Atas Nama Cinta

Atas Nama Cinta
Menemuimu


__ADS_3

"Iyalah...gimana gak spesial, dia minta dimana dan kapan aja gue ladenin" Queen


Sontak saja ucapan Queen membuat mommynya dan kakaknya melotot.😱


"QUEEN!!" teriak Alma dan Axel bersamaan.


"Oh...maaf...maaf kepeleset mom" Queen tersenyum kecut menahan malu.


"Kacau juga adik gue" Axel menarik rambut Queen hingga membuat Queen meringis.


"Sakit tau...rese lo" Queen


"Jangan dekat-dekat tante Fie, jadi ketularan oneng lo" Axel


"Sialan lo...Axel jelek" Queen


"Sudah..sudah...sayang...lebih baik kamu antar Mika latihan bola volly" pesan mommy kepada Queen.


"Di bungsu hobi banget latihan volly sih mom, iya ya nanti aku antar dia"


"Queen...helo...helloooow" teriak Frans dari jauh sana.


"Oh iya...iya sayang, mom aku angkat telpon my husband dulu" Queen sedikit menjauh mengangkat telpon dari suaminya.


"Ehmmm....suamiku...hay...hay"


"Kamu bicara apa tadi? bikin malu saja" omel Frans


"Hehehe...maaf beib aku ketelepasan ngomong tadi" Queen menjawab sambil cengengesan.


"Kamu sudah dirumah?" Frans


"Iya sayangkuh...aku sudah dirumah sekarang, ada apa?" Queen


"Ohh...baguslah kalau sudah sampai, aku cuma ingin memberitahu jika nanti aku pulang telat, ada yang ingin dibahas oleh timku malam ini. Tunggu aku pulang ya" Frans


"Jiaahh...telpon cuma bilang itu aja yank?ya sudahlah..oke..oke..siap"


"Jangan lupa pakai lingerie warna hitam nanti malam" ucap bercanda tapi tetap saja serius terdengar.


"Mau ngapain yank? ngoperasi aku lagi?"


"Iyalah biar cepat hamil, sudah beberapa bulan tapi kamu belum hamil-hamil juga Queen. Usiaku sudah hampir kepala tiga, kapan lagi kamu akan memberiku anak?"


"Iya...iya...sayang...bawel amat sih"


"Apa harus aku sewa istri pengganti?"ucap Frans sambil tertawa


"Mau mati kamu? gak ada ampun ya main-main denganku" balas Queen.


"Hahaha...iya...iya..tidak...tidak...ya sudah, jangan keluar lagi ya belajar yang pintar sebentar lagi UAS"


"Seehh...macam bapak-bapak aja pesannya"


"Loh kan aku memang suami kamu, maunya gimana pesannya?"


"Iya deh om apa kata kamu aja...wkwkwk"

__ADS_1


"OM???kamu panggil aku om?awas saja kamu"


"Hahaha....om ku mereh-mereh, ya sudah kerja lagi sana om...om...om-om" Queen tertawa meledek suaminya.


"Dasar tante...tante...tante-tante" balas Frans


"Idihh...najong dah aku dipanggil tante, aku masih muda keles, gak kaya situ yang sudah tuir wkekwkk"


"Ya...ya...ya...sudah ya i love you tante" ucap Frans dan langsung menutup telponnya karena dia tau istrinya pasti mencak-mencak habis ini.


"Aseem banget yu yank...main nutup telpon aja, lihat aja nanti, gue ogah pake lingerie, gue mau pake daster biar yu gak napsu" Queen mencibir gemas dengan suaminya. Dia segera bergegas ke kamar adiknya untuk mengantarnya ke club volly.


"Kakak yang antar aku?bukan mommy?"tanya Mikha


"Kakak yang antar, udah ayo cepat jangan pakai protes-protesan" Queen


"Kalau kakak yang antar mah ribet, aku sama mommy aja atau ada kak Axel ya, aku sama kak Axel aja" Mikha tidak mau diantar oleh Queen karena setiap diantar oleh kakaknya langsung ditinggalin, Queen pergi entah kemana. Saat latihan selesai pun dia juga harus menghubungi orang rumah meminta untuk dijemput karena sudah 1 jam menunggu Queen tapi kakaknya itu belum datang juga menjemputnya, ternyata kakaknya asik nongkrong di kafe sama teman-temannya hingga dia lupa menjemput adiknya.


"Jangan...jangan...aku saja yang antar kamu ayo Kha...Mikha" Queen membawakan tas adiknya itu ke dalam mobilnya. Alma tahu jika Queen sudah memaksa seperti itu, pasti anak perempuannya itu ada maunya. Apalagi kalau bukan janjian sama teman-temannya.


"Ya sudah mommy saja yang antar Mikha" Alma


"Mommy sayang...ayo mom" Mikha


"Mikha...jangan kebangetan kamu, mommy sudah tua biarin istirahat dirumah, ayo kakak antar kamu sekarang" Queen


"Gak mau...kakak sering kali ninggalin aku, ribet aku kalau kakak yang antar" Mikha


"Suwer deh...beneran kakak gak akan ninggalin kamu bungsu" Queen menarik tangan adiknya dan membawanya keparkiran.


Melihat ekspresi adik bungsunya yang kesal, Axel langsung ikut keluar dan mengambil kunci mobil Queen.


"Horeee" Mikha merasa senang saat diantar Axel, sebaliknya Queen yang menjadi gusar karena ulah Axel.


"Gue tahu elo mau janjian lagi kan sama teman-teman lo" pancing Axel


"Au ah..." Queen merengut sebal.


"Jadi wanita solehah sana, temani mommy masak jangan bisanya protes mommy doang" Axel


"Diam Axel bawel amat sih...berisik tau gak" Queen.


Axel terkekeh sambil masuk kedalam mobilnya mengantar si bungsu. Queen akhirnya menemani mommynya masak sambil terkantuk-kantuk, karena dia tidak suka masak dan malas jika harus berlama-lama didapur.


*****


Malamnya,


"Om...belum pulang om?"Queen


"Belum tante, mungkin satu sampai dua jam lagi" Frans


"Apaan sih manggilnya tante?" protesnya


"Kamu ngapain manggil aku om?om-om" balas Frans


"Dihh...memang kamu om-om" Queen.

__ADS_1


"Ngapain kamu milih om-om kalau begitu?" Frans


"Hehehe...karena kalau om-om...ya begitulah..gimana ya...pokoknya aawwwww...wkwkwk" Queen


"Apaan sih kamu bicaranya gak jelas" Frans


"Om mah payah...ayo ah cepetan pulang, dede udah gak sabar nih" Queen


"Iya wel...bawel...sabar sebentar lagi"


"Jangan sampai dede ganti daster lagi nih?" ancamnya


"Hahaha...kamu kapan sembuhnya si Queen, sudah ya aku masih rapat, gak enak ini sama yang lain"


"Rapat...rapat...lihat aja, kamu pulang telat aku langsung rapet ya, gak ada buka-bukaan...byee" Queen langsung menutup ponselnya.


Frans tersenyum kecil dengan kelakuan Queen, terkadang istrinya itu membuat mood-nya selalu membaik dibawah tekanan pekerjaannya. Dia pun kembali keruangan rapat dengan wajah diamnya tanpa ekspresi hingga membuat anggota rapat diam tak berkutik.


***


Malam itu Axel sedang bersiap kerumah Linda. Dia pun melakukan sambungan video kepada Linda dan juga Sky. Putranya antusias sekali melihat Axel, dia ingin bertemu dengan Axel.


"Tunggu daddy ya nak, daddy pasti akan memelukmu nanti malam"


"Axel...jangan nekat, sabar dulu"


"Aku sudah lama menunggu, aku tidak ingin membuat anakku menunggu lebih lama lagi"


"Tapi...tapi..."


"Sudahlah...kamu tenang saja, yang pasti aku akan kesana malam ini"


"Baiklah...tapi hati-hati ya, ada anjing papa diluar untuk jaga rumah. Aku khawatir anjing itu akan membangunkan papa"


"Kamu tenang saja, tunggu aku ya sayang"


"Baiklah"


Merekapun memutus sambungan telpon itu, sementara Axel pergi menuju rumah Linda bersama seseorang.


Dan benar saja begitu sampai disana, rumah itu dijaga oleh 2 ekor anjing yang sengaja dibiarkan berkeliaran dihalaman depan.


"Benar-benar ya si papa...mentang-mentang aku mau datang sekarang dia jaga rumahnya pakai anjing" gerutu Axel.


"Rud...kamu alihkan anjing-anjing itu, aku akan memanjat ke atas" perintah Axel kepada anak buahnya.


"Siap bos, wah ada dua anjingnya bos"


"Cepat kamu alihkan jangan sampai dia menggonggongiku"


"Baiklah akan aku usahakan"


Merekapun mulai mengatur stategi untuk mengelabui anjing-anjing itu. Bagaimana pun caranya pokoknya Axel harus bertemu dengan kedua kesayangannya itu. Dia tidak perduli dengan keselamatannya.


*****


Met pagi genks....hepi reading ya..gak kuat nulis malam-malam genks😩

__ADS_1


Mikhaela, si bungsu daddy yang tinggi menjulang hampir setinggi Axel.



__ADS_2