
"kak Jordan??!!" ucap Pelangi dengan raut wajah kaget.
Dilihatnya di sana sesosok pria yang bisa dibilang menjadi bagian dari masa lalunya. Kini nampak berdiri tepat di hadapannya. Jordan nampak menatapnya tajam dan angkuh. Membuat Pelangi seketika itu juga menunduk di buatnya.
"ma, maaf, kak. Nggak sengaja.." ucap Pelangi.
Jordan tak menjawab. Diamatinya wanita di hadapannya itu dari atas sampai bawah. Penampilan wanita ini sangat jauh berbeda dari Pelangi alias Rebecca yang ia kenal dulu. Jika dulu wanita itu selalu berpenampilan serba mini dengan pakaian pakaian bermerek. Malam ini, Rebecca alias Pelangi justru tampil dengan sangat sederhana bahkan bisa dibilang agak kampungan. Datang ke sebuah restoran mahal hanya dengan menggunakan piyama. Sungguh, sangat jauh berbeda dari Pelangi yang dulu pernah menjadi teman kencannya berkali kali.
Pelangi menunduk. Seolah tak berani menampakkan wajahnya di hadapan laki laki itu.
"ngapain lo disini?" tanya Jordan dengan suara dingin.
Pelangi nampak meremas reemas jari tangannya.
"a..aku cari makan...sama temen aku, kak.." ucap Pelangi.
Jordan tak menjawab. Laki laki menatap Pelangi yang kisahnya sudah banyak di dengar dari Zev itu dari atas sampai bawah. Lagi lagi, dengan tatapan penuh penilaian.
Bukan apa apa,
ingat kan, betapa dulu Jordan begitu murka saat wanita yang kini berdiri di hadapannya itu membully Hanum, wanita yang kini menjadi istrinya. Saat itu jiwa Hanum bahkan nyaris terkoyak. Ia sempat hampir mencoba bunuh diri karena ulah Rebecca yang memasukkan tiga orang pria ke dalam toilet sekolah saat wanita berhijab itu berada di dalamnya.
Laki laki mana yang tak murka..? Laki laki mana yang tak sakit hati bila wanita yang di sayangi nya diperlakukan demikian.
Pelangi nampak gugup. Keringat dingin perlahan menetes. Wanita itu benar benar takut bertemu Jordan dan keluarga nya. Tak seperti Zev, Adrian dan yang lainnya yang memang secara terang terangan sudah memaafkan nya. Bahkan Adrian yang membawa Rebecca untuk datang ke kota ini.
Tapi jika Jordan dan keluarga besar Hanum, semenjak masuk pesantren hingga sekarang, Pelangi tak pernah bertemu dengan mereka lagi.
Pelangi mengucap istighfar dalam hatinya.
"maaf, kak. Saya mau ke toilet dulu, permisi.." ucap Pelangi gugup. Jordan sama sekali tak bersuara. Namun dadanya terasa bergemuruh melihat wanita itu.
Pelangi berjalan dengan segera menuju toilet wanita yang berada di sana. Namun baru saja ia hendak membuka pintu toilet itu. Tiba tiba....
__ADS_1
"Rebecca??" ucap seorang wanita berhijab abu abu syari lengkap dengan gamis berwarna senada itu. Wanita itu muncul dari dalam toilet. Membuka pintu toilet itu tepat sebelum Pelangi menyentuh gagang pintu itu.
"Hanum?" ucap Pelangi.
Hanum nampak tersenyum lebar. Wanita yang kini tengah mengandung anak pertama nya setelah menunda kehamilan sejak menikah lima tahun yang lalu itu kini nampak menggerakkan tangannya. Hendak memeluk teman sekolahnya yang sudah sangat lama tak ia jumpai itu.
"Rebecca, aku kangen banget sama ka................."
seeeeetttt.......
Baru saja Hanum hendak memeluk mantan teman sekolah nya itu. Laki laki berjambang tipis itu terlebih dahulu menarik tangan sang istri. Membuat tubuh Hanum pun meringsut mendekat ke arah Jordan. Jordan memeluk wanita itu dengan posesif. Seolah tak mengizinkan wanita yang tengah mengandung calon buah hatinya itu berdekatan dengan Pelangi.
"mas brewok apaan sih..?!!" ucap Hanum yang memang tengah dalam masa ngidam itu sambil berontak. Ia seolah tak mau di tarik tarik oleh suaminya.
"lu ngapain sih deket-deket sama dia?!" ucap Jordan tak suka.
"emangnya kenapa? orang aku cuma mau peluk Eca ( nama panggilan Rebecca dulu)" ucap Hanum.
"lu lagi hamil, pet..! gak usah aneh aneh deh...!" ucap Jordan pelan.
"aneh aneh apa sih..?! nggak boleh gitu, mas..!" ucap Hanum. Wanita itu sudah menutup rapat masa lalu nya. Ia sudah sepenuhnya bisa memaafkan Pelangi. Namun sepertinya tidak dengan Jordan. Laki laki itu masih menyimpan mungkin dendam pada kekasih Galaksi Ardhanata itu.
"Pet,....!!"
"maaaaaassss........!" ucap Hanum seolah mengisyaratkan akan segera terjadi perdebatan di antara sepasang suami istri itu.
Pelangi jadi tak enak hati. Ia ingin melerai tapi hatinya terasa begitu berat. Bahkan untuk sekedar membuka mulut dan mengeluarkan suara dihadapan Jordan dan harum saja ia merasa tak pantas. Ia terlalu kotor dan buruk. Dosanya dimasa lalu terlalu banyak, terutama pada sepasang suami istri ini.
Pelangi meneteskan air matanya. Tanpa sepatah kata pun, dengan dada yang terasa begitu sesak, Pelangi masuk ke dalam toilet itu. Hanum dan Jordan menoleh. Mereka terdiam menyaksikan pemandangan itu.
"tuh kan kamu sih..!! kasihan Rebecca...!!" ucap Hanum sambil memukul salah satu sisi dada bidang Jordan
"kok gua lagi sih? perasaan gue nggak pernah bener deh, Pet buat lu...! ah elah, gue buntingin juga lu....!" ucap Jordan.
__ADS_1
"ini udah bunting...! kerjaan siapa kalau bukan kerjaan andaaah...??!! tiap malem bangunin orang..! kerjaan siapa coba?!!" ucap Hanum sambil menyentuh perutnya yang masih belum terlalu terlihat buncit itu.
Jordan tergelak.
"iye, kerjaan gue..! lu juga ngumpanin...! bawel lu..!" ucap Jordan.
"udah yuk, balik ke meja..!" ucap Jordan yang rupanya tengah berada di resto itu untuk makan malam bersama keluarga besar ustad Hanif.
"tapi jangan gitu lagi kalau ketemu Rebecca..!" ucap Hanum.
"gitu gimana maksudnya?" tanya Jordan.
"ya jangan galak galak, mas. Kasihan dia..! kak Zev sama om Adrian juga udah bilang kalau dia udah banyak berubah...!" ucap Hanum.
"ya liat entar deh, kalau mood gue lagi baek, gue baikin dia. Kalau nggak ya maap" ucap Jordan sambil menggerakkan tangannya hendak merangkul pundak Hanum namun wanita itu dengan cepat mengelak.
"jangan pegang pegang ih...!! risih...!!" ucap Hanum.
"bodo amat...!" jawab Jordan. Laki laki itu lalu pergi meninggalkan Hanum.
"ih, kok ditinggal? tungguin..!!" ucap Hanum tapi Jordan tak peduli. Wanita itu pun lantas mengikuti langkah sang suami dari belakang menuju meja tempat dimana keluarga besar mereka telah menunggu.
...----------------...
Selamat sore,
up 17:52
yuk, dukungan dulu 🥰😘🥰
yang belum mampir sini boleh loh mampir. Insya Allah nggak kalah seru🤭🤭🤭
__ADS_1