Atas Nama Cinta

Atas Nama Cinta
Acara Seminar


__ADS_3

Waktu berjalan sangat lambat dan Axel lebih banyak diluar menghabiskan waktunya. Bukan dia tak perduli kepada Hilda hanya saja ada kekosongan dijiwanya. Hingga hidupnya seperti tak bergairah.


*****


"Suamiku...ada acara seminar yang akan dilakukan oleh H Hospital hari ini, apa kamu akan menghadirinya?"tanya Queen.


"Aku ada operasi hari ini sayang, aku bisa mendampingimu setelah jam 1 siang, bagaimana?" tanya Frans sambil duduk memangku istrinya dan tangannya seperti biasa selalu bermain-main di dada Queen.


Queen langsung menghadapnya


"Dasar bayi besar, kamu hobi sekali meny*su?" tanya Queen, melihat istrinya berbalik membuat Frans segera membuka kancing baju istrinya dan melum** habis dada yang menantang itu.


"Sayang...kita harus pergi sekarang" rengek Queen sambil membenamkan kepala suaminya dalam-dalam.


"Beri aku vitamin dulu sayang" Frans terus saja menc*umi, mengg*git dan menyesap puncak bukit itu dengan gemas. Hingga membuat Queen melenguh berkali-kali.


"Sayang stop jika berlanjut maka kamu akan menuntut lebih dari ini" Queen menarik wajah suaminya dan langsung mendaratkan ciuman panas dibibir mungil suaminya.


"Kamu mulai memancingkan"balas Frans


"Hahaha....kalau tidak dihentikan kamu bisa lebih gila lagi suamiku, kita harus segera berangkat ke rumah sakit. Aku sudah memeriksa peserta yang akan mengikuti seminar ini. Banyak juga pesertanya bukan hanya dari Jakarta saja bahkan dokter dari daerah lain juga ikut dalam seminar ini" Queen mengancingkan kemejanya.


"Apa saja materinya?"tanyanya


"ASK HOGI dan hari ini seminar tentang penanganan kanker ovarium yang terdiaknosis pasca operasi" Queen.


"Bagus itu ada berapa peserta?"


"Jakarta hampir semua rumah sakit sudah mendaftar diacara ini, belum lagi Medan dan Surakarta, pesertanya berkisar 250-300 orang peserta"


"Baiklah aku selesaikan dulu tugasku setelah itu aku akan mendampingimu" Frans bangkit membawa tas kerjanya Queen segera menyiapkan bekal yang akan dia bawa karena hari ini dia tidak sempat sarapan dirumah semua karena ulah suaminya yang selalu minta tambahan vitamin setiap pagi.


Mommy membantu Queen menyiapkan semuanya dan menatanya di ransom masing-masing, tak lupa dia menyiapkan air mineral di botol ukuran 2 liter untuk dibawa putrinya.


"Aku senang Queen sekarang sudah banyak kemajuan ditangan Frans"ucap daddy sambil membaca berita.


"Ya...tetapi Axel seperti kehilangan semangat hidupnya" tutur mommy Al.


"Apa dia tidak bahagia?"tanya daddy

__ADS_1


"Dia tidak pernah bilang apa-apa bie, hanya saja sebagai seorang ibu aku dapat merasakannya"


"Berikan dia kesibukan bie, biar otaknya fresh dan dapat dipakai berpikir kembali. Mungkin karena kita tak memberikan dia tanggung jawab untuk mengelola perusahaan makanya dia tidak seperti adik dan kakaknya"


"Akan aku pikirkan sayang"jawab daddy


****


Hari itu Queen tampak sibuk menyambut kehadiran para dokter spesialis kandungan, dan juga dokter-dokter muda untuk acara seminar itu. Tampak dokter Linda juga menghadiri acara itu.


Dengan memakai dress selutut berwarna hitam dilapisi jas putih dan tertera namanya Dr. Linda Maharani dia tampak sedang mengisi daftar hadirnya. Queen kaget melihatnya, dia sudah dua kali bertemu dengannya, pertama dipernikahannya yang sempat membuat dia senewen yang kedua beberapa bulan yang lalu saat dia memergoki suaminya sedang duduk bersamanya, ya dia ingat wajah itu. Dia akan selalu mengingat wajah wanita yang mencoba mendekati suaminya.


Kehadiran Dr. Linda menjadi pusat perhatian para dokter-dokter itu. Kulit putih bersinar dengan wajah cantik dan ayu semakin memukau kecantikannya dengan dilapisi gincu merah menyala hingga membuat aura kecantikannya menjadi sangat tegas.


"Anita?"tanya Queen sedikit ragu-ragu saat dia mendekatinya.


Linda menoleh dan melihat Queen sedang berdiri disampingnya.


"Queen" dia pun tersenyum berseri saat melihat siapa yang sedang menyapanya.


"Ka-kamu Anita-kan?kenapa namamu menjadi dokter Linda?"tanyanya heran.


Queen menarik Anita menjauh, dia ragu jika Anita itu adalah seorang dokter, dia berfikir jika Anita akan melakukan sabotase acaranya, karena menurut Hilda dia telah memecat Anita dengan tidak hormat. Sehingga meninggalkan imej buruk di otak Queen tentang Anita itu, dan Axel juga mencarinya kemana-mana tetapi dia tidak tahu tujuan Axel mencari Anita. Dia tidak mau ambil pusing dengan urusan keluarga kakaknya itu.


Mereka berbincang-bincang tidak lebih dari 10 menit karena acara akan segera dimulai,Queen mempersilahkan Anita memasuki ruangan itu dan dia telah menyuruh seseorang untuk memperhatikan Anita, takut jika tiba-tiba dia mengacaukan acaranya.


Sepanjang acara banyak topik yang dibahas, apalagi Anita yang sudah lama tidak melakukan praktek, banyak hal yang tidak dia ketahui saat ini dan saat ini dia membuka jendela pengetahuannya dengan bertanya sebanyak-banyaknya. Hingga tiba waktu break dan jam makan siang, Linda banyak dikerubuti para dokter-dokter itu untuk sharing pengalaman.


"Suamiku...lihatlah, itu Anita kan?kenapa dia memakai nama Linda sekarang?aku pusing dengan wanita itu aku kira dia berbohong memakai gelar dokter tapi ternyata dia dokter betulan ya?" Queen bertanya dengan wajah polosnya hingga membuat Frans gemas dan menciumnya.


"Ya dia Linda, dia dokter kandungan dan dia sekarang bekerja di rumah sakit X" jawab Frans santai.


"Dia sahabatku, jangan bertanya apa-apa lagi" Frans menutup pembicaraannya hingga membuat Queen diam dan tak banyak bertanya lagi. Jika bibir istrinya sudah monyong ke depan berarti dia berhasil membuat istrinya kesal. Frans tersenyum melihat raut kekesalan diwajah istrinya.


"Apakah dia itu mantannya Axel?namanya sama tetapi wajahnya berbeda?suamiku kamu pasti tau sesuatu tentang gadis itu, ceritakan padaku ada apa sebenarnya?" Queen terus memburu suaminya, dia yakin jika suaminya telah menyembunyikan sesuatu darinya, namun Frans terus berkilah dan menyuruh istrinya untuk diam dan tak banyak bicara.


"Aaa...buka bibir dowermu itu"Frans menyodorkan kentang ke bibir Queen.


Queen membuka bibir itu tapi sambil marah-marah.

__ADS_1


"Monyong...dower....tapi tiap jam diembat juga, gimana gak tambah dower bibir aku, mending lembut sedotannya, sedotannya jetpam punya makanya sampai dower begini bibir aku"


Frans tertawa mendengar umpatan istrinya. Memang Queen itu bagaikan obat untuknya, ucapannya kadang membuatnya senyum-senyum sendiri, bayi besarlah, dokter ginculah, BTN-lah, dokter mesumlah karena setiap pagi sebelum berangkat bekerja selalu meminta jatah susu, tak perduli itu diparkiran rumah sakit ataupun parkiran kampus. Maka jangan heran jika cupangan bertebaran dimana-mana, dari dada sampai paha.


Queen sendiri heran dengan kelakuan suaminya itu, yang dia kesali pastilah dulu dia juga seperti ini kepada mantannya si Tina. Tetapi Frans membela diri, dia hanya pacaran biasa saja dengan Tina karena dia terlalu mencintainya hingga dia menjaganya bagaikan kristal yang takut retak. Tetapi Queen yang datang dan mulai menggodanya hingga dia terjebak sampai saat ini.


Queen membagikan foto-foto seminar hari ini di sosmednya dan juga wa-nya. Dia bersyukur acara hati ini dapat berjalan dengan lancar, dan dia mendapat apresiasi dari keluarganya dan juga dari kampus-kampus lainnya selain kampusnya.


*****


Siang itu Axel harus mengantar istrinya ke rumah sakit, dia sedang berada diruang tunggu. Sambil menunggu giliran dia membuka status adiknya.


Betapa kagetnya Axel melihat Anita ada disana, andai tidak ada Hilda disebelahnya, sudah pasti dia akan langsung menelpon Queen. Sekarang dia harus bersabar menunggu istrinya lengah dulu.


Namun rupanya dia menjadi tidak sabar, dia pamit pada istrinya untuk pergi ke kamar kecil. Begitu sampai dibelakang Axel langsung menghubungi Queen.


Beberapa panggilan terabaikan dan membuat kesal dirinya. Akhirnya dia menelpon Frans dan menyuruh adiknya untuk segera mengangkat telpon darinya.


"Iya Axel ada apakah?"tanya Queen


"Queen...apakah wanita yg memakai pakaian hitam itu Anita?"tanyanya cepat.


"Bukan, dia adalah Dokter Linda Maharani kenapa?mau kenalan lagi?jangan ngaco deh"Queen


"Kamu serius Queen dia Dokter Linda" tanya Axel penasaran.


"Iya...dia adalah sahabat suamiku, dan aku dilarang banyak bertanya tentangnya" Queen.


"Astaga..." seketika tubuh Axel menjadi lemas dan serasa tak bertulang. Dia yakin ada yang tidak beres dengan wanita itu, dia harus mencari tahu siapa Anita itu sebenarnya. Dia yakin Frans itu tahu siapa Anita, namun jika dia bertanya pada Frans, dia tidak akan pernah mendapatkan info apa-apa darinya. Frans membencinya dan dia tahu itu, semua karena dia telah meninggalkan saudaranya begitu saja. Aahhh....andai waktu bisa diubah kembali. Sekarang yang ada hanyalah penyesalan di dalam hati.


******


Met malam genk....akhirnya kita ketemu lagi🤗


Happy readingggg gaess



__ADS_1


__ADS_2