
.......
"dekati, dan menikah lah dengan putriku, Bintang, kekasih Angkasa, musuh mu...!" ucap Bram dingin.
Galaksi seketika itu menoleh..!
Raut wajahnya nampak kaget. Menatap aneh penuh tanda tanya ke arah perwira polisi senior yang ia kenal memang tak begitu bersih itu.
Sebagai seorang aparat ia tak menunjukkan citra baik dimata masyarakat. Galaksi memang cukup mengenal Bram. Laki laki itu selalu bisa di andalkan untuk menutup kasus nya dengan imbalan sejumlah uang yang papanya berikan.
Gala memejamkan matanya. Ia seolah masih mencerna perkataan laki laki yang selalu menampilkan wajah dan sikap bersahaja jika di depan banyak orang itu.
"ma...maksud lo gimana sih? gue nggak ngerti..!" ucap Galaksi.
Bram tersenyum. Di raogoh nya saku celana nya lalu mengeluarkan sebuah ponsel. Di otak atiknya sebentar ponsel itu lalu menyerahkan nya pada Galaksi.
"aku ingin menjodohkan mu dengan putriku..." ucap pria itu sambil menyerahkan ponselnya.
Galaksi diam menatap foto itu.
"aku yakin kau sangat mengenal laki laki dalam foto itu. Dia adalah kekasih dari putriku. Mereka sudah menjalin hubungan sejak masih duduk di bangku SMA.."
"aku tidak begitu menyukai bocah itu. Kalau kau bersedia menerima tawaranku. Aku akan memberikan imbalan padamu berupa kebebasan. Aku akan menutup kasusmu" ucap Bram membuat Gala melongo di buatnya.
"lu gila ya? lu mau jodohin gue ama anak lo sendiri?" tanya Galaksi tak habis pikir. Sebagai seorang pemuda ia pun juga tidak menutup mata. Angkasa adalah tipe menantu idaman. Tampan, kaya, terkenal, berakhlak baik. Rasanya tidak mungkin jika ada orang tua yang tidak merestui anak perempuan nya berhubungan dengan laki laki itu.
Tapi kenapa polisi yang satu ini berbeda?
Dan ia malah meminta seorang Galaksi untuk menikahi putrinya? pemuda yang sudah di cap buruk dengan berbagai kasus kriminal dan kenakalan yang ia lakukan?
Ini bapak bapak gobl*k apa tolol sih? pikir Galaksi.
Bram menghela nafas panjang. Ia menekuk kedua lengannya di depan dada lalu menatap angkuh ke arah Galaksi.
__ADS_1
"aku tidak menyukai bocah itu. Aku mau kau mendekati putriku. Akan lebih baik lagi jika menikah. Yang pasti aku mau kau menjauhkan Bintang dari Angkasa" ucap Bram.
"aku tahu kau sangat membenci Angkasa. Aku tahu kau sering terlibat konflik dengan pemuda itu. Jika kau ingin menghancurkan pemuda itu, maka mengambil putriku darinya adalah cara yang paling baik untuk menghancurkan nya" ucap Bram.
"Angkasa bukannya udah punya pacar?" tanya Gala.
"wanita yang muncul di media akhir akhir ini?" tanya Bram di sambut anggukan kepala dari Galaksi
Bram berdecih.
"aku tidak yakin akan hal itu. Karena yang aku tahu Angkasa dan Bintang sangat saling mencintai sejak dulu." ucap Bram.
Galaksi diam tak bergerak.
"trus kenapa lo mau jodohin gue ama anak lo? sedangkan lo tau gue kek gimana? lu ngotak nggak sih?!" tanya Galaksi.
"aku sebenarnya tidak peduli dengan siapa Bintang akan berjodoh nantinya. Dengan mu yang berandalan ini sekalipun aku tidak peduli. Asalkan bukan dengan anak Adrian...!" ucap Bram.
Galaksi menggelengkan kepalanya.
Tolonglah, ia sadar ia adalah pemuda rusak. Iya kalik ada bapak mau ngelempar anaknya buat dia??
Bram tersenyum sinis.
"dia bukan anak kandungku...! dia anak kandung seorang penjahat yang sudah mati..!" ucap Bram membuat Galaksi makin kaget.
"dan aku hanya mencintai ibunya..! bukan anaknya..!" ucap pria itu dingin membuat Galaksi melongo dibuatnya.
Hal seperti ini lah yang di takuti seorang anak broken home atau di tinggal mati salah satu orang tuanya. Termasuk oleh Galaksi yang tidak pernah menyetujui hubungan Hendrawan dengan Rachel.
Ketika orang tua mereka jatuh cinta pada orang yang salah. Yang hanya mencintai ibu atau ayah mereka tapi tidak dengan anak anaknya. Maka tidak menutup kemungkinan hal hal seperti yang Bintang alami saat ini juga akan di alami oleh anak anak lain.
Ya, memang tidak semua manusia se picik dan se jahat Bram dan Rachel. Tapi segelintir manusia manusia seperti inilah yang berhasil membuat citra orang tua sambung terkesan mengerikan di mata anak anak korban perceraian ataupun ditinggal mati orang tua nya.
Penting bagi seorang orang tua untuk mendengarkan pendapat anak anak mereka sebelum memilih pasangan baru. Karena sejatinya, ketika seorang yang sudah pernah menikah memutuskan untuk mencari pendamping hidup yang baru, maka sosok baru itu bukan hanya harus bisa menerima dirinya saja, tapi juga diri anak anak mereka. Karena anak dan orang tua kandung adalah satu paket. Satu kesatuan yang tidak akan pernah bisa dipisahkan oleh apapun dan siapapun, bahkan sampai ajal menjemput sekalipun.
__ADS_1
Galaksi syok. Dia diam tak bergerak mendengar ucapan laki laki itu.
Bram lantas bangkit.
"ku beri kau waktu untuk berfikir, Galaksi. Kau akan mendapatkan banyak keuntungan jika mau menerima tawaranku. Kau akan mendapatkan seorang wanita cantik untuk menjadi kekasihmu, kau akan bebas dari hukuman mu, kau akan bisa menghancurkan Angkasa, dan kau akan bisa tetap berkeliaran, mengawasi ayahmu yang sepertinya mulai tunduk dibawah kendali calon ibu tiri mu..!" ucap Bram membuat Galaksi reflek mendongak.
Bram tersenyum angkuh. Ia lantas pergi dari tempat tersebut. Meninggalkan Galaksi yang masih terdiam dengan berbagai pikiran yang berkecambah dalam dirinya.
Ia harus merebut Bintang dari Angkasa?
Bintang adalah kekasih Angkasa, musuh bebuyutan nya. Akan sangat menguntungkan baginya jika ia mengambil penawaran yang Bram berikan. Mengingat melihat kehancuran Angkasa adalah impian terbesar nya.
Bram juga mengatakan, bahwa Angkasa dan Bintang sangat saling mencintai sejak lama, dan tak percaya jika sosok wanita yang di sorot media beberapa hari ini adalah pacar Angkasa. Itu artinya ia mungkin sudah salah sangka pada Pelangi. Apa yang Angkasa katakan tempo hari tentang hubungan nya dan wanita itu mungkin memang benar adanya.
Dan satu lagi,
rupanya bukan hanya ia yang menaruh kecurigaan tentang kondisi Hendrawan yang terlihat tidak baik baik saja. Rupanya Bram pun juga merasakannya.
Galaksi tau betul siapa Rachel. Dia adalah seorang wanita ular.
Mendengar pengakuan dari Bram tentang dirinya yang hanya mencintai ibunda Bintang tapi tidak dengan anak anak nya membuat Galaksi seolah tertampar.
Kisah Bram dan ibunda Bintang tak jauh berbeda dengan kisah Hendrawan dan Rachel.
Jika Bram hanya mencintai istrinya tapi tidak dengan anak anaknya, maka Rachel hanya mencintai harta Hendrawan, tapi tidak dengan Hendrawan sendiri atau pun dirinya sebagai seorang anak.
Itu artinya, Hendrawan, ia dan harta benda keluarga nya tengah dalam bahaya...!!
Astaga...! apa yang harus Galaksi lakukan...?!!
...----------------...
Selamat pagi,
up 04:45
__ADS_1
yuk, dukungan dulu 🥰🥰🥰🥰