
+++
Arc 2 : The Angels and The Dragons.
Bab 38 : Deklarasi.
+++
Ini adalah Desa Gezar pasca kekacauan yang ditimbulkan oleh bentroknya kelompok Erra dan kelompok Fitz. Para petinggi Desa Gezar ini sekarang tengah berkumpul dengan Fitz yang juga ikut serta.
“Seperti yang kalian lihat sendiri, mereka tak segan untuk membuat kekacauan di desa ini. Ke depannya, tidak menutup kemungkinan kalau mereka akan menyerang desa ini.” ucap Fitz.
Fitz tengah berusaha memprovokasi para petinggi Desa Gezar agar mereka mau menyerang Desa Green Hut bersamanya. Sebelumnya, usaha yang Fitz coba mendekati kegagalan, namun ia memanfaatkan kekacauan yang baru terjadi untuk menyulut emosi para petinggi desa.
“Tuan Fitz, kekacauan itu bukan karena ulah mereka sendiri. Tapi itu juga karena tindakan dirimu, kan? Kau berkeras diri untuk menangkap Erra dengan memanfaatkan desa kami. Jujur lah akan hal itu, dan jangan bawa kami dalam masalah kalian.”
Jawaban yang disampaikan dengan tegas itu berasal dari salah seorang petinggi desa yang memang punya ketertarikan untuk membuka kerja sama damai dengan Green Hut.
“Ya, aku akan jujur dalam hal ini. Aku memang ingin menangkap orang itu, kami Golden Stars memang ingin menangkap orang yang bernama Erra itu. Tapi di sisi lain, kalian juga tak bisa menampik kalau Green Hut adalah bahaya bagi kalian, Gezar.
Di sini, aku menawarkan kerja sama yang saling menguntungkan. Bukan hanya menguntungkan pihak Golden Stars, tapi juga menguntungkan Desa Gezar. Kalian paham akan hal itu, kan?”
“Apa Tuan Fitz yakin sepenuhnya kalau Desa Green Hut akan menyerang kami? Kita bicara dengan sama-sama jujur saja, kalau Erra ada di sini untuk menawarkan kerja sama damai dengan Desa Gezar ini. Jika saja kami, Desa Gezar, bisa membangun kerja sama dengan mereka. Lalu kami dan mereka sama-sama diuntungkan, untuk apa mereka menyerang kami?”
Fitz menarik napas ringan sebelum memberi jawaban...
“Yang kumaksud dengan menyerang bukan berarti menyerang dengan kasar. Dengan serangan invasi atau semacamnya. Mereka juga bisa mneyerang kalian secara ekonomi. Setelah membangun kerja sama, bisa dikatakan kalau kalian sudah bukan lagi pesaing seperti saat ini. Kalian memang akan punya akses ke pasar mereka, tapi mereka juga punya akses ke pasar kalian. Dan mereka bisa saja mengkhianati kalian di tengah jalan.”
“Kenapa kau sangat berpikiran negatif pada Green Hut? Di sini, kami Gezar yang lebih dirugikan sejak awal keberadaan Green Hut. Tapi kami masih memikirkan cara agar bisa hidup berdampingan dengan mereka tanpa ada perselisihan.
Seharusnya kau juga tahu kalau kami pernah mencoba menekan mereka dengan kekerasan. Dan hasilnya seperti yang kau tahu juga, kami selalu rugi pada akhirnya.”
__ADS_1
“Itu karena kalian kekurangan kekuatan. Tapi sekarang, kami Golden Stars ada untuk membantu kalian.”
“Membantu kami atau memanfaatkan kami?”
“Maaf sepertinya perkataan Anda harus sedikit dijaga.”
Perdebatan terus terjadi. Fitz tak sendirian karena ada beberapa petinggi desa yang memang ingin menghancurkan Green Hut. Namun nyatanya, sekitar setengah petinggi Desa Gezar ternyata kini lebih memilih untuk mencari jalan damai dengan Green Hut.
Mereka juga melihat kekacauan yang baru terjadi sebagai bahan pembelajaran. Mereka melihat kekuatan Erra dan beberapa orangnya, yang bisa menyaingi Fitz. Lalu meski kekacauan terjadi karena Erra dan kelompoknya yang memakai asap beracun. Tak ada satu pun korban di pihak Desa Gezar.
Selain tak ada korban, tak ada juga kerugian material untuk Desa Gezar. Meski ada beberapa penjaga gerbang yang terluka. Itu hanya lah hal yang sangat sepele, karena para penjaga ini juga hanya terluka ringan.
Pertemuan itu pun akhirnya mencapai akhir dengan tanpa adanya keputusan bulat. Sebagian pihak ingin menyerang Green Hut namun sebagian lagi enggan.
Fitz kini sudah berada di penginapannya lagi. Dan sekarang ia sedang mengumpulkan anak buahnya.
“Kita tak punya cara lain lagi. Kita habisi mereka malam ini juga.” Ucap Fitz.
“Semuanya, kalau masih ada yang tersisa mereka akan menyudutkan kita besok.”
Setelah membahas sedikit strategi pergerakan mereka malam ini. Mereka pun bubar untuk menghabisi target mereka. Dan yang mereka targetkan adalah para petinggi Desa Gezar yang menentang keinginan mereka.
.
.
.
Begitu kembali ke Desa Green Hut, hampir tiada hari yang tak sibuk bagi Erra. Selain memang karena banyak hal yang harus diurus, waktunya yang terbatas untuk berada di dunia virtual ini juga membuatnya selalu sibuk saat berada di sini.
Salah satu yang menyibukan Erra adalah pembahasan tentang kepemimpinan di Desa Green Hut ini. Seperti yang ia sarankan sebelumnya, rapat akan dilaksanakan begitu ia kembali dari Desa Gezar. Dan kini, setelah beberapa kali diadakan rapat mereka telah membentuk kepemimpinan desa yang lebih terstruktur. Bukan seperti sebelumnya yang terkesan abstrak dan terlalu bergantung pada Erra.
__ADS_1
Sistem kepemimpinan yang mereka buat bukan lah suatu sistem yang rumit. Sistemnya bisa dikatakan sederhana. Pertama adalah dibentukany Dewan Tujuh, yang berfungsi seperti pemerintahan di Desa Green Hut ini. Dan ada Dewan Tetua yang berfungsi sebagai penasihat.
Para anggota Dewan Tujuh dianggap sebagai satu kesatuan. Ketika ada keputusan yang harus diambil, maka harus lah hasil pungutan suara ketujuh orang ini. Tapi meski begitu mereka bertujuh juga memiliki jabatan masing-masing. Seperti Erra yang menjabat sebagai Kepala Pertahanan dan Keamanan Desa.
.
.
.
Fitz dan kelompoknya berhasil menghabisi para petinggi Desa Gezar yang tak satu haluan dengan keinginannya. Dan mereka melakukan ‘pembersihan’ ini hanya dalam kurun waktu satu hari dan satu malam saja.
Kini, setelah tak ada lagi yang menentang dirinya. Fitz kembali mengumpulkan petinggi Desa Gezar yang masih tersisa. Dan sekali lagi mengajukan ajakan untuk menyerang Desa Green Hut. Yang mana kali ini sudah jelas sekali disetujui oleh semua petinggi Desa Gezar yang masih hidup.
Setelah beberapa saat kemudian, Fitz melalui para petinggi Desa Gezar membuat sebuah misi. Misi yang dibukan untuk umum, yang berarti siapa pun boleh bergabung. Misi yang memiliki nilai imbalan yang tak kecil dan mudah memancaing orang untuk mau bergabung.
Dan misinya sudah jelas adalah misi untuk menyerang Desa Green Hut.
Pada hari pertama misi ini diedarkan pihak desa, langsung ada puluhan pendaftar. Dan mereka ini sebenarnya adalah anggota Golden Stars yang menyamar.
Lalu setelah melihat ada banyak pendaftar pada misi ini. Semakin banyak orang yang mendaftarkan diri untuk bergabung dalam misi ini.
Setelah tiga hari membuka pendaftaran misi. Akhirnya pendaftaran itu ditutup. Ada lebih dari seratus orang yang sudah mendaftarkan dirinya pada misi ini.
Dan saat itu lah Desa Gezar sekali lagi mendeklarasikan perang dengan Desa Green Hut.
.
.
.
__ADS_1
Bersambung...