
Hari berganti hari kehidupan para anak manusia itu berjalan dengan semestinya.
Semenjak pertemuan Bintang dan Moreno beberapa hari yang lalu, hingga kini keduanya belum lagi pernah bertemu. Moreno tak pernah mau memberitahu di mana alamat rumahnya pada sang Bintang. Meskipun wanita itu pernah bertanya kepada sang ayah sebelum mereka berpisah beberapa hari yang lalu. Moreno seolah benar benar menyembunyikan jati dirinya.
Lain hubungan Bintang dan Moreno, lain juga dengan hubungan Bintang dan Angkasa. Setelah pertemuan di pantai beberapa hari lalu, hubungan Bintang dan Angkasa kian hari kian kembali membaik. Di tambah lagi dengan beberapa wejangan dari sang Moreno untuk Bintang Kejora. Membuat wanita itu kian mantap dan yakin untuk terus memperjuangkan cintanya dengan Angkasa Wildan Tama.
Kini Bintang kembali bisa menampakkan senyumannya. Laki laki itu kembali menjadi Angkasa yang hangat dan penuh cinta. Pria idaman kaum hawa itu kini bahkan mulai berani memperkenalkan kekasih pujaan hatinya itu ke depan publik. Mulai dari memposting foto dan vidio kebersamaan mereka di akun sosial media nya. Sampai mengajak sang Bintang menemani nya saat mengisi acara.
Angkasa benar benar mewujudkan salah satu keinginan Bintang yang sejak lama wanita itu impi impikan. Yaitu mendapatkan pengakuan sebagai kekasih satu satunya dari seorang Angkasa Wildan Tama.
Beda Angkasa beda pula dengan Galaksi.
Sama sama sudah memiliki kekasih, Gala dan Pelangi justru memilih untuk menjalin hubungan tanpa perlu mempertontonkan nya pada khalayak ramai. Tak lain dan tak bukan, ia semua Gala lakukan demi menjaga privasi sang kekasih.
Ia tak mau banyak mata menatap Pelangi. Mengingat masa lalu wanita itu cukup kelam. Ia tak mau masyarakat yang mengenali siapa sosok Pelangi akan mengulik kisah masa lalu wanita itu.
Hubungan galaksi dan Tuan Hendrawan pun kian hari juga semakin membaik. Setelah terbebas dari Rachel, kini Tuan Hendrawan mulai banyak menghabiskan waktunya di rumah bersama Galaksi. Membangun hubungan yang lebih akrab sebagai sepasang ayah dan anak. Laki-laki itu kini juga tengah menjalani terapi kesembuhan agar terbebas dari pengaruh obat-obatan terlarang yang selama ini tak sengaja ia konsumsi bersama Rachel.
Dengan bantuan dokter pribadinya, serta pola makan dan hidup yang sehat, laki-laki Itu berusaha sekuat tenaga untuk bisa sepenuhnya bebas dari pengaruh barang haram yang selama ini tak sengaja masuk ke dalam tubuhnya.
Beda dengan Galaksi dan Pelangi serta Bintang dan Angkasa.
Sepasang bocah kecil yang sudah selalu nemplok sejak bayi itu kini sudah kembali beraktivitas seperti biasa.
Alia sudah boleh masuk sekolah sekarang. Membuat Tiger mini pun kembali bersemangat menghadapi hari-harinya. Kemana-mana mereka selalu berdua. Bermain bersama. Sekolah bersama. Belajar bersama. Semua mereka lakukan berdua.
Pasca kecelakaan yang menimpa Aliya, Tiger yang masih berusia dini pun nyatanya menjadi bocah lebih protektif terhadap gadis kecil manis kesayangannya itu. Dia selalu melarang Aliya untuk naik sepeda. Melarang Aliya untuk lari-larian. Melarang Aliya untuk berjalan-jalan jauh dari rumahnya. Takut jatuh, takut ketabrak, takut diculik katanya. Menggemaskan bukan??
Berbeda dengan kisah beberapa pasang anak manusia itu,
Kini menjelang hari perkiraan kelahiran buah hati kedua mereka, dua anak manusia yang sudah menikah beberapa tahun itu kian hari kian diliputi kebahagiaan. Hari perkiraan kelahiran anak kedua Zev Smith Anderson dan Nabila Brygita Tama itu tinggal dua minggu lagi. Membuat sepasang orang tua itu kini mulai disibukkan dengan berbagai persiapan-persiapan menjelang hari kelahiran buah hati kedua mereka.
Zev mulai mengurangi kegiatan di luar kota. Banyak pekerjaan kini mulai dilimpahkan kepada orang kepercayaannya di kantor. Laki-laki itu kini mulai banyak menghabiskan waktunya di rumah bersama putra tersayangnya serta istri yang kini tengah menikmati masa akhir kehamilannya.
__ADS_1
Lalu bagaimana dengan Bram?
Entahlah, tak ada yang tahu...! itu urusan Moreno...!!
......................
Siang ini di sebuah taman kanak kanak di kota besar itu.
..
"Aliya, jangan lali-lali nanti kamu jatoh lagi...!!!" ucap bocah dengan gigi hitam si bagian depan itu pada seorang gadis mungil yang nampak setengah berlari menuju perosotan yang ada di halaman bangunan bernuansa ceria tersebut.
Gadis kecil dengan rambut diikat dua itu menoleh.
"apa sih Tigel? olang aku lagi main, malah-malah mulu...!" ucap Aliya sambil melipat kedua lengannya di depan dada.
Tiger mendekat.
"bukan malah-malah, Aliya...! Nanti kalau kamu jatuh lagi gimana?! sakit lagi gimana?! berdalah lagi gimana?! ntal aku sedih lagi..! pusing lagi..! capek lagi..! sedih lagi..! nggak ada teman lagi...! mau apa kayak gitu?! nggak kasihan banget sama aku..! di kasih pelhatian tapi kamu nya malah nggak melhatiin..! bikin aku kesel aja...!" ucap Tiger sambil mengangkat kedua lengan nya yang terlipat di depan dada itu dan menghentakkan nya lagi ke dadanya.
"Aliya...! jangan main pelosotan..! nanti kalau kamu jatuh mak gedabluuuss...!" ucap Tiger ngomel ngomel lagi
Namun Aliya tak peduli. Ia asyik bermain disana tanpa menghiraukan celotehan Tiger yang terus nyerocos dari tadi.
Galaksi dan Pelangi yang duduk di teras nampak terkekeh melihat aksi kocak dua bocah itu.
"bucin dari lahir tuh bocah...!" ucap Galaksi.
"iya tuh..! kayaknya penerus uncle nya..! hahhaha...!" imbuh wanita itu. Keduanya pun tertawa bersama sama.
Aliya terus bermain ke sana kemari sambil menunggu ayah Zack menjemputnya dan Tiger. Setelah puas dengan perosotan, gadis manis berambut diikat dua itu kini nampak mengambil sebuah bola plastik yang berada di sana. Menendangnya asal. Bermain sesuka hati khas seseorang anak yang belum mengerti apa itu arti sepak bola.
Aliya menendang-nendang bola itu berkeliling halaman di ikuti Tiger yang sejak tadi bukannya bermain malah asyik menjaga Aliya itu.
__ADS_1
Hingga bola tersebut bergerak berguling ke arah gerbang. Aliya berlari mendekati gerbang mengejar bola plastik tersebut. Hingga....
"yah, bolanya keluar..!" ucap Aliya saat melihat bola itu berguling keluar melewati gerbang sekolah nya.
Aliya berlari mengejar bola itu.
"Aliya, jangan kelual..!!!" ucap Tiger teriak. Ia kemudian berlari menyusul Aliya.
"Aliya, Tiger, balik, nak...!!!" teriak Pelangi. Tapi dua bocah itu tak peduli.
Pelangi bangkit, ia berjalan dengan kecepatan yang biasa menuju gerbang sekolah yang tak terlalu jauh itu. Ia keluar gerbang untuk menyusul dua bocah tersebut. Namun....
.
.
.
.
deeeeegggghhhh.....
"loh, kemana mereka?!" tanya Pelangi kaget saat tak mendapati dua murid nya itu di balik gerbang sekolah.
...----------------...
Selamat siang,
up 19:45
yuk, dukungan dulu....
jangan lupa mampir kesini. Author lagi agak capek main bunuh bunuhan. Lagi pengen maen daddy daddy an. Yuk, main sama author 🤭🤭🤭🤭👇👇👇👇
__ADS_1