
+++
Arc 1 : The Births of The Ender.
Bab 5 : Erra.
+++
Ardanium’s Tale Online tetap bisa bersaing dengan MMORPG lain karena mereka memiliki sebuah fitur yang belum dimiliki MMORPG lain. Yang mana fitur ini membuat dunia virtual Ardanium’s Tale Online benar-benar terasa nyata. Dan fitur itu adalah Spirit Translator Engine yang biasa disingkat STE.
STE adalah mesin dalam bentuk perangkat lunak yang memiliki fungsi utama untuk ‘melampaui batasan parameter’. Di dalam dunia virtual, apa pun genrenya, segala sesuatu ditentukan dengan angka yang menjadi nilai dari segala hal. Angka-angka ini lah yang menjadi parameter bagi aktifitas setiap objek yang ada di dalam sebuah dunia virtual.
Di dalam MMORPG, parameter suatu karakter yang dipakai pemain biasa disebut ‘status’ atau ‘atribut’. Parameter tersebut menjelaskan nilai batasan kemampuan dari suatu karakter. Seperti nilai kekuatan yang misal ada 10 poin, yang misal berarti bisa mengangkat beban 10 kilogram. Apa pun yang dilakukan, karakter itu hanya akan mampu mengangkat beban 10 kilogram, tidak bisa lebih meski hanya 1 miligram. Kecuali berhasil meningkatkan nilai kekuatannya.
Sedangkan di dunia nyata berbeda. Misal seseorang memiliki kekuatan yang mampu mengangkat beban sampai 10 kilogram. Namun, dalam suatu keadaan tertentu orang itu bisa saja melampaui batasan kemampuannya itu. Dan itu dipicu oleh kekuatan pikiran dari orang tersebut. Di saat keadaan itu sudah terlewati, bisa saja kekuatan orang itu kembali lagi ke keadaan awal atau mungkin bisa tetap di keadaan barunya.
STE, berfungsi untuk membawa hal ini ke dunia virtual. Karakter yang memiliki poin kekuatan sampai 10 poin yang seharusnya hanya mampu mengangkat beban 10 kilogram. Dengan STE bisa melampauinya jika bisa memenuhi syaratnya. Syarat yang paling dibutuhkan oleh STE adalah detak jantung, irama napas, dan kekuatan gelombang otak yang dipancarkan seorang pemain.
Dengan keberadaan STE ini, di dalam dunia virtual Ardanium’s Tale Online. Seorang pemain bisa mengalahkan pemain lain yang berlevel lebih tinggi. Selama memiliki tekad yang kuat untuk melakukannya. Maka STE akan membantunya.
.
.
.
Putra sudah ada di rumahnya, sore ini ia akan mencoba memakai Dream Diver-nya untuk pertama kalinya. Dan akan menjadi pengalaman pertamanya mengunjungi dunia virtual dari teknologi FDVR.
Dream Diver sendiri adalah sebuah perangkat yang digunakan agar manusia bisa memasuki sebuah dunia virtual. Dinamakan Dream Diver karena alat ini akan membuat kondisi tubuh penggunanya berada dalam keadaan bermimpi.
Dream Diver hanya lah alat yang digunakan untuk memasuki dunia virtual. Bukan alat yang menyediakan dunia virtual itu sendiri. Untuk dunia virtualnya, disediakan oleh beragam perusahaan terutama perusahaan hiburan. Dunia virtual itu terdapat di dalam sebuah komputer peladen (server) super.
Kali ini, Putra akan memasuki dunia virtual Ardanium’s Tale Online. Yang mana komputer peladen supernya disediakan oleh Megasolus selaku pihak pengembang Ardanium’s Tale Online itu. Lokasi komputer peladen super milik Megasolus saat ini tersedia di tujuh negara. Yakni ada di Nusantara Raya, Asia Timur, Amerika Serikat, Brasil Raya, Uni Arab, Afrika Selatan, dan Eropa Tengah.
Ketujuh komputer peladen super itu terhubung satu sama lainnya, dan menciptakan dunia virtual Ardanium’s Tale Online. Kini, karena kepopuleran permainan ini yang semakin meningkat. Megasolus juga berencana untuk menambah komputer peladen supernya di India dan Rusia.
.
.
.
“Hm... baiklah. Ayo, kita coba!” ucap Putra setelah membaca petunjuk pemakaian Dream Diver.
Dream Diver itu dibungkus dalam kardus berukuran 1,5x1,5x1 meter. Saat Putra membukanya, terdapat beberapa bagian perangkatnya. Yang pertama ada sebuah helm dengan model setengah wajah. Lalu ada matras atau tempat berbaring yang lebarnya sekitar setengah meter, sedangkan panjangnya bisa disesuaikan dengan tinggi badan. Tempat berbaring itu memiliki lengkungan yang akan menyesuaikan dengan bentuk tulang punggung penggunanya.
__ADS_1
Tempat berbaring itu juga menyediakan tempat untuk tangan pemakainya agar berada di posisi nyaman. Lalu komponen terakhir dari Dream Diver ini adalah sebuah kubus berukuran 20x20x20 sentimeter. Yang merupakan mesin utama dari perangkat penyelam dunia virtual ini.
“Sekarang pasang dulu gimnya.”
Putra membuka kotak tempat pemasang (installer) Ardanium’s Tale Online. Ia mengeluarkan dua buah kabel yang dihubungkan pada slot yang ada di helm dan kubus Dream Diver-nya. Setelah menunggu beberapa saat Putra pun memakai perangkat itu.
Sedikit demi sedikit kesadaran Putra pun berpindah ke dunia virtual
.
.
.
“Wow!”
Putra membuka matanya, dan ia kini berada di dalam sebuah ruangan putih tanpa batas. Ke mana pun ia melihat, hanya warna putih yang terlihat. Ia melihat tubuhnya sendiri dan mencoba untuk merasakan tubuhnya.
“Waha! Ini keren, rasanya seperti asli. Dan pakaian ini juga keren.”
Putra menganggap pakaiannya keren, padahal hanya berupa celana dan baju lengan panjang putih. Yang ia anggap keren adalah betapa putihnya pakaian yang ia pakai. Selama ini ia tak pernah melihat pakaian putih sebersih ini.
“Selamat datang di Ardanium’s Tale Online! Silakan tentukan nama karaktermu!”
“Ini cukup horor...” komentar Putra.
Kemudian muncul sebuah papan kunci (keyboard) berwarna biru semi tranparan. Ada juga monitor semi transparan di hadapannya.
“Buat nama apa, ya?”
Putra berpikir beberapa lama sampai ia akhirnya menentukan...
“Erra! Ya, Erra saja.”
Putra pun mulai mengetik nama Erra. Nama yang diambil dari penggalan namanya sendiri, ERlangga saputRA.
“Selamat datang, Erra! Silakan atur penampilanmu.”
Muncul beragam panel hologram di hadapan Putra. Ada yang untuk mengatur tinggi dan postur badan. Ada yang untuk mengatur model dan warna rambut. Ada juga yang untuk mengatur warna kulit. Lalu ada lagi yang untuk mengatur fitur wajah.
Pertama Putra mengatur tinggi badannya. Ia bisa membuat tinggi badan karakternya lebih tinggi atau lebih pendek dari tinggi aslinya sampai 5 sentimeter.
“Hm... jelas aku mau buat lebih tinggi. Tapi berapa senti, ya?”
Setelah berpikir sejenak Putra pun memilih untuk menambah tingginya sampai maksimal, yakni 5 sentimeter. Yang mana berarti karakter Putra memiliki tinggi 179 sentimeter, karena tinggi aslinya adalah 174 sentimeter. Lalu setelah itu ia bisa memilih postur tubuh karakternya.
__ADS_1
Postur yang ditawarkan ada yang bertubuh sedang. Yang mana memiliki postur tubuh ideal sesuai dengan tinggi badannya. Ada juga yang sedikit gemuk, dan gemuk. Dan ada lagi pilihan untuk jadi sedikit lebih kurus. Putra pun tanpa pikir panjang memilih postur tubuh sedang.
Putra lanjut ke pengaturan rambut. Ia memilih rambut yang sedikit lebih panjang dari rambut aslinya. Sedangkan untuk warnanya, ia memilih warna yang sangat kontras dengan warna asli rambutnya yang hitam legam. Ia memilih warna putih bersih untuk rambutnya.
Lalu pada pengaturan warna kulit. Putra yang punya kulit putih kecoklatan, membuat kulit karakternya sedikit lebih gelap dari kulitnya sendiri. Dan ia pun sampai pada pengaturan fitur wajah, yang mana sangat banyak komponennya.
Ada beragam bentuk rongga mata, alis, bulu mata, hidung, bibir, dan bentuk wajah yang bisa dipilih. Selain itu, ada juga pilihan warna mata dan bibir yang sangat banyak. Ini bisa membuat seorang pemain memiliki wajah yang sangat berbeda dengan wajah aslinya.
“Hm.... mau buat bagaimana, ya?”
“Ah! Begini saja!”
Putra memilih warna mata merah darah sedangkan mata aslinya berwarna coklat karamel, lalu rongga matanya sedikit lebih besar dan sedikit lebih dalam dari rongga mata aslinya. Ia sedikit mengecilkan hidungnya tanpa mengubah bentuknya. Untuk sisanya, tak ada yang ia ubah sama sekali.
Alhasil, wajah karakternya masih cukup mirip dengan wajah aslinya. Namun jika tak diperhatikan maka tak akan mudah melihat kemiripan itu. Terutama karena warna rambut dan matanya.
“Sekarang silakan pilih Job pertamamu.”
Suara itu terdengar lagi setelah Putra selesai dengan pengaturan penampilannya. Pemilihan Job adalah tahapan terakhir dalam menyiapkan karakter di Ardanium’s Tale Online.
Dari begitu banyak Job yang tersedia, Putra memilih Scouts.
“Selamat! Kamu telah menyelesaikan pengaturan karaktermu. Kamu akan dikirm ke kota awal untuk semua pemain, Avalan City.
Selamat menikmati dunia virtual terbaik, Ardanium’s Tale Online!”
Petualangan Putra sebagai Erra pun, dimulai...
.
.
.
Bersambung...
Terima kasih sudah mampir....
Tolong jangan lupa Like dan Komentarnya, ya...
Sekalian juga masukan kisah ini ke daftar Favorite-mu!
Dan, kalau ada boleh lah bersedekah Vote...
Sampai jumpa di bab berikutnya...
__ADS_1