Atas Nama Cinta

Atas Nama Cinta
Perkelahian


__ADS_3

Berita kelahiran anak Axel tersiar sudah, liputan berita hari ini berisi tentang Hilda dan kelahiran putranya. Namun Hilda tak bisa dihubungi apalagi ditemui.


Siang itu Celline mengunjungi adik iparnya bersama Mama Firda, Papa Yugho dan juga Kay. Sebagai besan Alma tak mungkinkan mereka tidak mengunjunginya.


"Selamat Hilda akhirnya bisa punya jagoan" Celline membawakan hadiah besar untuk keponakannya itu.


"Selamat ya nyonya Axel...mana jagoannya?" Firda celingak-celinguk mencari bayi itu.


"Ada tan...sebentar lagi dibawa kemari" jawab Hilda.


Axel pun bangun dan menemani Papa Yugho bersama Kay.


Begitu bayi selesai dimandikan barulah dikembalikan ke kamar ibunya. Hilda enggan menyusui bayinya, dia meminta suster untuk memberikannya susu formula. Hal ini tentu saja membuat mama Firda memarahinya.


"Asi itu lebih baik loh daripada susu formula, apa alasanmu menolak memberikan asi padanya?apa kamu takut payudaaramu turun dan tidak bagus lagi?kalau kamu berfikiran seperti itu lebih baik kamu tidak usah punya anak" nampak kekesalan diwajah mama Fie, dia tidak suka dengan ibu yang lebih mementingkan penampilan daripada menyusui anaknya.


"Lihat tuh Celline, dia tetap bagus dadanya malah semakin berisi dan padat" ucapnya memuji anaknya.


"Gini ya, tante itu kan tantenya Axel juga jadi tante berhak mengajari kamu HILDA"


"Maaf tan bukan seperti itu, asi aku belum keluar makanya aku tidak memberikan asi padanya"Hilda membela diri.


"Ya dirangsang dong, suruh bayimu menyedotnya, kalau kamu tidak rangsang maka asimu nanti tidak akan keluar-keluar" Firda segera menggendong bayi Hilda.


"Cucu oma...haayy ganteng..waw calon BTS ini, lihat Kay sepupu kamu, pasti besarnya kaya Lee Dong Wok" ucap Firda.


"Lucu ya oma..matanya sipit rambutnya bagus" puji Kai.


"Papa lihat sini anaknya Axel, mau gendong gak?"Firda menyerahkan bayi itu ke tangan Yugho.


"Mama saja, papa ngeri kalau masih bayi" Yugho melihat dan mengusap-usap pipi montok bayi itu.


"Kenapa jadi kaya China ya anaknya Axel, lucu tau"


Axel yang mendengar ucapan mama Firda berusaha sabar menerima kenyataannya. Memang harus diakui tidak ada satupun bagian yang mirip dengannya. Semua sudah terjadi, dia menikahi Hilda karena memang untuk menutup aibnya namun semenjak bertemu dengan Sky, darah dagingnya sendiri dia ingin memiliki anak itu seutuhnya. Dia ingin menikahi Linda, ibu dari anaknya namun Linda pasti menolaknya. Sekarangpun dia bingung jika ingin melepas Hilda. Tidak mungkin dia akan menceraikannya setelah dia melahirkan, maka dia akan menunggu usia anak itu hingga 6 bulan, setelah itu dia baru membicarakan langkah selanjutnya perceraian mereka. Namun sebelum mereka bercerai, dia tidak akan melepaskan Linda. Jangan sampai Linda mempunyai affair dengan pria manapun. Jika dikatakan egois, ya dia akan sangat egois, namun egoisnya untuk kehidupan anaknya kelak. Dia ingin anaknya mempunyai orang tua yang komplit dan tidak bercerai-berai. Masalah nafkah ke Hilda, dia pun akan memberikannya sesuai porsinya. Dia harus menutup rapat-rapat rencananya itu menunggu situasi kondusif dulu.


Axel diam dan tak banyak bicara, dia hanya menjawab pertanyaan Yugho saja.

__ADS_1


"Om akan membantu kamu, apapun itu semua tergantung perintah darimu" ucap Yugho saat itu.


Axel diam, dia tahu jika Yugho pasti sudah tahu semuanya dan dia siap jika diminta bantuan apapun bentuknya.


"Iya om...akan aku pikirkan, tapi tidak sekarang-sekarang ini, kasihan dia baru habis melahirkan dan juga dia baru saja diangkat rahimnya. Aku tahu bagaimana perasaannya sebagai wanita nanti.


"Yang sabar ya Xel, semua masalah pasti akan ada jalan keluarnya" Yugho memberikan rokok kepada Axel. Kedua pria macho itupun mulai membakar cigarettes-nya.


(kata Firda, cowok macho itu tampak saat dia menghembuskan asap rokoknya๐Ÿ˜‚)


Celline tidak bisa lama-lama mengunjungi Hilda karena mamanya bawelnya minta ampun, apa saja dikritiknya dia jadi tidak enak hati dan kasihan kepada Hilda. Akhirnya merekapun undur diri dengan alasan akan mengantar Kai Les Piano.


Didalam mobil,


"Pah, mama yakin 100% jika itu bukan anak Axel, mama tau itu anak siapa, pasti anak pria durhaka itu" ucap Firda.


"Mama kalau ngomong jangan asal fitnah mah, nanti kamu bisa dilaporkan masalah pencemaran nama baik mah" Yugho mengingatkan istrinya.


"Apaan sih Papah, kalau tidak percaya iris nih kuping mama" Firda memberikan kupingnya pada Yugho.


"Bukan begitu mah, mama jangan su'uzhon ih...Axel memang cinta mati sama Hilda mah, dia akan menunggu Hilda sampai kapanpun" Celline.


"Nah cocok tuh, Hilda memanfaatkan Axel untuk menutupi aibnya, karena Axel cinta mati sama dia makanya mau aja disuruh nambelin. Masa baru 6 bulan menikah tau-tau udah lahiran aja,masih pada nyangkal jika Hilda hamil duluan?" Firda.


"Nambelin apa om Axel omah?"tanya Kai bingung dengan percakapan oma dan mamanya.


Celline melotot matanya melihat mamanya kemudian dia mengisyaratkan Kai dengan dagunya.


"Hehehe...oma lagi bicara sama mama kamu masalah orang dewasa, karena kamu anak kecil, maka kamu tidak boleh mendegarkan omongan orang tua mengerti Kai?"tanya Firda.


"Kalau begitu oma ngomongnya nanti saja kalau aku tidak ada, kalau sekarang oma bicara pasti aku mendengar lagi" jawab Kai.


"Ya salaaamm cucu oma..kenapa kamu pinter banget sih? aah oma jadi bingung kalau ngomong ada kamu, besok-besok kamu gak usah ikut deh, Salma aja yang ikut oma"


"Oma...kalau oma bawa Salma, nanti dede besar akan sama seperti oma ngomongnya" Kai menasehati omanya


Semua tertawa mendengar omongan Kai, Firda kalah debat dengan cucunya. Wajah Firda menjadi manyun saat dia sedang dalam posisi on meng-ghibahkan Hilda, cucunya malah menyetopnya.

__ADS_1


"Dahlah...salah bawa cucu ini mah judule" Firda duduk diam tak berkutik, Celline tersenyum setelah mamanya di skakmat oleh anaknya. Yugho nampak senyum-senyum dan mencium bangga cucunya itu.


"Cucu opa yang pintar" Yugho


"Axel akan mempersiapkan pernikahan keduanya" ujar Yugho tiba-tiba.


Bagaikan pemantik api ucapan suaminya itu, rasa kepo Firda pun langsung bereaksi.


"Pernikahan apa pah?maksudnya Axel akan melangsungkan pernikahan lagi dengan si tekokak itu?" tanya Firda penasaran.


"Penasaran yaaa" ledek Yugho


"Papah...cepat deh beritahu mama, ada apa lagi dengan Axel sih?ayo cepat kasih tau" Firda menatap lekat-lekat wajah suaminya dan berharap Yugho segera bercerita. Melihat antusias wajah istrinya membuat Yugho ingin menggodanya.


"Tapi bo'ong hehehe" Yugho


Perkataan Yugho yang seperti itu membuat Firda uring-uringan, dia kesal dipermainkan suaminya. Dia tahu jika Yugho pasti tahu sesuatu namun dia tidak mau membuka rahasia itu. Karena istrinya bukan orang yang tepat untuk menyimpan rahasia.


*****


Seharian Axel tak melihat Dokter Linda, acapkali dia pergi keruangannya namun Linda belum datang juga, hingga matahari sudah tinggi tetapi yang dicari tak tampak batang hidungnya.


Dia menelpon Linda namun tak ada jawaban, beberapa kali dia mencoba menelpon tetap tak diangkat juga. Axel tidak tahu jika Linda off hari ini.


Dokter Pandu mengontrol Hilda hari ini, dia bertanya tentang keluhan yang dialaminya. Dia menjadi tenang saat Hilda mengatakan tak ada keluhan saat ini.


Malam itu Axel pergi ke sebuah kafe untuk mendinginkan otaknya. Berada disamping istrinya sudah tak sama lagi, dia seperti orang lain sekarang ini. Dia memutuskan untuk memperbanyak waktu diluar rumah ketimbang didalam rumah.


Axel cukup banyak meminum alkohol hingga membuatnya sedikit mabuk. Dia melihat sepasang kekasih seperti melihat Linda dan Pandu. Pandangan itu membuatnya kalap mata, dia sangat marah dan teramat marah. Axel segera menghampirinya dan langsung menarik tangan wanita itu. Tentu saja hal itu membuat si pria marah. Dia pun menarik wanitanya kembali dan membuat perhitungan ke Axel.


Perkelahian tak dapat dihindarkan melihat sikap Axel yang di luar kendali itu. Axel sangat marah saat wanitanya diambil kembali. Akhirnya diapun memukul pria itu secara membabi buta ,lalu dia gantian dikeroyok oleh ke-3 pria teman orang itu. Keadaan tidak seimbang 1 lawan 3 hingga wajah Axel menjadi babak belur


*****


Met malam gaess...happy reading๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š


maaf kalau banyak typo๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜ซ๐Ÿ˜ซ๐Ÿ˜ซ

__ADS_1


__ADS_2