
+++
Arc 2 : The Angels and The Dragons.
Bab 14 : Terendus.
+++
Butuh waktu lama, lebih lama, bagi Erra untuk menjelaskan keseluruhan rencananya pada warga desa tak bernama ini. Yang membuatnya lama adalah penentangan demi penentangan yang ia dapatkan di saat menjelaskan maksudnya. Akan tetapi, akhirnya mayoritas warga desa itu setuju dengan rencana Erra. Setelah Erra menunjukkan sesuatu.
Apa yang Erra tunjukkan?
Erra meminta sejumlah Healing Potion dari desa, lalu ia Log Out. Setelah itu ia menjualnya melalui Ardanium’s Forum. Kemudian Erra kembali ke dunia virtual dan memperlihatkan uang hasil dari penjualan Healing Potion yang dimintanya.
Yang warga desa lihat. Erra hanya pergi tidur selama beberapa jam lalu kembali lagi dengan uang. Hal ini membuat mereka kagum dan heran. Tapi, begitu ingat Erra adalah avatar. Yang mana bagi para Lander adalah eksistensi di luar nalar. Mereka pun berhenti memikirkannya.
Jadi, sebenarnya apa rencana Erra?
Erra berencana agar warga desa ini berhenti menjual Healing Potion mereka di Desa Gezar. Mau itu pakai cara barter atau pun dengan uang. Erra kemudian akan menjual Healing Potion buatan warga itu melalui Ardanium’s Forum. Setelah itu, uang hasil penjualan Healing Potion itu akan Erra belanjakan lagi di forum tersebut. Dan barang yang dibelinya adalah barang kebutuhan desa.
Semua yang masih merasa ragu dengan rencana Erra, segera ikut setuju setelah satu bulan waktu dunia virtual berlalu. Mereka seperti biasanya membuat Healing Potion selama satu pekan dan menjualnya di akhir pekan. Hanya saja mereka tak perlu pergi ke Desa Gezar, hanya perlu memberikannya pada Erra. Lalu, Erra hanya akan ‘tidur’ selama beberapa jam dan kembali dengan barang yang mereka butuhkan.
Dengan cara ini, semua warga desa bisa ikut serta dalam produksi Healing Potion tanpa ada yang perlu pergi ke luar desa untuk menjual ramuan-ramuan itu. Tambahan tenaga lima orang atau bahkan kurang pun sangat membantu karena memang warga desa ini yang jumlahnya sangat sedikit.
Tak terasa beberapa bulan waktu dunia virtual berlalu. Penampilan desa ini sekarang sedikit berubah. Terutama adalah penampilan para warganya. Mereka yang sebelumnya hanya memakai pakaian ala kadarnya, kini mulai memakai pakaian yang lebih baik. Tidak bisa dibilang mewah atau istimewa. Hanya saja pakaian mereka kini sudah tak lusuh lagi dan pas di badan.
Seluruh penduduk desa ini terlihat sehat sejak awal. Akan tetapi mereka semua bertubuh kurus. Sekarang, mereka mulai meningkat berat badannya. Dan mulai terlihat anak-anak kecil yang gemuk.
Semua itu disebabkan karena mereka mengikuti rencana yang Erra buat. Hal ini membuat mereka semakin percaya pada Erra dan menuruti semua perkataannya. Termasuk perkataan Erra yang mengatakan kalau mereka harus mulai belajar bertarung.
__ADS_1
Awalnya mereka bingung kenapa mereka harus belajar bertarung. Karena selama ini, kalau mereka tak melewati wilayah terlarang. Tak pernah mereka perlu untuk bertarung. Karena pertarungan antara desa pun tak pernah terjadi di hutan ini. Tapi karena mereka yang percaya sepenuhnya pada keputusan Erra. Mereka pun mau untuk mulai belajar bertarung.
Di dunia virtual Ardanium’s Tale Online ini, Job bukan hanya bisa ’diambil’. Tapi juga bisa didapatkan.
Sebagai contoh. Untuk bisa menjadi Scouts, caranya bukan hanya perlu datang ke tempat pelatihannya. Tapi bisa juga berlatih sendiri di luar tempat pelatihan. Asalkan ada Scouts yang membimbing mereka. Hal yang sama juga berlaku bagi semua Job tingkat Common dan beberapa tingkat di atasnya.
Karena di desa ini kebanyakan pemegang Job adalah Herbalist. Maka seluruh warga desa pun akhirnya memiliki Job Herbalist. Dan untuk bertarung, karena Erra yang merupakan Scouts adalah satu-satunya pemegang Job yang bisa dipakai untuk bertarung. Hampir semua warga desa ini kini menjadi Scouts, di bawah bimbingan Erra.
.
.
.
“Jadi, kau akan berangkat ke Great Southern Jungle?” tanya Kronoz.
“Ya, aku akan ke sana.” Jawab Fitz.
“Aku ke sana untuk memastikannya, dan jika benar itu dia. Maka aku akan langsung menanganinya. Untuk masalah intelejen yang lainnya, kau tenang saja. Aku sedang menyiapkan semuanya untuk selama aku pergi.”
“Berarti, kau tidak akan pergi secepatnya?”
“Aku akan pergi dalam kurun waktu kurang dari satu pekan. Paling cepatnya tiga hari.”
“Berapa lama kau akan di sana? Sebaiknya, meski kau sudah menyiapkan segalanya di sini. Kau jangan terlalu lama. Jika ternyata membutuhkan waktu lama, jangan ragu untuk memanggil bantuan agar semua cepat selesai.”
“Aku berencana pergi selama satu atau dua pekan. Dan ya, aku akan berusaha secepat mungkin menyelesaikannya. Aku juga tak akan ragu meminta bantuan.”
“Tapi, apa sebenarnya yang membuatmu cukup yakin Erra ada di sana? Aku tahu ia sudah kembali aktif berjualan Healing Potion di Ardanium’s Forum. Tapi bagaimana kau bisa curiga orang itu ada di Great Southern Jungle.”
__ADS_1
“Kau tahu sistem ekonomi di hutan itu?”
“Ya, aku tahu. Maksudmu mereka masih memakai sistem barter, kan? Kalau tidak salah, salah satu penguasa di daerah itu yang namanya Desa Gezar?”
“Ya, itu yang kumaksud. Great Southern Jungle jarang dieksplorasi pemain. Karena menurut setiap yang mengeksplorasi tempat itu, di sana bukan tempat yang menarik. Jadi, informasi tentang tempat itu pun hanya sedikit. Dan radar kita pun cukup lemah di tempat itu.
Belakangan, ada sebuah desa yang tiba-tiba saja menarik diri dari transaksi di Desa Gezar. Desa itu adalah desa penghasil Healing Potion dengan kualitas yang bagus. Sebelum menarik diri, yang kudengar warga desa itu secara mendadak mencoba meninggalkan sistem barter dan menggantinya dengan sistem uang. Namun, Desa Gezar yang tak suka dengan hal itu menekan mereka. Setelah sedikit tekanan, mereka tiba-tiba menarik diri dari Desa Gezar.
Dan dari informasi yang kudapat, semua pergerakan desa itu dipicu oleh seorang avatar yang belum lama ini datang ke desa itu. Seorang avatar dengan ciri fisik rambut perak dan mata merah. Ia seorang Scouts dengan senjata busur. Ia juga seorang Herbalist yang lihai membuat racun.”
Kronoz dengan seksama mendengarkan penjelasan panjang Fitz. Setelah jeda sebentar, Fitz lanjut berbicara lagi.
“Dari ciri-cirinya, kau juga pasti curiga kalau itu dirinya, kan?
Ditambah, tingkahnya yang berusaha mengubah sebuah sistem di dalam dunia permainan ini. Kau ingat sewaktu ia pertama muncul dan menerapkan sistem promosi dunia nyata di sini, kan?
Padahal, selama ini banyak pedagang dari dunia nyata yang ikut berdagang di dunia ini tapi tak ada yang mencoba sistem promosi itu. Semua itu karena kebanyakan pemain ragu untuk melabrak sistem yang ada di dunia ini. Sedangkan orang itu tidak punya keraguan untuk itu.”
Akhirnya Fitz menyudahi penjelasannya yang panjang lebar. Kronoz terdiam sesaat sebelum berkata...
“Dari semua penjelasanmu, aku juga jadi cukup yakin kalau Erra ada di sana. Kalau begitu, sekarang kau jangan berangkat sendirian. Bawa lah beberapa orang. Bukannya kita takut padanya, tapi kita hanya harus menyelesaikan masalah dengan orang itu secepatnya.”
“Ah, ya. Baik lah.”
.
.
.
__ADS_1
Bersambung...