
+++
Arc 1 : The Births of The Ender.
Bab 10 : Kembali Ke Pelatihan Scouts.
+++
Bagaimana bisa, Putra menghabiskan waktu selama sekitar dua belas jam di dunia virtual tapi hanya sekitar satu jam waktu yang berlalu di dunia nyata?
Tentu saja itu bisa dilakukan di zaman ini. Karena keberadaan suatu teknologi bernama Accelerated World.
Accelerated World adalah sebuah mesin dalam bentuk perangkat lunak yang saat ini sangat umum diterapkan di dunia virtual. Baik di dunia virtual untuk permainan atau pun yang lainnya. Bahkan, perusahaan besar dan pemerintahan negara besar di zaman ini menggunakan mesin ini untuk melakukan rapat penting.
Accelerated World, secara sederhana memiliki fungsi untuk membuat aliran waktu yang ada di dalam dunia virtual lebih cepat daripada di dunia nyata. Dan hal ini biasa disebut dengan Percepatan Waktu. Pada awal penemuannya, waktu di dunia virtual baru bisa dibuat dua kali lebih cepat. Namun kini, bisa sampai lebih dari dua puluh kali lebih cepat.
Umumnya, Accelerated World yang diterapkan pada dunia permainan hanya sekitar empat sampai enam kali lebih cepat dari dunia nyata. Jadi, setiap satu jam yang berlalu di dunia nyata. Ada empat sampai enam jam yang berlalu di dunia virtual.
Saat ini, hanya ada beberapa dunia virtual permainan yang memiliki percepatan waktu di atas delapan kali lipat, termasuk Ardanium’s Tale Online. Ini karena untuk mendapatkan izin menggunakan Accelerated World yang melebihi delapan kali waktu dunia nyata, dibutuhkan perizinan khusus.
Ardanium’s Tale Online sendiri pada awalnya hanya menerapkan percepatan waktu enam kali lipat. Lalu, sedikit demi sedikit mereka berhasil meningkatkannya hingga menjadi delapan kali lipat. Setelah mencapai delapan kali lipat ini, mereka membuktikan bahwa mereka bisa menjaga kesehatan pemainnya. Dan akhirnya mendapatkan izin untuk menerapkan Accelerated World yang lebih cepat lagi.
Beberapa waktu ke belakang, Megasolus sempat berniat meningkatkan Accelerated World yang diterapkan menjadi tiga belas kali lipat. Karena mereka memiliki tujuan untuk bisa menerapkan Accelerated World sampai sampai waktu satu hari di dunia virtualnya setara dengan satu jam di dunia nyata. Akan tetapi hal ini dibatalkan.
Banyak pemain, terutama yang sudah memiliki pengaruh. Menganggap itu akan jadi berlebihan. Karena waktu di dunia permainan yang melaju jauh lebih cepat daripada di dunia nyata. Saat pemain berada di dunia nyata, banyak hal terlewat di dunia virtual. Pada gilirannya, ini menyebabkan banyak pemain yang enggan meninggalkan dunia virtual karena tak mau ketinggalan momen di dunia itu.
Sekarang bahkan ada beberapa pemain yang mulai mengajukan untuk menurunkan kecepatan Accelerated World di Ardanium’s Tale Online. Agar hal di atas tak terus meningkat, kalau pun tak bisa berkurang.
Pergejolakan dalam penerapan Accelerated World ini, masih berlanjut hingga kini.
.
.
.
Pukul 21:25, Rumah Putra.
Setelah makan malam dan menyelesaikan pekerjaan rumahnya, Putra segera memasang Dream Divernya dan segera kembali ke dunia virtual Ardanium’s Tale Online. Putra ingin segera menyelesaikan pelatihannya sebagai Scouts agar bisa melanjutkan permainan.
__ADS_1
Di dunia nyata beberapa jam telah berlalu sejak Putra keluar dari dunia virtual Ardanium’s Tale Online. Tapi di dunia virtual itu sendiri, Putra sudah pergi dalam hitungan hari.
Igor mengatakan kalau pelatihan Scouts itu diadakan selama tiga hari. Dan kalau begitu, ini berarti Putra membolos lebih dari sehari, kan?
Nyatanya tidak, karena cara menghitung harinya bukan dihitung secara berturut-turut.
Sebenarnya lebih tepat jika dikatakan latihannya diadakan dalam tiga sesi, bukan tiga hari. Putra bebas untuk mengambil sesi kedua dan ketiganya kapan saja. Ini berlaku juga pagi semua pemain dan semua Job yang ada.
Dahulu, aturannya benar-benar tiga hari. Jadi pemain akan ‘terikat’ selama tiga hari waktu dunia virtual. Namun peraturan diubah ketika sudah cukup banyak pemain yang protes. Banyak dari mereka yang hanya punya waktu sebentar untuk bermain, dan tak bisa terikat dalam waktu lama.
.
.
.
Kesadaran Putra kini telah sepenuhnya berpindah pada tubuh virtualnya, Erra.
Erra segera bangkit dari tempatnya dan melakukan peregangan ringan. Dan tak lama kemudian, ia pun segera keluar dari kamarnya. Lalu segera menuju ruang pelatihan lagi.
Tapi ternyata ruang pelatihannya terkunci dan ia tak bisa masuk.
Erra pun segera menuju ke meja resepsionis dan menanyakan hal ini. Ia pun mendapatkan jawaban...
“Mohon maaf. Tuan Igor saat ini belum datang kembali ke ruang pelatihannya. Beliau baru saja pergi sekitar satu jam yang lalu. Jika berkenan, Anda bisa memilih salah satu pilihan. Anda bisa minta ganti instruktur, atau mau menunggu Tuan Igor untuk kembali. Kami akan segera memanggilkannya jika Anda memilih untuk tak mengganti instruktur.”
‘Hm... Kukira para NPC instruktur itu akan selamanya tinggal di dalam ruangan pelatihan. Ternyata tidak, ya?’ gumam Erra dalam benaknya.
Erra pun berpikir sejenak, ia sedang memikirkan mana pilihannya yang harus ia pilih. Kalau ingin cepat, tentunya lebih baik Erra memilih untuk mengganti instruktur. Akan tetapi, Erra berpikir akan ada kurangnya kesinambungan dalam pelatihan dirinya sebagai Scouts kalau berganti instruktur. Erra mulai berhenti berpikir kalau para NPC di dunia ini tidak seperti NPC pada umumnya. Yang hanya perwujudan program komputer untuk menjalankan suatu bagian dalam sistem permainan.
“Baiklah, tolong panggilkan Igor.” Ucap Erra.
“Baiklah, jika itu pilihan Anda. Mohon untuk menunggu sejenak, kami akan segera menghubungi Tuan Igor.”
Erra menunggu sampai lebih dari satu jam, sampai akhirnya ia diminta untuk kembali ke ruang pelatihannya.
.
.
__ADS_1
.
“Wahaha! Selamat datang kembali, Erra!” ucap Igor membuka pertemuan kali ini.
“Ya.. ya... Ayo, segera mulai.” Jawab Erra dengan nada yang sedikit malas.
“Baiklah, tapi sebelumnya izinkan aku mengucapkan terima kasih karena kau tak memilih untuk mengganti instruktur. Itu sangat membantu untukku.”
“Ya, terima aksih kembali.”
Mereka pun segera memulai kembali pelatihannya. Yang mana benar saja apa yang Igor katakan kemarin. Semua latihan yang dilakukan hari ini memiliki menu yang sama persis dengan hari kemarin. Hanya saja terdapat kesulitan yang ditingkatkan.
Seperti jarak berjalan jongkok yang lebih panjang. Jalurnya juga bukan hanya jalur datar tapi jalur tanjakan dan turunan pun ada. Selain itu Erra juga harus bergerak lebih cepat. Lalu untuk latihan berguling, peningkatannya adalah Erra harus bisa berguling sampai beberapa kali berturut-turut.
Tak terasa beberapa jam telah berlalu dan pelatihan hari ini pun berakhir. Erra sempat meminta untuk segera melanjut ke sesi ketiga latihan, alias sesi terakhir karena ia ingin menyelesaikan pelatihan ini secepat mungkin. Namun Igor menolaknya.
Igor meminta Erra untuk beristirahat terlebih dahulu sebelum ia mengambil sesi ketiganya. Erra pun menerimanya dengan sedikit berat. Tapi ia mendapatkan sebuah ide agar pelatihannya bisa dilanjutkan dalam waktu singkat.
Erra segera keluar dari dunia virtual, namun sebelum pergi ia meminta Igor untuk kembali esok hari di jam yang sama seperti saat hari ini memulai pelatihan. Karena ia akan kembali di saat itu.
Erra pun kembali ke dunia nyata, lalu menunggu selama dua jam dan kembali lagi ke dunia virtual. Lebih tepatnya kembali lagi ke tempat pelatihannya.
Dengan Erra yang pergi selama dua jam hitungan waktu dunia nyata. Itu berarti sudah dua puluh empat jam waktu yang berlalu di dunia virtual Ardanium’s Tale Online. Erra pun segera memulai sesi terakhir pelatihannya.
.
.
.
Bersambung...
Terima kasih sudah mampir....
Tolong jangan lupa Like dan Komentarnya, ya...
Sekalian juga masukan kisah ini ke daftar Favorite-mu!
Dan, kalau ada boleh lah bersedekah Vote...
__ADS_1
Sampai jumpa di bab berikutnya...