
+++
Arc 1 : The Births of The Ender.
Bab 13 : Menjadi Scouts.
+++
“Kena lagi kau!!!”
Seruan Igor itu terjadi karena Igor sekali lagi berhasil menangkap Erra dan membanting tubuh si avatar itu. Akan tetapi, di saat terakhir ada yang membuat Igor terkejut dan keheranan sekali lagi. Itu adalah karena senyuman tipis yang muncul di wajah Erra.
Senyuman itu bukan lah senyuman yang menandakan seseorang dengan rela menerima kekalahannya. Melainkan senyuman bagi mereka yang merasa telah mendapatkan kemenangan.
BRUGH!!!
Suara tubuh Erra saat terbanting ke tanah.
“Aku menang.” Ucap Erra sambil masih tersenyum.
Igor tak mengerti maksud Erra, ia yakin ia yang menang. Namun Igor tak segera menyangkal Erra. Karena menurut sistem, memang Erra lah yang menjadi pemenangnya. Dan setelah beberapa saat akhirnya Igor menyadari. Menyadari kekalahannya itu adalah sebuah kebenaran.
Igor, tanpa sadar membanting tubuh Erra keluar dari lingkaran. Yang mana itu membuat Erra menang. Sedari tadi, Igor tak memerhatikan dengan seksama. Kalau ternyata Erra memancingnya untuk bergerak ke pinggiran lingkaran. Igor terlalu semangat dan terlalu merasa senang, sehingga tak sadar pada jebakan Erra ini.
Setelah beberapa saat...
“BURRRRAAAAKAHAHAHAHAHA!!!! HEBAT!!! KAU MEMANG HEBAT!!!”`seru Igor dengan lantangnya.
“Kau menang! Dan kau berhak mendapatkan bonus latihan kedua tanpa biaya tambahan! Apa kau mau?!”
“Kalau gratis aku mau.”
“Ya! Ini gratis!”
.
.
.
Tanpa banyak basa-basi lagi, Igor segera memberikan pelatihan bonus yang kedua bagi Erra. Dan ternyata latihan itu adalah latihan untuk melakukan pertarungan berjarak. Bukan pertarungan langsung. Dan isi latihannya adalah latihan menggunakan pisau lempar.
Pertama-tama, Erra diajari cara memegang dan melempar pisau lempar dengan benar. Yang mana Erra bisa melakukannya dengan cepat. Lalu, setelah itu Erra langsung diberi latihan sederhana yang efektifitasnya lumayan tinggi.
Erra awalnya disuruh untuk mengenai sebuah target lingkaran yang biasa dijadikan target latihan menyerang jarak jauh baik menggunakan pisau lempar, busur, atau pun senapan kalau di dunia nyata.
Setiap Erra berhasil mendaratkan pisau lemparnya pada papan target, maka akan muncul nilai yang didapatkannya. Semakin dekat dengan titik tengah maka akan semakin besar nilainya. Di saat bisa benar-benar mengenai titik tengah, maka nilainya adalah seratus.
Tugas Erra sekarang adalah melempar dari jarak lima meter. Dan ia harus bisa mendapatkan setidaknya nilai sembilan puluh sebanyak tiga kali. Jika bisa melakukannya, maka kesulitan akan ditingkatkan dengan menambah jaraknya sebanyak lima meter lagi menjadi sepuluh meter. Lalu Erra harus memenuhi syarat yang sama sekali lagi.
__ADS_1
Setelah berhasil pada jarak sepuluh meter maka jaraknya akan ditambah lagi menjadi lima belas meter. Dan setelah berhasil lagi, kesulitannya akan ditingkatkan lagi. Hanya saja, bukan hanya dengan menambah jarak lemparnya saja. Melainkan dengan membuat papan targetnya bergerak.
Erra mulai lagi dari jarak lima meter. Papan targetnya kini bergerak dengan gerakan yang statis. Hanya bergerak ke kiri dan ke kanan saja. Akan tetapi, kecepatan gerakannya yang tidak konstan. Terkadang akan bergerak cepat, dan terkadang akan bergerak lambat. Atau bisa saja sedang bergerak lambat tiba-tiba menjadi cepat. Kasus sebaliknya pun bisa terjadi.
Seperti sebelumnya setelah berhasil dalam jarak lima meter, jaraknya ditambah menjadi sepuluh meter. Dan setelah itu, saat berhasil lagi maka akan ditambah lima meter lagi dan menjadi lima belas meter. Setelah itu, Erra kembali ke jarak lima meter dengan tantangan yang meningkat lagi.
Pada tahap ketiga ini. Papan target bukan hanya bergerak statis ke kanan dan ke kiri saja. Namun bergerak dengan dinamis, bahkan bukan hanya itu. Gerakannya kali ini menjadi kompleks.
Papan itu bisa saja bergerak ke kanan dan kiri. Bisa juga naik dan turun. Lalu yang paling merepotkan adalah papan targetnya bisa ‘menoleh’. Jadi, jika sebelumnya papan target selalu menghadap ke arah Erra. Kini papan target bisa mengarah ke arah lain. Baik kanan, kiri, atas, atau pun bawah.
Kali ini Erra juga akan ditambah jarak lemparnya menjadi sepuluh meter, lalu setelah berhasil lagi akan ditambah lagi menjadi lima belas meter seperti sebelumnya.
Dan akhirnya, sesi latihan bonus pun berakhir dengan keberhasilan Erra.
.
.
.
“Ini memang benar-benar luar biasa! Ini pertama kalinya aku bertemu dengan orang sepertimu!” ucap Igor dengan penuh semangat.
“Tentu saja ini pertama kalinya, karena aku spesial.” Balas Erra dengan santai.
“Bahaha! Aku tidak tahu kau itu terlalu percaya diri atau sombong.”
“Aku memang sombong tapi aku bukan orang yang terlalu percaya diri. Melainkan orang yang sangat percaya diri.”
“Oh? Kalau aku mulai bosan berbincang denganmu. Kau berisik sekali. Apa kau benar-benar Scouts?”
Erra bertanya begitu, karena menurut penilaian Erra. Jika dilihat dari penampilan, sikap, dan cara bicara. Igor lebih pantas menjadi Warrior atau sejenisnya.
“Haha! Tentu saja aku ini Scouts! Tapi, memang aku juga memegang Job lain.”
“Oh? Sudah lah, itu tak penting. Sekarang aku sudah lulus, kan? Mana tandanya?”
+++
Selamat!
Kamu telah menyelesaikan misi :
Temukan tempat pelatihan Scouts dan selesaikan pelatihan di sana.
Karena itu kamu mendapatkan :
Senjata : Iron Dagger
Uang : 100 Ard
__ADS_1
Skill : Stealth
+++
Muncul panel biru semi transparan di hadapan Erra dengan beragam tulisan itu. Ada juga bonus EXP dari Igor yang membuat Erra bisa naik level ke level 2. Ya, karena hal tersebut, tentu saja ada juga panel pemberitahuan naik level.
“Ya! Itu lah tandanya sekarang kau sudah benar-benar lulus! Dan kau boleh segera pergi, atau kau mau tinggal dulu juga boleh.” Ucap Igor.
“Aku mau segera pergi tapi ada yang mau kutanyakan terlebih dahulu. Apa bisa?”
“Tentu saja kau bisa bertanya. Tapi masalahnya aku belum tentu bisa mejawab!”
“Apa kau hanya memberiku bonus EXP saja? Dari tadi kau terus memujiku tapi hadiahmu hanya itu?”
“Eh?!” Igor sedikit terkejut mendengar protes Erra, lalu...
“BUAHAHAHA!!!” Igor Tertawa lantang untuk beberapa saat.
“Baiklah, kutambahkan bonusnya! Ini!”
Igor melemparkan sesuatu yang segera Erra tangkap. Itu adalah sebuah kantung kain kecil yang mana isinya bergemerincingan. Erra pun segera melihat isi kantung kain kecil itu. Dan ia mendapati lima keping koin emas.
“Waha! Ini baru namanya bonus!” ucap Erra saat sadar ia mendapatkan 500 Ard.
“Kalau begitu, sekarang ada yang...”
Belum selesai Igor berbicara, Erra memotong.
“Sudah ini cukup. Aku tak mau lebih lama lagi denganmu. Permisi!”
Erra berbalik dan meninggalkan Igor yang masih mematung. Sekali lagi dibuat cukup terkejut dan keheranan dengan tingkah Erra.
“Bahaha!!! Kau memang orang yang unik! Apa yang akan kau lakukan di masa depan, ya? Sepertinya apa pun itu, akan cukup menarik!”
Beberapa tahun ke depan, Igor akan menemukan bahwa pertanyaannya itu menjadi kenyataan. Erra melakukan hal yang bukan hanya cukup menarik tapi sangat menarik. Hal, yang bahkan mampu mengubah tatanan dunia virtual Ardanium’s Tale Online secara keseluruhan.
.
.
.
Bersambung...
Terima kasih sudah mampir....
Tolong jangan lupa Like dan Komentarnya, ya...
Sekalian juga masukan kisah ini ke daftar Favorite-mu!
__ADS_1
Dan, kalau ada boleh lah bersedekah Vote...
Sampai jumpa di bab berikutnya...