Aku Hanya Inginkan Om

Aku Hanya Inginkan Om
Adrenochrome


__ADS_3

Satu masalah telah teratasi dan itu membuat sebagian orang lega terutama Jodi dan Berlian.


Di dalam hidup masalah akan selalu datang silih berganti, dan masalah itu akan besar jika di besarkan, namun masalah tidak akan menjadi rumit seandainya kita mengambil langkah terbaik untuk menyelesaikannya.


“Kamu mau ikut papa kerja?.” Tanya Jodi pada Berlian.


“Hu um.” Angguk Berlian.


‘Yah… gak bakalan bener nih kayaknya kerjaan si Boss! Kenapa gak diem di rumah aja ya tuh si cinta! Coba aja lihat… ganggu konsentrasi entar deh. Hadeh.’ Bathin Riksa yang tengah menyalakan mobilnya.


“Jalan Rik.” Kata Jodi yang sudah siap duduk bersama Berlian pada jok belakang.


Dan mobil pun melaju meninggalkan kediaman mereka.


Singkat cerita mereka sampai di markas besar mereka. Jodi dan Berlian masuk ke dalam ruang kerjanya. Kemudian,


“Sayang… nanti papa ada meeting, kamu yang anteng ya e-learning nya?.”


“Iya papa.”


“Sebelum papa kembali jangan ganggu papa, kamu diam saja di ruangan papa, kalau kamu lelah, istirahat di kamar situ.” Jodi memastikan pada Berlian.


“Hu um.” Kata Berlian yang tengah menyalakan laptop di atas meja kerja Jodi.


“Boss ayo!.” Kata Riksa yang kepalanya muncul dari pintu masuk. Mengingatkan Jodi untuk ke ruangan meeting.


Kemudian Jodi berlalu menyusul Riksa dan meninggalkan Berlian di ruangannya.


Sesampainya di ruang meeting, anggota tim nya telah berkumpul yang jumlahnya kira-kira kurang dari 30 orang.


Ketiga puluh orang anggota tim nya itu memiliki tugas dan fungsi yang berbeda-beda, diantaranya ada yang bertugas sebagai tim cyber, tim interogasi, tim intelijen, tim pengawasan, tim pengawalan khusus dan lain-lainnya.


Singkat cerita kini mereka tengah membahas kasus yang harus mereka pecahkan. Jodi bersama tim di minta kliennya dari luar negeri. Kliennya adalah sebuah organisasi tertentu, yang meminta Jodi beserta tim nya untuk menguak kasus mengenai menghilangnya banyak anak lelaki yang jumlahnya sampai mencapai ribuan.


Tentu saja dugaan mereka mengarah pada penculikan anak yang berhubungan dengan human trafficking, hanya saja yang menjadi pertanyaan mereka mengapa anak lelaki yang mereka culik? bahkan hingga mencapai ribuan. Dan kasus ini di negara A sulit terpecahkan, karena itulah organisasi dari negara A ini meminta bantuan Jodi dan Tim untuk menguak misteri hilangnya ribuan anak lelaki tersebut.


Kemudian Jodi menjelaskan kepada tim nya, karena ia mencurigai sesuatu yang isu nya tengah ramai di bicarakan akhir-akhir ini di dunia bawah tanah.


“Ok, gue mau bicara disini mengenai sesuatu dan tolong di dengar baik-baik. Kalian pernah dengar konspirasi Adrenochrome?.” Tanya Jodi pada tim, dan mereka semua terdiam.

__ADS_1


“Begini, gue mau jelasin karena gue ngerasa ini ada hubungannya dengan kasus yang lagi kita tangani. Adrenochrome adalah senyawa kimia dengan rumus molekul C9H9NO3. Dan senyawa kimia ini ada dalam darah anak-anak lelaki usia 15 tahun ke bawah. Dimana Adrenochrome ini akan muncul pada darah anak-anak, pada saat oksidasi atau adrenalin meningkat. Artinya untuk mengambil darahnya, anak-anak itu harus ada dalam situasi yang menegangkan, tertekan, menakutkan, atau stress. Jadi untuk mengambil darah itu mereka harus menyi*sa bahkan meng*liti si anak tersebut. Dan konspirasi ini sudah lama di bicarakan namun susah untuk menguak kasus ini karena konon katanya para elit bermain di dalamnya. Jadi konspirasi Adrenocrome itu adalah ritual kecantikan atau kebugaran tubuh yang di lakukan oleh artis dunia dan para elit dengan cara meminum darah anak kecil agar mereka muda abadi dan panjang umur.” Jelas Jodi. Kemudian,


“Dan gue curiga hilangnya anak-anak lelaki ini ada kaitannya dengan ini. Jadi gue minta nanti ada tim yang mendatangi kota B dinegara tersebut melakukan penyamaran, karena di sinyalir di sana ada bangunan yang mencurigakan tempat anak-anak lelaki hasil penculikan itu di panen disana.”


“Kemudian gue minta tim cyber untuk meretas medsos beberapa artis dan tokoh dunia, karena merekalah penikmatnya, siapa tahu kita bisa dapatkan bukti dari sana. Karena gue pernah dengar mantan anggota intelijen disana mengatakan setiap tahunnya di seluruh dunia kasus anak menghilang mencapai hingga 1 juta orang. Dan itu tidak terpecahkan sampai sekarang. Kemudian dia juga menjelaskan, bahwa darah anak-anak akhir-akhir ini menjadi primadona melebihi narkoba. Bahkan harganya lebih mahal hingga 50 kali lipat.” Jelas Jodi.


Semua tim mendengarkan dengan seksama apa yang Jodi sampaikan pada mereka, dan tiba-tiba terdengar panggilan masuk pada ponsel Jodi, di lihatnya layar ponsel tersebut, My Baby memanggil.


“Iya sayang ada apa? Papa kan udah bilang, papa lagi meeting penting, kamu jangan ganggu papa dulu.” Bisik Jodi pada ponselnya.


‘Yaaaaak…. Bener kan gue bilang? Pasti ganggu dia mah ah rese!.’ Gumam Riksa yang berada di samping Jodi, dan tentu saja Riksa hafal siapa yang menghubungi Boss nya itu.


“Masih lama gak papa?.” Suara manja Berlian di balik ponsel.


“Sebentar lagi sayang… kamu tunggu aja ya disitu.”


“Bener ya gak lama?.”


“Iya sayang… udah ya tutup dulu. Sebentar lagi papa kesitu.”


“Papa…. Aku mau di goyang.” Kata manja istrinya kembali di balik ponsel membuat konsentrasi Jodi buyar.


“Iya deh. Jangan lama-lama ya?.”


“Iya.”


Kemudian Jodi menutup saluran ponselnya, sesaat ia menghela nafas dan melanjutkan meetingnya kembali.


“Sampai dimana tadi?.” Tanya Jodi pada semua yang hadir disitu, ia lupa pada apa yang telah di bahasnya karena istrinya yang ingin di goyang membuyarkan semua materi yang ada di kepalanya.


“Sampai informasi yang di sampaikan mantan agen rahasia Boss.” Kata salah satu tim.


“Oh iya makasih, mari kita lanjutkan! Ya jadi begitu ya? Gue minta kita bener-bener konsentrasi pada kasus ini, kalau mantan agen itu menyatakan bahwa 1 juta anak di seluruh dunia menghilang, tidak menutup kemungkinan termasuk ada anak-anak yang berasal dari negara kita juga. Gue yakin mafia-mafia human trafficking, khusus yang penculikan anak-anak menyebar ke seluruh dunia. Jadi gue minta kita bekerja keras dalam mengungkap kasus ini.” Jelas Jodi.


“Informasi selanjutnya, mungkin akan di sampaikan oleh asisten Riksa. Karena saya ada kepentingan yang mendesak.” Sambung Jodi.


‘Yaaaak… gue lagi dah, kepentingan mendesak apaan? Kepentingan goyang ngebor kali ah… bisa aja alesan!.’ Bathin Riksa.


“Rik. Lanjutkan!.” Titah Jodi pada Riksa.

__ADS_1


“Siap Boss!.” Jawab Riksa, lalu…. “Oh baby yes… oh no… oh.” Bisik Riksa pada Jodi.


“Sialan luh!! Anjir!!.” Balas Jodi pelan seraya menepuk keras lengan Riksa.


Setelah menutup pembicaraannya pada forum meetingnya, Jodi berlalu meninggalkan ruang meeting tersebut menuju ruangan pribadinya.


Sesampainya diruangan pribadinya ia masuk kedalamnya. Di dapatinya Berlian tengah anteng di depan laptopnya.


Melihat Jodi datang, bergegas Berlian menghampiri Jodi dengan naik keatas tubuhnya, dan langsung menghujamkan bibir mungilnya pada bibir kokoh sang suami.


Jodi membawa tubuh istrinya ke dalam kamar pribadinya dengan bibir masih berpaut.


Silahkan berimajinasi sendiri apa yang akan mereka lakukan disana🤣


Othor hareudang mau nerusinnya🤪


.............


Di tempat lain, nampak Faradina tengah duduk bersama ibunya di ruang tamu rumahnya.


“Ibu semalam bilang! Ibu akan mengatakan siapa ayahku setelah bertemu dengan Jodi Pratama. Tadi kita sudah bertemu dengannya dan sekarang katakan siapa ayahku bu.” Desak Faradina.


Lucy berat untuk mengatakan semua kebenaran yang telah menyiksa hidup dirinya dan putrinya itu. Namun sepandai-pandainya kebenaran itu di tutup-tutupi lambat laun akan terkuak juga.


Lucy tak dapat menutup rapat misteri ayah biologis putrinya lagi. Mungkin saat ini lah ia harus mengatakannya dan desakan sang anak tak dapat ia bantah lagi.


“Baiklah kalau kau memaksa ingin mengetahui siapa sebenarnya ayah biologismu.” Lucy diam sejenak menghela nafas panjang dan terlihat air matanya menggenangi sudut-sudut netranya.


“Ayah biologismu adalah ayah tiriku! Ya…. Dialah yang selalu menggagahiku jika ibuku tidak ada di rumah, ia selalu mengancamku jika ingin melakukan itu padaku. Karena itulah pada saat aku mengetahui aku hamil karena ulahnya aku memilih untuk pergi meninggalkan rumah dan menutup rapat rahasia ini karena menjaga perasaan ibuku. Aku tidak ingin dia terluka, jika mengetahui diriku hamil karena ulah suaminya. Dan yang lebih menyakitkan, aku pun harus pergi meninggalkan Jodi Pratama kekasihku. Karena aku tak ingin lelaki sebaik dia bertanggung jawab atas dosa orang lain. Lalu setelah kau mengetahui semua ini, apa kau sudah puas? apa yang akan kau lakukan?.” Tanya Lucy pada putrinya dengan air mata yang mengalir deras.


Faradina diam seribu basa, ia begitu terkejut dengan kenyataan yang ia ketahui akan sejarah hidupnya. Sangat menyakitkan memang, mendengar bahwa ayah biologisnya adalah ayah tiri ibunya. Pantas saja ibunya lebih baik merahasiakan kenyataan ini dari pada memberitahu dirinya. Seandainya saja ia tahu kenyataannya akan sesakit ini, tentunya lebih baik ia tidak mengetahui ayah biologisnya seumur hidupnya.


💔💔💔💔💔💔💔💔💔💔💔💔💔


Terima kasih untuk readers semua🥰


Sudah sampai mengawal sampai episode ini 😍


Tetap Like, favorite, komen dan lainnya ya😍

__ADS_1


Muach😘


__ADS_2