
Malam menjelang....
Kendaraan mewah beroda empat milik sang bintang idola kaum hawa itu perlahan memasuki sebuah rumah megah peninggalan kakek buyutnya yang masih terawat hingga saat ini.
Ya, itu adalah kediaman Angkasa bersama kedua orang tuanya, Adinda dan Adrian. Rumah itu adalah rumah peninggalan kakek buyutnya, atau kakek dari ayahnya, tuan William namanya. (Gadis Tawanan Sang Psychopath)
Angkasa keluar dari mobilnya. Dengan tas ransel di bahu kanan serta kacamata hitam yang naik bertengger di kepala, pemuda berparas nyaris sempurna perpaduan Adrian Dinda itu nampak melangkah kan kakinya memasuki rumah megah itu.
ceklek....
pintu terbuka tanpa di ketuk. Angkasa masuk ke dalam rumah. Ruang tamu nampak sepi. Angkasa lantas berjalan menuju meja makan.
"assalamualaikum..." ucap Angkasa.
"wa alaikum salam..." jawab wanita paruh baya yang masih terlihat segar meskipun sudah tak muda lagi itu, Adinda Zahra, ibunda Angkasa.
Angkasa mendekati mamanya yang berada di ruang makan. Wanita itu nampak sibuk menata berbagai makanan olahan nya di atas meja makan yang nampak bersih. Di raihnya punggung tangan wanita dengan satu cucu itu lalu di ciumnya sebagai tanda bakti.
"jam segini baru pulang, dek?" tanya Adinda.
"kan abis dari cafe nya om Marco, ma. Kan aku udah bilang kemarin.." ucap Angkasa.
"sampai malem gini?" tanya Adinda.
"hehehe, nggak sih, tadi abis mampir ke rumah Dodo bentar, biasa..PS.." ucap Angkasa.
Adinda menghela nafas panjang.
"kebiasaan deh kamu..! kalau kemana mana itu bilang dulu sama mama, biar mama nggak khawatir," ucap Adinda.
"iya, maaf. Besok besok nggak lagi deh, hehehe..." ucap Angkasa sambil cengengesan.
Adinda hanya menggelengkan kepalanya.
__ADS_1
"oh ya, papa mana, ma?" tanya Angkasa kemudian.
"di kamar, lagi sholat. Kamu udah sholat?" tanya Dinda balik.
"belum.." ucap Angkasa.
"ya udah, mandi dulu gih. Abis itu sholat, trus makan.." ucap Dinda.
"iya ma.." ucap Angkasa.
Dinda tersenyum sambil mengacak acak gemas rambut pemuda tampan itu. Angkasa pun segera masuk ke dalam kamarnya yang berada di lantai dua. Sebuah kamar yang dipenuhi ornamen ornamen sepak bola dan beberapa gitar dan alat musik lain di dalam nya.
Angkasa melepas ranselnya. Melemparnya asal ke lantai di pojokan ruangan yang tak terlalu luas itu. Di jatuhkan nya tubuh yang mulai nampak terbentuk tegap dengan otot otot dada, lengan, serta perut yang mulai terbentuk sempurna. Angkasa terlihat sangat lelah. Pemuda itu nampak menggeliat sejenak, meregangkan otot otot tubuhnya. Rasa penat mulai mendera nya. Aktifitas nya cukup padat hari ini.
Angkasa merogoh saku celananya. Di raihnya benda pipih miliknya lalu membukanya.
Ada beberapa pesan masuk. Sebagian dari beberapa grub WhatsApp yang diikutinya. Beberapa dari Dodo, Nabila dan Adinda yang baru sempat ia lihat malam ini.
Semua Angkasa lewati. Jari nya dengan sigap menyentuh sebuah nama bertuliskan "B✨💫🌟🌹❤️" itu. Angkasa tersenyum manis. Dibukanya room chat nya dengan sosok wanita idamannya tersebut.
Angkasa tersenyum lagi. Seharian ia terlalu sibuk, sampai sampai tak sempat membalas pesan wanita cantik itu.
Di sentuhnya tombol video disana.
tuuuttt..... tuuuttt..... tuuuutt.....
Sambungan video terhubung. Seonggok wajah cantik dengan rambut panjang tergerai muncul di layar benda pipih Angkasa. Wajahnya terlihat masih mengantuk. Sepertinya wanita itu baru bangun tidur. Maklum lah, waktu di tempat Bintang dan Angkasa memang berbeda.
Pemuda itu dengan cepat mengubah posisi tubuhnya. Yang semula berbaring terlentang kini tengkurap sambil menggunakan guling untuk memangku wajahnya.
"assalamualaikum, sayangku.." ucap Angkasa manis.
"wa alaikum salam, hubby.." ucap sang kekasih, Bintang Kejora.
__ADS_1
Angkasa tersenyum manis.
"kemana aja? baru buka pesan aku jam segini? aku masih tidur kamu bangunin.." tanya Bintang dari seberang sana.
"biasa, namanya juga anak kuliahan" ucap Angkasa.
"namanya juga artis.." imbuh Bintang.
"namanya juga kerja, kan bentar lagi mau lamaran," tambah Angkasa lagi.
"dih...." ucap Bintang dari seberang sana.
"kok dih sih? amin..!" ucap Angkasa.
"iya, iya, amin.." ucap Bintang.
Angkasa tersenyum gemas.
"maaf ya, bangunin kamu tidur. Masih ngantuk?" tanya Angkasa lagi.
"nggak kok, malah kebetulan kamu bangunin jam segini, aku nggak kesiangan deh..." ucap Bintang sambil tersenyum dengan muka bantalnya.
"ada kegiatan apa aja hari ini?" tanya Angkasa kemudian.
Keduanya pun mulai terlibat pembicaraan santai dan menyenangkan khas sepasang kekasih yang tengah di mabuk cinta. Tawa dan candaan candaan ringan sesekali terbentuk dari keduanya. Seolah menunjukkan betapa sepasang anak manusia ini memanglah sangat saling mencintai. Rasa sayang keduanya tak pernah luntur meskipun terpisah jarak dan waktu yang jauh dan tak sebentar.
...----------------...
Selamat malam,
up 18:36
__ADS_1
lagi pengen up lagi aja😁😁 yang sebelah lagi buntu🤭
yuk, dukungan dulu 🥰🥰🥰😘