
+++
Arc 1 : The Births of The Ender.
Bab 51 : Fitz.
+++
Pada dasarnya, secara singkat bisa dikatakan kalau seorang Herbalist itu hanya diberi kemampuan untuk membuat tiga jenis ramuan. Dan ketiga jenis itu adalah Potion, Poison, dan Antidote.
Potion, memiliki fungsi dasar yang memberi manfaat pemulihan poin yang hilang pada penggunanya. Dan umumnya poin yang bisa dipulihkan adalah Hit Point, Mana Point, dan Stamina Point. Di luar semua itu, ada juga Potion yang bisa memberikan manfaat lain. Tapi itu adalah Potion tingkat tinggi, yang mana tak bisa dibuat oleh Herbalist. Dan hanya bisa dibuat oleh Alchemist.
Poison, seperti namanya adalah racun. Fungsinya adalah memberi efek negatif bagi yang terkena. Poison di dunia Ardanium’s Tale Online, hanya ada dalam dua bentuk. Yakni dalam bentuk cair dan gas. Yang mana kebanyakan Poison ada dalam bentuk cair. Sedangkan untuk membuat Poison dalam bentuk gas, dibutuhkan Herbalist yang sudah sangat ahli. Atau seorang Alchemist.
Antidote, adalah jenis terakhir ramuan yang bisa dibuat oelh seorang Herbalist. Secara sederhana, dari namanya juga bisa kita ketahui kalau fungsinya adalah untuk menawarkan racun. Di dunia Ardanium’s Tale Online ini, semua racun ada penawarnya. Yang menjadi permasalahan umum adalah, membuat penawar racun itu dua sampai sepuluh kali lebih sulit daripada membuat racunnya. Baik itu dari bahan dasarnya, atau pun dari teknik pembuatannya.
Semua jenis ramuan, bukan hanya tiga jenis ini, terbagi ke dalam beberapa Kelas atau Class. Dimulai dari yang paling rendah adalah Common, Special, Rare, Unique, Epic, Legendary, dan Mythical.
Dalam setiap Kelas itu, terbagi lagi ke dalam tiga tingkatan yang disebut dengan Rank. Dan setiap Rank dibagi lagi menjadi tiga peringkat yang disebut dengan Level. Rank paling rendah adalah Low, diikuti Mid, dan yang tertinggi adalah High. Untuk pembagian Levelnya hanya menggunakan angka 1, 2, dan 3 saja.
Sebagai contoh, ramuan yang paling pertama bisa dibuat oleh Herbalist adalah Low Healing Potion 1. Ramuan ini termasuk dalan Kelas Common, Rank Low, dan Level 1. Yang menunjukkan bahwa ramuan ini berada pada tingkatan paling rendah.
.
.
.
Jleb! Jleb! Jleb!
Tiga anak panah dengan beruntun mendarat tepat di kepala Hell Hog itu. Dan seketika itu juga si monster sempoyongan. Tapi ia masih sanggup bertahan untuk tak jatuh, apalagi mati.
“Hm... memang menyebalkan!”
Erra berucap begitu sebari menyiapkan tembakan berikutnya.
Krreeeketketketket!!
__ADS_1
Kali ini ia menyiapkan Power Shot lagi.
Sebelumnya, serangan pembukan Erra adalah Power Shot. Ia membidik kepala Hell Hog itu dengan akurat. Tapi sayang sekali. Sesaat sebelum Erra melepaskan tembakannya, ada seekor tupai pohon yang jatuh ke kepala Erra. Membuatnya terkejut dan tak sengaja melepaskan anak panahnya.
Alhasil, Power Shot itu meleset. Untungnya, masih menyerempet monster yang menjadi targetnya. Namun karena itu, Erra harus menyerang berkali-kali monster ini kehilangan banyak anak panahnya. Karena anak panah yang tertancap di tubuh Hell Hog tak bisa dipakai ulang.
ZLAB!!
[Kamu telah membunuh : 1 Hell Hog!]
“Bagus!”
Erra segera menghampiri jasad monster itu dan melakukan Loot.
“Hm... masih perlu... sembilan puluh ribu lebih lagi, ya? Hah! Sudah lah, aku tak perlu mengejar itu!”
Setelah berbicara pada dirinya sendiri, Erra melanjutkan perburuannya.
Apa yang dimaksud Erra dalam perkataannya itu?
Apa yang dikejar si avatar bermata merah darah ini?
Jadi, Erra kalau bisa ingin mengejar sebuah Gelar atau Title. Sebuah gelar yang merupakan lanjutan dari gelar yang dimilikinya saat ini, Swine Killer. Dan gelar lanjutan itu membutuhkan Erra untuk menghabisi seratus ribu makhluk yang tergolong b4bi.
Gelar yang coba Erra kejar itu adalah, Swine Slayer.
Salah satu alasan Erra kini lebih memilih untuk berburu Hell Hog daripada Plague Pig adalah karena Hell Hog dihitung berbeda. Maksudnya adalah setiap satu ekor Hel Hog, dihitung sebagai satu setengah ekor b4bi.
.
.
.
Setelah memutuskan untuk turun tangan langsung untuk menangani masalah Erra. Fitz melakukan eveluasi ulaang pada semua data yang sudah dikumpulkan oleh ana buahnya selama dua hari. Dan setelah itu, baru lah ia berangkat ke Avalan City.
Sebagai salah satu kelompok terbesar di dunia virtual Ardanium’s Tale Online ini. Golden Stars tentunya menyebar anggotanya hampir di seluruh penjuru dunia. Tak terkecuali dengan Avalan City.
__ADS_1
Dengan begitu, meski anak buah Fitz yang sebelumnya mengintai Erra telah ditarik mundur. Masih terdapat anggota Golden Stars lainnya di dalam Avalan City. Dan mereka ini lah yang memberi dukungan pada Fitz.
“Jadi, begitu? Selama ini ia mempermainkan kami? Kurang ajar! Kalau sampai kelompok lain tahu, ini akan jadi aib. Aku benar-benar harus menangkap orang ini.”
Fitz berkata begitu, setelah ia menyatukan data terdahulu yang telah ada. Dan data terbaru tentang Erra yang ia dapatkan dari penyelidikannya sendiri.
Fitz menyadari kalau selama ini Erra dengan sengaja melakukan penyamaran yang berpola. Dengan tujuan melakukan antisipasi jika penyamarannya ini ketahuan.
Bagaimana maksudnya?
Jadi, jika pihak Golden Stars berhasil membaca penyamaran Erra, dan berhasil membongkar semuanya. Karena penyamaran Erra yang berpola. Erra akan segera mengubah pola penyamarannya agar bisa menghilang lagi.
Lalu, Fitz juga menyadari kalau Erra tempo hari sengaja membocorkan identitasnya pada pemain yang ia pakai sebagai percobaan itu. Agar menarik perhatian para pengintai Golden Stars yang mengikutinya akan segera pergi dari Avalan City untuk mencari dirinya.
Menyadari kedua hal tersebut membuat Fitz sangat marah karena telah dipermainkan. Hanya oleh seorang pemain pendatang baru. Tapi di sisi lain Fitz juga jadi muncul keinginan untuk merekrut Erra ke dalam Golden Stars. Lebih spesifiknya lagi ke dalam pasukan intelejen Golden Stars yang ada di bawah komandonya. Karena kemampuan Erra ini, sanga cocok untuk menjadi mata-mata.
.
.
.
Grazaak! Grazaak! Grazaak!
Wuuoosshh!! Wuuoosshh!!
“Cih! Aku sial atau beruntung, sih?!”
Erra masih berada di Kork Forest bagian dalam. Dan saat ini ia sedang menghadapi, atau lebih tepatnya dikejar-kejar, oleh tiga ekor Hell Hog sekaligus.
Awalnya Erra menemukan tiga ekor Hell Hog yang ada di tempat yang tak terlalu berjauhan. Niatnya adalah membunuh satu per satu, dengan cepat. Tapi sayang harapannya kandas, karena saat Erra menyerang target pertamanya. Dua Hell Hog lainnya menyadari itu dan mereka malah saling bantu.
Meski kondisinya seburuk itu, Erra telah berhasil melukai ketiga Hell Hog itu. Sementara dirinya sendiri belum terkena serangan pari ketiga monster bara itu sama sekali. Tapi tetap saja, meski berhasil menjaga Hit Point-nya, Erra mulai kehabisan Stamina Point dan Mana Point.
.
.
__ADS_1
.