Angkasa (Kisah Cinta Anak Mafia)

Angkasa (Kisah Cinta Anak Mafia)
Angkasa 48


__ADS_3

Di sebuah bangunan berlantai dua milik Pelangi,


Di meja kasir, tempat transaksi pembelian aneka barang barang dagangan di toko itu dilakukan...


Wanita cantik itu nampak sesekali terkekeh sambil tangannya terus sibuk melayani seorang pembeli yang hendak melakukan pembayaran.


Sambil sesekali menggelengkan kepalanya, wanita cantik yatim piatu itu bersama sang pelanggan nampak terkekeh melirik ke arah sofa tunggu dimana seorang pria berbadan gempal nampak menunduk menyesal sembari mendengarkan omelan nyaring yang terdengar dari dalam sebuah ponsel milik Angkasa.


Ya, Angkasa masih melakukan vidio call dengan sang pacar sejak tadi keluar dari mall. Ia baru saja menceritakan kejadian yang terjadi hari ini antara ia, Dodo, Pelangi dan wartawan.


Pemuda itu seolah begitu menjaga hati dan perasaan sang Bintang Kejora. Ia bahkan memilih untuk terlebih dahulu mengabari wanita tersayang nya itu. Menjelaskan sesuatu yang mungkin sebentar lagi akan menjadi sebuah gosip yang merebak di media. Sebelum berita itu tersebar, Angkasa memilih untuk terlebih dahulu menjelaskan pada Bintangnya.


Hubungan mereka tengah di uji oleh jarak yang jauh dan komunikasi yang terbatas tanpa bisa bertatap muka. Ia tak mau Bintang yang berada jauh disana terombang ambing oleh kabar yang nantinya akan beredar di permukaan. Tahu sendiri kan jaman sekarang, ada yang benar benar sesuai fakta di lapangan, ada juga yang di tambah tambahi, di kurang kurangi, di bumbui dan sebagainya. Ia tak mau jika nanti Bintang salah paham. Wanita itu harus tahu terlebih dahulu langsung dari mulutnya.


Bahkan sepertinya Angkasa tak cukup puas dengan mulutnya sendiri. Ia bahkan memaksa mulut Dodo untuk menjelaskan semuanya pada Bintang. Ia juga mengenalkan Pelangi, dan menjelaskan sejelas jelasnya tentang apa yang terjadi hari ini.


Wanita mana yang tak bahagia di perlakukan seperti itu?


Bintang benar benar di istimewa kan oleh Angkasa. Laki laki itu seolah tak mau wanita cantik itu menaruh pikiran buruk pada dirinya yang sejak lama selalu berusaha menjaga ikatan cinta mereka.


Bintang merasa tersanjung. Sebegitu perhatian nya Angkasa pada perasaan nya, membuat rasa cinta itu kian hari kian bertambah. Meskipun tak bisa dipungkiri, sebagai seorang wanita yang memiliki kekasih yang menjadi idola banyak kaum hawa, tentu ada rasa khawatir dalam benak Bintang.


Ia tak bisa setiap saat berada di samping Angkasa. Sedangkan kini pria itu dikelilingi banyak sekali wanita yang mungkin jauh lebih cantik dan lebih muda dari dirinya.


Ingat kan, Bintang terpaut usia dua tahun lebih tua dari Angkasa? hal itu juga menjadi kecemasan tersendiri untuk Bintang.


Di tambah lagi hari ini, Angkasa memperkenalkan Pelangi. Wanita yang berparas begitu cantik, manis dan imut. Akan menjadi godaan sekali untuk laki laki yang tak bisa menjaga kesetiaan nya..!


....


"lain kali jangan ceroboh lagi ya, mas Dodo..! awas aja kalau mac macem lagi..!" ucap Bintang yang sejak tadi memberikan tausiyah untuk Dodo melalui sambungan video.


"iya, iya. Sorry...! gue tadi cuma khilaf...! gue udah dapet balesan nya kok..! tuh, tadi lakik lo nimpuk gue berkali kali..!" ucap Dodo lagi lagi meminta maaf. Bintang masih ngomel ngomel. Angkasa sibuk menonton siaran televisi yang berada di lantai bawah bangunan itu. Sedangkan Pelangi yang sudah selesai dengan pelanggan nya kini nampak menghentikan seorang penjual bakso keliling. Membeli tiga porsi makanan berupa bola bola daging itu untuk dirinya, Dodo dan Angkasa.


"ya udah, Angkasa mana? aku mau ngobrol sama dia..!" ucap Bintang dari seberang sana.


Dodo pun menyerahkan ponsel milik Angkasa itu pada pemilik nya.


"apa, honey?" tanya Angkasa sambil menatap wajah wanita cantik itu.


"kalian masih di toko Pelangi?" tanya Bintang.

__ADS_1


"iya, masih ujan di luar. Ntar lah, bentar lagi, aku lagi nonton balapan tuh, liat..." ucap Angkasa sambil mengarahkan kamera ponselnya ke arah televisi.


"disitu pasti udah malem kan? tidur gih, besok biar bisa bangun pagi..." ucap Angkasa.


"kok gitu? udah males sama aku?" tanya Bintang posesif.


"bukan gitu calon, ibunya anak anak. Kamu kan juga harus jaga kesehatan kamu. Biar bisa cepet pulang ke sini. Nggak kangen apa kamu sama calon papa nya anak anak ini?" tanya Angkasa mulai mengeluarkan jurus genit nya membuat Bintang tersipu malu di seberang sana.


Dodo yang mendengarnya hanya nyengir kuda. Sedangkan Pelangi yang masuk dengan membawa dua mangkok bakso hanya tersenyum mendengar gombalan laki laki itu.


"Aku beliin bakso, Do, Sa.." ucap Pelangi sambil meletakkan dua mangkok berisi bakso panas itu di atas meja.


"wuuuiihh, makasih, Ngi. Udah cantik, baik, nggak pelit lagi lo..." ucap Dodo.


Pelangi hanya tersenyum.


"thanks, Ngi" imbuh Angkasa. Pelangi hanya tersenyum. Tanpa pria itu sadari raut wajah wanita dalam layar ponsel itu nampak sedikit berubah.


"Hubby..." ucap Bintang.


"apa, sayangku?" tanya Angkasa.


"aku ngantuk.." ucap wanita itu.


"ya udah, istirahat gih. Ntar aku bangunin pagi pagi kek biasanya.." ucap Angkasa.


Bintang tersenyum.


"By .." ucap Bintang lagi.


"ya...." jawab Angkasa.


"tungguin aku pulang ya..." ucap wanita itu lagi.


"ya iyalah, honey. Emang kamu pikir siapa lagi yang aku tungguin kepulangannya selama bertahun tahun ini kalau bukan kamu?"


"udah ah, jangan sedih dong. Kamu bobok. Biar cepet pagi. Biar waktunya berjalan juga cepet. Kan nggak nyampe dua bulan lagi kamu pulang. Aku akan jemput kamu nanti. Aku akan jadi orang pertama yang nyambut kedatangan kamu. Atau kalau nggak ya ketiga deh, setelah papi sama mami kamu.." ucap Angkasa sambil tersenyum membuat Bintang pun kini juga melakukan hal yang sama.


"dah, tidur..." ucap Angkasa lagi.


Pelangi mengangguk sambil tersenyum.

__ADS_1


"selamat malam, sayang. Mimpi yang indah" ucap Angkasa manis. Pelangi yang mendengar nya nampak tersenyum sembari menuang kecap ke mangkok baksonya.


"makasih, hubby. Aku matiin ya, assalamualaikum..."


"wa alaikum salam" jawab Angkasa.


Sambungan vidio pun terputus. Angkasa meletakkan ponselnya di atas meja lalu menoleh ke arah dua manusia yang kini sudah melahap bakso mereka.


"punya gue mane?!!" tanya Angkasa.


"noh...! pacaran ama hp mulu lo..!" ucap Dodo sambil mengangkat dagunya ke arah mangkok bakso yang masih polos tanpa saos sambal dan kecap.


Angkasa pun meraih mangkok itu, lalu menuangkan kecap dan sejenisnya, berbaur dengan makanan bola bola yang nampak masih panas tersebut.


Tiba tiba....


ting....


ponsel Angkasa berbunyi.


Di raihnya benda pipih itu,


1pesan masuk..


B✨💫🌟🌹❤️


"By, Pelangi cantik ya...." tulis wanita itu.


Angkasa terdiam. Apa maksudnya sih ini??





...----------------...


Selamat sore...


up 17:08

__ADS_1


yuk, dukungan dulu 🥰😘🥰😘


__ADS_2