ujar Jodi.


Kemudian mereka melakukan meeting dadakan. Dimana mereka menyusun strategi untuk membawa Berlian dan putranya keluar dari sana. Juga menyusun rencana penangkapan Alfredo.


Namun tentu saja mereka belum dapat bernafas lega, karena mereka pun harus memikirkan cara bagaimana untuk mengantisipasi kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi nanti.


🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥


Jangan lupa untuk meninggalkan jejaknya ya reader tersayang🥰

__ADS_1


Terima kasih😍


__ADS_2