Atas Nama Cinta

Atas Nama Cinta
65


__ADS_3

"Davis .." Gumam Galuh kala melihat lelaki itu terbangun tengah menatap wajah cantik Istrinya yang baru bangun.


Dengan muka bantal itu terlihat menggemaskan dimata Davis. ⁰Seharusnya kau tidur di rumah saja. Kak Damian bisa kan jaga aku."


Ujarnya lembut. "Tubuhmu sakit karena kamu tidur sambil duduk gitu.." Protes Davis pada istrinya, Galuh memilih tak menjawabnya memilih meregang kan tubuh kakunya sambil menatap suaminya.


"Pagi.." Sapanya sambil mengecup bibir Davis. "Aku mandiin kamu dulu baru aku . " Galuh mengalihkan pembicaraan sambil berjalan mengambil peralatan yang diperlukan.


Dua hari di ruang ICU baru pindah ke ruang rawat inap untuk penyembuhan. Sudah seminggu mereka di rumah sakit. Operasi ⁰berhasil hanya benturan keras di kepalanya tak ada kerusakan permanen karena menggunakan helm .


Luka terparahnya adalah patah tulang di tangan, Galuh membantu nya mandi dan membawanya kembali ke bad, baru ia membersihkan diri.


Di perusahaan sudah tersebar berita jika Davis kecelakaan dan dirawat di RS. Tak diinfokan tempat dia dirawat inap. Karena Dave tak ingin keberadaan putranya diketahui musuhnya


Satu bulan kemudian. Sebuah mobil minibus hitam memasuki bangunan minimalis dengan halaman luas. Garendra dan Candrakumara saling menatap seolah bertanya.


"Siapa yang bertamu pagi-pagi begini?" , saat membuka pintu mobil mereka. Bapak dan anak terpaku menatap penumpang yang turun dengan seragam atribut kepolisian.


"Selamat pagi. Kami datang untuk bertemu dengan Tuan Garendra dan Candrakumara?" Tanya lelaki berbadan tegap yang maju menghampiri mereka.


"Saya Garendra dan Candrakumara anak saya." Jawab lelaki paruh baya itu menunjuk ke arah kanan nya dengan dagunya.


Candrakumara mengernyitkan keningnya, "Apa polisi tahu pekerjaan kotor ku? Bukankah bersih dan rapi tak ada saksi juga?" Batin Candrakumara masih berlaga tenang.


"Kami datang menjemput Anda berdua atas dakwaan korupsi dan upaya peleyapan bukti juga nyawa!"

__ADS_1


"Mohon kerjasamanya dengan kami anda boleh mendapatkan dampingan pengacara yang ditunjuk. "


Gelang putih itu menghias ke dua tangan lelaki beda generasi itu tanpa banyak aksi drama. "Papa.." Seorang wanita cantik histeris memanggil. "Sayuti cepat hubungi pengacara ketemu di kepolisian. Cepat lah!"


Teriakan Garendra tidak membuat wanita paruh baya itu bergeming memeluk suaminya yang akan di gelandang masuk ke kendaraan yang menjemputnya.


"Semuanya dijelaskan di kantor Bu. Maafkan kami." Wanita itu disingkirkan dengan sigap oleh petugas kepolisian. Dengan gemetaran wanita itu masuk ke dalam rumah dan menelepon seseorang sesuai perintah suaminya.


Setibanya di kantor kepolisian setempat mereka berjalan beriringan memasuki gedung tersebut, ada tiga orang di sana sedang berbincang dengan aparat kepolisian.


Saat membalikkan badannya Garendra terkejut melihatnya, Dave Grohl menatap wajah nya tajam. Detik berikutnya. Bruk. Dua kali lelaki itu menumbuk pada wajah kedua orang dihadapannya.


"Balasannya ini tak setimpal jika sampai aku kehilangan putraku! Kalian sudah ku beri pekerjaan, masih mencuri? Keterlaluan!"" Makinya menggelegar.


Para petugas kepolisian tak menyangka jika akan terjadi insiden pemukulan itu kejadian itu cepat dan tak terelakkan lagi. Garendra terkejut juga Candrakumara yang hanya termenung. Anak?


Petugas kepolisian menjelaskan tentang keadaan kronologis kejadian juga apa saja yang ditemukan juga bukti di TKP.


Lelaki berpakaian rapi itu hanya menggelengkan kepalanya setelah bercakap-cakap dengan polisi yang bertugas. Garendra hanya bisa menghela nafasnya menatap Candrakumara sang anak yang sedar tadi menundukkan kepalanya m


Lelaki itu hanya menatap anaknya itu yang telah bertindak gegabah mengancam nyawa orang lain. Tidak sekali namun beberapa kali dan parahnya lagi korbannya kali ini adalah keponakan istrinya yang merupakan putra pemilik perusahaan tempat dia bekerja.


Selain menjadi aib juga menjadi kerenggangan di keluarga nantinya, Garendra tahu bagaimana eratnya hubungan antara Sayuti dengan Safira sebelumnya, namun sifatnya yang ambisius membawanya ke segala cara tanpa memikirkan akibatnya.


Korupsi uang saja sudah beresiko tinggi ini di tambahkan dengan mengancam nyawa hingga ada yang cacat karena itu, batin nya berkecamuk tak menentu menunggu hukuman penjara yang menanti mereka.

__ADS_1


***


Davis memang luka parah tulang di tangan kanan, akan tetapi dia masih dibantu Damian menyelesaikan pekerjaan nya. Mata-mata Davis yang merupakan kawan lama saat dia masih remaja.


Davis yang tengil saat remaja pernah membantu bocah introvert yang dibully anak sekolah tetangga. Mereka jarang ber komunikasi karena Davis sekolah internasional waktunya tersita kegiatan belajarnya.


Dan SLTA nya baru sekolah biasa itupun dia masih menonjol di antara mereka murid-murid yang pintar dan anak orang kaya. Dan secara kebetulan pemuda yang ditolongnya bekerja di perusahaan ayahnya. Mereka dipertemukan di acara gathering famili di perusahaan ayahnya.


Anton namanya. Lelaki itu memiliki beberapa kenalan yang memuluskan aksinya membantu Davis. "Semuanya rapi ada di file bukti, juga fotonya. Dan print rekening bank nya." Mereka ada yang menjadi hacker ada juga pintar investigasi di lapangan.


Davis selalu manja jika ada Galuh, apabila Galuh sedang pulang maka dengan cepat ia bergerak menyelesaikan pekerjaan yang tertunda. Mencari pelaku tikus yang menggerogoti perusahaan ayahnya. Kepercayaan sang ayah pada nya menuntut nya selain itu dia menganggap bahwa itu adalah tanggung jawabnya sebagai pekerjaan.


Sayuti menangis tersedu-sedu kala mendapatkan kenyataannya banyak penyalahgunaan wewenang yang dilakukan oleh anak dan suaminya. Memohon kepada Dave Grohl dan Safira pun dia malu.


Mengingatkan tentang permohonan nya pada mereka kala itu, dialah yang meminta pekerjaan untuk suaminya dan anaknya. Sekarang balasannya mereka merampok dari dalam bahkan berani mencelakai mereka.


Sayuti menjual barangnya? Tidak Ia memantapkan hati bertamu pada Dave Grohl memohon kemurahan hati nya, bukan meminta keringanan hukuman penjara.


Kemurahan hati mereka menerima semuanya harta yang ditumpuk suaminya. Tanah, rumah mereka, apartemen juga mobil dan motor gedenya. Perhiasan juga dia kembalikan lagi pada Dave Grohl.


"Maafkan aku mbak Shafira. Mas Dave Grohl. Maafkan aku yang hina ini." Sayuti gemetar menahan diri untuk tidak memancing emosi orang didepannya.


Meletakkan serifikat dan kunci kendaraan beserta surat-surat berharga, perhiasan koleksinya. "Masih ada sepatu tas branded di rumah Mbak. Terserah anda mau apakan saya berterima kasih kepada semua nya."


"Maafkan aku keluarga ku membalasnya dengan keserakahan mereka membuat luka pada kalian. Maaf." Sayuti mengangguk menghormati orang dihadapannya kemudian meninggalkan tempat tersebut.

__ADS_1


Wanita itu berjalan meninggalkan rumah mewah milik keluarga Grohl. Menuju ke sekuriti yang dititipi tas jinjing milik nya. Wanita itu hanya membawa tas berisi pakaian nya yang dibutuhkan nya. Hanya memakai perhiasan sederhana yakni cincin kawin dan anting. Ia membawa uang kas untuk biaya kontrakan murah dan modal hidupnya.


Sisanya ia berikan kembali ke Dave Grohl dan Shafira. Dia tak berani karena rasa malunya melebihi batas tak tahu kapan saudara nya akan memaafkan nya juga keluarga kecilnya.


__ADS_2