ASMARA PERJAKA DAN TIGA JANDA

ASMARA PERJAKA DAN TIGA JANDA
Menyusulnya..


__ADS_3

Mendengar Melati berada di rumah baru sendirian, Jaka pun bersiap bergegas kesana. Namun sebelum dia berangkat, matanya dikejutkan dengan seseorang yang sedang menuntun motor dengan bagian depan rusak lumayan parah.


"Motor siapa, Jun? Kok rusak gitu?" Tanya Jaka begitu orang yang menuntun motor beradad di dekatnya.


"Motor orang, kecelakaan beberapa malam kemarin, Jak." Terang Juna.


"Kok kamu yang bawa? Mau di taruh di mana emangnya?" Tanya Jaka semakin heran.


"Buat jaminan, kemarin orangnya nggak bawa duit buat biaya rumah sakit, jadi terpaksa pake uang aku dulu. Mau di taruh di kios." Jawab Juna.


" Cewek?" Dan Juna mengangguk, "Pantes, sampe segitunya mau nolongin." Cibir Jaka dan Juna malah tergelak.


"Lumayan lah, sebagai pengganti Melati. Hihihii ... " Jawab Juna santai.

__ADS_1


"Eh bengkel kamu kapan buka, Jak? Kali aja kamu bisa benerin ini?" Sambung Juna.


"Susah itu mah, Jun. Depannya hancur gitu. Bawa ke dealer resminya aja, mungkin masih garasi." Saran Jaka dan Juna manggut manggut.


"Ya udah, Jun, aku berangkat dulu, mau bikin banner." Pamit Jaka dan tanpa menunggu jawaban dari Juna, Jaka langsung saja menyalakan mesin motor dan tak butuh waktu lama, motor pun melaju meninggalkan pasar.


Tujuannya sekarang adalah rumah baru Melati. Hatinya sedikit geram, karena kemarin Jaka bilang akan membantu membersihkan rumah baru tapi kenyataannya, Melati malah sudah berada di rumahnya sendirian tanpa pemberitahuan.


Tak butuh waktu lama, kini motor Jaka telah sampai di ujung gang yang mengarah ke rumah Melati. Terlihat di sana, Melati sedang menjemur kasur busa dan memukulinya.


Saat terlihat Melati masuk rumah, Jaka perlahan memajukan motornya dan menaruhnya di samping rumah sama persis saat dulu dia terjebak hujan. Jaka mengendap ngendap menuju pintu masuk samping dan ternyata pintu itu tidak dikunci.


Jaka segera saja perlahan masuk seperti pencuri matanya jelalatan ke berbagai arah. Samar samar dia mendengar suara Melati sedang bernyanyi di dalam kamar mandi. Di liriknya meja makan ternyata Melati hendak memasak karena ada beberapa sayuran dan bumbu yang sudah terpotong dan siap di eksekusi.

__ADS_1


Jaka segera saja melangkah perlahan menuju kamar dan bersembunyi disana. Jaka melihat di lantai kamar benda yang mirip dengan anacondanya tergeletak disana. Jaka memungutnnya dan kepalanya menggeleng beberapa saat.


"Ya ampun sayang, sempet sempetnya main ginian juga? Dasar pacar nakal." Gumamnya sembari cengengesan.


Saat Jaka sedang asyik mengamati benda tersebut, terdengar Melati nampaknya keluar dari kamar Mandi. Jaka mengintip dan terlihat di sana Melati hanya menggunakan daster yang dulu pernah dia pakai saat bersamanya. Dan sepertinya Melati akan memulai memasak.


Sambil berdendang, mengikuti irama lagu dari ponselnya, Melati mulai melakukan kegiatan memasaknya. Di nyalakan kompor dan di taruh wajan di atasnya terus di isi minyak.


Jaka yang sedari tadi mengintip seketika melepas jaket serta kaos yang menutupi tubuh atasnya. Dan setelahnya, Jaka perlahan keluar kamar mengendap endap menuju ke tempat Melati berada. Setelah dekat


Grep.


Melati tersentak kaget saat dirinya merasa ada tangan yang melingkar di pinggangnya. Dia menoleh dan seketika matanya membulat.

__ADS_1


"Jaka!"


...@@@@@...


__ADS_2