Ardanium'S Tale Online (Revised) : The Soul Eater

Ardanium'S Tale Online (Revised) : The Soul Eater
Extra : Sejarah.


__ADS_3

Disclaimer...!!!


Cerita ini dibuat sepenuhnya berdasarkan khayalan penulis semata...!!!


Tidak ada hubungannya sama sekali, atau sedikit pun dengan dunia nyata...!!!


Bagi yang tak bisa baca dengan pikiran yang terbuka, tak perlu membaca, dan silakan tutup mata...!!!


Tapi jang lupa beri Like dulu, baru tutup mata...!!!


.


.


.


Pada tahun 2045 Masehi, banyak sekali pencapaian umat manusia yang bahkan tak bisa dimimpikan di masa lalu.


Seperti teknologi kecerdasan buatan dan robotik yang semakin mutakhir. Hingga banyak robot yang hampir serupa dengan manusia makin marak dijumpai di seluruh belahan dunia.


Selain itu, manusia juga telah berhasil mencapai salah satu mimpi berabad umat manusia. Yakni dengan sukses melakukan pendaratan di Planet Mars.


Sayangnya, semua pencapaian di bidang sains dan teknologi yang semakin tinggi itu. Berbanding terbalik dengan moral manusia yang semakin menurun.


Jika digambarkan, maka sains dan teknologi manusia melesat seperti memakai roket. Sedangkan moral manusia seperti meteor yang jatuh bebas ke dasar Palung Mariana.


Jangankan sampai membicarakan hal yang dikenal dengan agama. Moral umum pun sudah banyak ditinggalkan.


Dunia semakin dipenuhi oleh mereka yang gila harta. Menumpuk kekayaan sebanyak mungkin tanpa peduli pada orang lain.


Dan dunia ini juga semakin dipenuhi oleh para ilmuwan gila. Yang atas nama sains dan kemajuan ilmu pengetahuan melegalkan apa pun. Meski itu percobaan tak bermoral pada manusia.


Pada saat dunia semakin tenggelam dalam egoisme, apatisme, dan individualisme ini. Sang Maha Kuasa memberi ujian yang luar biasa.


Manusia, mau itu para ilmuwan yang merasa paling jenius dan tahu segalanya. Atau pun mereka para pengusaha yang merasa bisa membeli semua dengan uang mereka. Tak berkutik ketika saat dihadapkan dengan kekuatan alam yang maha dahsyat.


Pada awal tahun 2045, secara begitu mendadak. Dan entah dari mana datangnya. Sebuah meteor melesat ke arah bumi dengan kecepatan tinggi.


Dunia yang dipenuhi mereka yang memiliki tingkat kesombongan yang lebih tinggi dari langit ini. Tentu saja sulit untuk menyatukan pikiran demi keberlangsungan hidup manusia bersama.


Dan meski ilmu pengetahuan di zaman ini sudah sangat tinggi. Dunia ini semakin dipenuhi oleh mereka para idiot. Yang selalu saja menganggap orang lain berbohong. Sampai-sampai mereka mengatakan kalau isu tentang meteor itu hanya konspirasi global saja.


Akhirnya, meteor sebesar Gunung Kilimanjaro itu. Melesat ke arah bumi, dengan kecepatan yang hampir mencapai 100 km/menit. Siap menghantam serta meluluhlantakkan segalanya.

__ADS_1


Dengan hampir sepenuhnya diabaikan manusia.


.


.


.


Meski dunia ini makin dipenuhi oleh mereka yang mabuk akan sains dan harta. Hingga melupakan moral dan hati nurani. Masih ada segelintir manusia yang tak seperti itu.


Mereka terus berjuang mengingatkan sesama manusia. Berusaha menyatukan umat manusia untuk menghadapi masalah nyata yang bisa saja membinasakan umat manusia.


Oktober 2045, akhirnya ada perbincangan serius untuk menanggulangi masalah meteor itu.


Tapi masalahnya, meteor itu akan sampai ke bumi, lebih tepatnya di daerah perbatasan antara perairan kutub utara dan Samudera Pasifik bagian utara. Pada akhir Desember 2045.


Awal November 2045, dibuat lah sebuah keputusan bersama.


Isi keputusannya adalah untuk mengirimkan pesawat antariksa tanpa awak. Membawa bom nuklir untuk menghancurkan meteor tersebut.


Meski sudah mencapai kesepakatan semacam itu, rencana tak berjalan lancar. Karena sekali lagi egoisme menghalangi akal sehat.


Negara-negara besar yang memiliki bom nuklir, bertikai. Dan bahan pertikaian mereka adalah bom nuklir milik siapa yang akan dipakai. Mereka semua ingin bom nuklir dari negerinya yang dipakai.


Bukan hanya meributkan tentang bom nuklir milik siapa yang akan dipakai. Para negara yang memiliki tempat peluncuran pesawat antariksa pun bertikai tentang dari mana pesawat antariksa pembawa bom nuklir itu akan diluncurkan.


Yang mana kemudian, jika sampai dikenang seperti itu. Maka, negara mereka akan mendapatkan lebih banyak keuntungan di masa yang akan datang.


Jadi, di tengah situasi yang menyangkut keselamatan umat manusia secara keseluruhan pun. Manusia di zaman itu masih sempat meluangkan waktu untuk mengedepankan kebodohan mereka.


Hingga pada akhirnya rencana penanggulangan bencana meteor itu terlambat.


Semula direncanakan pesawat antariksa tanpa awak pembawa bom nuklir itu untuk menabrak meteor yang menjadi target, pada jarak 300 ribu kilometer dari lapisan terluar eksosfer bumi. Namun, pada akhirnya tabrakan terjadi pada jarak yang hanya sekitar 100 meter dari lapisan terluar eksosfer bumi.


Yang dengan demikian, masih menyebabkan banyak bencana.


.


.


.


Ledakan yang terjadi begitu dekat dengan atmosfer bumi itu. Menimbulkan gelombang elektromagnetik yang cukup untuk mengacau beragam gelombang di bumi.

__ADS_1


Akibatnya, semua alat elektronik di bumi terganggu. Termasuk, bahkan yang paling parah, adalah perangkat telekomunikasi.


Bukan hanya hal itu yang terjadi.


Meteor yang diledakan itu, tidak musnah. Melainkan hancur berkeping-keping. Dan berpencar ke berbagai penjuru.


Yang mana pada akhir menghujani kawasan Amerika Utara bagian barat sampai tengah, Asia Utara, Asia Timur bagian utara, dan sebagian Eropa Timur.


Batu-batu meteor dengan ukuran mulai dari sebesar buah anggur sampai sebesar anak kambing menghujani daerah-daerah itu. Dan menciptakan begitu banyak kerusakan baik di pedesaan atau pun perkotaan.


Kerusakan berat di kota-kota besar dunia ini menyebabkan tidak stabilnya ekonomi dunia. Yang kemudian menimbulkan berbagai konflik lainnya.


Dimulai dengan kelaparan. Lalu diikuti oleh kerusuhan kecil, yang kian lama kian membesar.


Lalu ada lagi masalah dari para warga dari negara berkonflik yang menjadi imigran gelap ke negara lain yang masih relatif damai. Menimbulkan kerusuhan dan kekacauan baru di negara yang mereka datangi.


Akhirnya gesekan panas terjadi antar beberapa negara. Gesekan yang terus semakin kuat dan semakin panas itu pun akhirnya menimbulkan percikan api.


Sebuah percikan api yang memicu konflik militer antar negara dan menciptakan perang.


Bukan hanya sekedar perang antara dua atau beberapa negara. Melainkan sebuah yang melibatkan seluruh negara yang ada di dunia ini.


Ya, itu lah yang disebut Perang Dunia III.


.


.


.


Sesaat sebelum bencana meteor. Populasi manusia di seluruh dunia berada pada sekitar angka sembilan milyar jiwa.


Setelah bencana meteor itu, bencana kekacauan ekonomi, bencana kelaparan, hingga bencana perang merenggut begitu banyak nyawa.


Hingga akhirnya pada tahun 2070. Populasi manusia berada pada kisaran enam mikyar saja. Dan terus menurun setiap tahunnya.


Semua hal ini pun mengubah hampir seluruh tatanan di dunia ini. Termasuk di antaranya yang paling jelas adalah peta politik atau peta negara-negara di dunia ini.


Banyak negara yang menghilang dari peta, tapi ada juga yang baru muncul.


.


.

__ADS_1


.



__ADS_2