Angkasa (Kisah Cinta Anak Mafia)

Angkasa (Kisah Cinta Anak Mafia)
Angkasa 87


__ADS_3

Masih di tempat yang sama,


Di antara dua mobil yang kini sama sama berhenti namun dalam posisi yang berbeda,


Moreno menatap angkuh kearah dua pria dihadapannya itu. Zev dan Adrian terlihat sangat tenang, seperti yang selalu mereka tampilkan dimana pun berada.


"apa yang ingin kalian katakan?" tanya Moreno alias Simon.


Adrian tersenyum.


"hanya kabar tentang putrimu,Bintang" ucap Adrian.


Moreno tersenyum smirk.


"tentang Bintang? tentang kebodohan putramu yang dengan mudahnya masuk ke dalam perangkap si bodoh itu?" tanya Simon meremehkan.


Adrian diam. Sesuai dengan dugaannya, Moreno sudah tahu semuanya.


"kau sudah tahu?" tanya Adrian.


"aku bukan orang bodoh seperti mu, tuan Adrian Tama. Aku tahu semuanya..! kau mungkin dulu adalah seorang bajing*n yang berkuasa dengan segala sepak terjang mu, tapi sekarang tidak lagi..! masa mu sudah habis...!" ucap Moreno.

__ADS_1


"aku tahu semua, tentang Bintang, tentang anakmu, tentang keluarga mu, dan orang orang yang bekerja di belakang tragedi di dalam hotel itu. Semua aku tahu. Jadi jika kau datang hanya untuk mencari tahu tentang penjebakan itu, aku sarankan, kau tidak perlu ikut campur. Kau sudah bersih, kau dan menantu mu bukan lagi seorang penjahat. Akan jauh lebih baik, jika kau tidak lagi masuk dalam dunia ini. Aku akan mengatasinya sendiri...!" ucap Moreno sudah mengetahui niatan Adrian.


"aku hanya ingin meluruskan masalah. Aku hanya ingin mencari kebenaran untuk putraku" ucap Adrian.


"sebegitu cintanya kau dengan putramu? aku tahu putramu tidak bersalah, tuan. Dia hanya di jebak..! dan aku sudah tau, siapa dalang di balik adegan menjijikkan ini..." ucap Moreno.


"apa yang akan anda lakukan? aku bersedia membantu mu jika kau berkenan" ucap Adrian menawarkan batuan. Toh, tujuan mereka sama. Sama sama membuka misteri penjebakan yang di lakukan seseorang dengan mengorbankan hati dua anak manusia yang tak tahu apa apa.


Moreno tersenyum sinis.


"siapkan aku dua pelac*r..! dan akan ku pastikan, dalam kurun waktu kurang dari lima hari kedepan, anda akan melihat sebuah kejutan. Aku yakin, anda sangat ahli dalam hal menyiapkan seorang jal*ng...!" ucap Moreno sedikit meledek. Ingatkan, dalam hal apa dulu Adrian sampai masuk penjara.


Adrian hanya mengangkat dagunya.


Pria itu lantas menoleh ke arah Rain.


"Rain, kita pergi...!" ucap Moreno.


Rain hanya mengangguk. kedua pria itupun lantas berlalu pergi meninggalkan tempat tersebut.


Adrian dan Zev diam. Ya, memang benar apa yang Moreno katakan. Bintang adalah putri nya. Bram yang 'mungkin' adalah dalang di balik ini semua adalah ayah sambung Bintang. Ini adalah urusan keluarga. Adrian dan Zev hanyalah orang yang ingin mencari kebenaran untuk putra mahkota yang selalu galau akhir akhir ini, Angkasa Wildan Tama.

__ADS_1


Adrian sudah tahu jika Moreno diam diam mengawasinya. Dimulai saat beberapa hari yang lalu saat Aliya menunjukkan ada sesosok ber hoodie hitam yang diam diam mengamati pergerakan mereka dari balik pohon. Tapi Adrian tak tahu apa tujuan laki laki itu mengawasi rumahnya.


Sejak saat itu Adrian diam diam juga memperhatikan sosok itu dari balik jendela jendela di rumahnya. Ia hanya khawatir, jika sosok itu adalah orang yang berniat jahat dan melakukan hal lebih pada putranya yang kini tengah dalam masalah.


Setelah merasa keluarga tak aman, ia lantas mengumpulkan menantu, supir pribadi nya, serta bodyguard menantunya sebelum peristiwa tertabraknya Aliya. Mereka berbagi tugas.


Zack mengawasi rumah sakit. Hal itu di lakukan semenjak Aliya di rawat di sana dan ditemukan banyak mainan tiap paginya di depan pintu kamar rawat inap.


Sementara Roky ditugaskan di jalanan, mengintai dan mengikuti sebuah mobil mencurigakan yang selalu datang tengah malam ke rumah sakit itu. Datang dengan seorang supir yang membawa seorang pria dengan mainan ditangan hampir tiap hari. Hal itu di ketahui dari rekaman CCTV dari berbagai titik rumah sakit yang berhasil Zack kumpulkan.


Setelah itu, hasil dari semua pengamatan Zack dan Roky mereka serahkan pada Zev dan Adrian.


Dan, disinilah mereka sekarang. Menemukan fakta bahwa Moreno adalah aktor tersembunyi dibalik ini semua. Ia si mata mata tak terlihat. Sedikit pergerakan namun berhasil membuat semua bingung di buatnya.


Pergerakan nya sangat mulus dan tak terdeteksi. Tujuannya hanya satu, mencari kebenaran dan mengembalikan lagi senyuman Bintang Kejora pasca di rampas secara paksa "mungkin" oleh ayah sambungnya sendiri.


Adrian dan Zev hanya menghela nafas panjang. Niatannya membantu ditolak mentah mentah. Ia hanya diminta menyiapkan dua jala*g. Baiklah, akan mereka turuti. Biarlah Moreno yang turun tangan. Mungkin itu bentuk rasa sayangnya terhadap sang Bintang.


...----------------...


Selamat pagi

__ADS_1


up 06:11


yuk , dukungan dulu. Semoga hari ini bisa up 2x🥰


__ADS_2