Atas Nama Cinta

Atas Nama Cinta
Baju Jaring-Jaring


__ADS_3

"Masih mau diam?" tanya Frans dingin


"Nggak sayangku...aku.." belum juga Queen selesai bicara, Frans langsung berbalik kembali menatap tabletnya dan menenggelamkan dirinya dalam pekerjannya. Baginya percuma berbicara dengan istrinya jika dia belum mau terbuka.


"Ayank..." panggilnya dengan kesal namun tak ada jawaban sama sekali dari suaminya.


"Dasar suami possesif, bentar-bentar marah, bentar-bentar ngambek kaya gadis lagi pms aja" sungutnya sambil berjalan ke kamar mandi.


Queen menuangkan sabun dan aroma therapy ke dalam jaccuzi-nya setelah itu dia melepaskan pakaiannya dan menenggelamkan tubuhnya ke air yang berbau sangat harum itu. Queen memejamkan matanya merelax-an dirinya sambil mencari ide untuk menaklukan suaminya.


"Ahaa...aku ada ide" tiba-tiba matanya terbuka dengan senyum cantiknya yang merekah.


Dia segera menyelesaikan mandinya dan menggosok-gosokkan seluruh tubuhnya agar bersih dan wangi. Selesai mandi dia menuju walk in closet dan mencari pakaian jaring-jaring yang kurang bahan itu. Dengan menampilkan belahan dada yang menyembul sempurna serta g-string hanya menutupi bagian depannya saja membuatnya tampak seperti artis model xxx.


Tidak lupa dia menggosokkan wewangian favorite suaminya agar suaminya bisa menempel seperti lem korea yang tidak akan bisa dilepas. Lipstick merah menyala dipoles dibibir sexynya.


Dia berkaca memamerkan lekuk tubuh indahnya sambil mengecup-ngecup bibirnya dan memainkan mata genitnya.


"Mmmuuaacchhh"


"Ah...cantik banget anak daddy, ngidam apa sih mommy bisa punya anak cakepnya bisa sampai nyundul langit wkwkwkwk" dia tertawa geli melihat penampilannya sendiri dicermin.


"Demi apa coba, sampai istri rela berpenampilan kaya per** begini cuma buat ngebujuk suaminya yang lagi ngambek. Duuh koko sayang, gw udah open BO begini awas aja kalau sampai kamu tak tergoda, gue perkosa lo" Setelah dia merasa sempurna penampilannya, perlahan dia keluar mencari suaminya yang sedang duduk berhadapan dengan laptop-nya.


"Sssttt.....ayank" panggilnya manja namun Frans tetap tak bergeming.


"Cintaaa...." panggilnya sambil mendesah membuat kuping Frans gatal mendengarnya. Akhirnya setelah beberapa kali Queen memanggilnya dia menolehkan wajahnya dan melihat penampilan istrinya yang amazing.


"Kamu mau ngapain?" tanyanya sinis.


Dengan gaya sensual dan memamerkan lekukkan gunung kembarnya perlahan dia merayap di meja kerja suaminya. Dia sengaja menyodorkan dada sintalnya pas didepan mata suaminya agar Frans tergoda.


Tujuan Queen berhasil, Frans menahan nafasnya melihat ke dua bukit itu. Namun bukan Frans namanya yang mudah terbujuk gara-gara diberikan gunung kembar.


"Kalau mau konser jangan disini, sana ke club yang banyak cowok-cowok gantengnya" ujarnya sambil mengalihkan matanya kembali ke laptop.


"Sssttt.....ayank gratis ini" godanya sambil menaik turunkan alisnya dan mengedip-ngedipkan matanya.


"Gak napsu" jawab Frans datar.


"Apa? Gak napsu? Gila u yang aku udah persiapan ini, memang apa yang kurang lagi sih?" tanyanya pada diri sendiri sambil meneliti pakaian kurang bahannya itu.


"Masa sih udah kaya per** begini masih kurang sexy" pikirnya


"Ayank...cepeten napa, udah kedinginan nih apem aku. Sentuh kek, cobaik kek, pegang-pegang kek jangan dicuekin terus dong, aku jadi gak nahan nih" Queen kesal dengan sikap dingin suaminya itu.


"Kalau kedinginan ganti baju sana, siapa suruh kamu pakai saringan kelapa, bukannya pakai baju" ucapnya tanpa belas kasihan.


"Astaga baju mahal begini dibilang saringan kelapa? Wah parah ini mah. Jadi ayank gak tergoda ama eneng?" tanyanya polos.

__ADS_1


"Kaga" jawabnya acuh.


Pusing sudah Queen mendengar perkataan suaminya. Gagal rencananya mau jungkit-jungkit bersama, tujuannya sih supaya Frans tidak marah lagi. Tapi ternyata suaminya tidak mudah digoda..


"Percuma aku dandan ala artis xxx boro-boro disentuh, dilirik aja kaga" akhirnya Queen turun dari meja dengan wajah kesal. Dia pergi ke ruang ganti untuk berganti kostum mencari pakaian santainya.Sementara Frans diam-diam tersenyum dan melirik ke arah istrinya.


Terkadang dia kesal tapi dilain sisi dia sangat menyayangi istrinya tapi kali ini dia harus memberi pelajaran pada istri centilnya itu


Frans meregangkan tubuhnya dia merentangkan tangannya ke atas. Setelah tubuhnya sedikit relax dia menutup laptopnya. Bayangan istrinya dengan pakaian saringan kelapa begitu menggodanya hingga membuat adik kecilnya terbangun.


"Sialan..." umpatnya dalam hati. Dia segera bangun dari kursinya dan bermaksud ingin ke kamar mandi namun dia melihat ponsel Queen yang berkedip-kedip. Dia segera menghampirinya.


"Shinta" ucapnya melihat nama yang tertera, dengan iseng dia langsung menggeser tombol itu.


"Queen....akhirnya kau mengangkat telponku" ucap seseorang dibalik telpon itu.


"Katanya kamu mau nelpon aku, aku tunggu-tunggu gak ada beritanya" sambung orang itu lagi.


"Astaga...kenapa namanya shinta tapi suaranya laki-laki, asli sudah soak isi kepala Queen" Frans bertambah kesal saja dengan kelakuan istrinya.


Masalah tadi siang saja belum kelar dan ini masalah baru muncul lagi, membuat otaknya semakin mendidih saja.


"Queen....Queen...kok kamu diam sih?" tanyanya lagi.


"Kamu siapa?" tanya Frans tegas.


"Saya? Saya temannya Queen kak" ucapnya sopan, mungkin dia fikir kakaknya Queen yang mengangkat telponnya.


"Andre Kak, nama saya Andre" jawabnya takut-takut.


"Ooh....sudah lama menjalin hubungan dengan Queen?"Frans sengaja memancing


"Baru sekitar dua minggu Kak kami berteman. Maaf ini dengan siapa?" akhirnya Andre bertanya penasaran sekalian ingin memastikan.


Frans tidak menjawab


"Sebentar saya panggilkan Queen" ucapnya.


"Queen....Queen" panggil Frans


"Iya ayank" jawab Queen spontan, dia tidak tahu jika Frans mengeraskan loudspeakernya.


"Akhirnya ayank manggil juga, kan adek jadi lega kalau ayank manis begini" Queen tersenyum senang karena suaminya sudah dalam mode hot not cool lagi, begitu pikirnya.


Frans tersenyum sambil menyerahkan ponselnya kepada pemiliknya.


"Ada yang nyariin kamu" ucapnya sambil tersenyum.


"Siapa?"tanyanya dengan oon-nya sambil menaikkan alisnya.

__ADS_1


"Andre" jawab Frans tersenyum manis sekali.


'Duuaaarrrr' seketika lemas tubuh Queen. Ternyata bukan senyum manis yang suaminya berikan tetapi itu adalah senyum kematiaannya.


'Aaaaaa....pengen kabur aja kalau begini, nyumpet didalam perut bumi biar gak ada yang nyariin' wkwkwk


Queen menerima ponselnya namun dia tidak berani bicara, karena dia tahu jika Andre pasti sudah mendengar panggilan sayangnya kepada suaminya.


"Angkatlah...jangan malu-malu" Frans tersenyum sinis. Queen menggelengkan kepalanya.


"Angkat gak...atau mau aku...'keekkk' Frans memperagakan menggorok lehernya hingga membuat Queen takut. Frans tetap berdiri disamping Queen sambil melipat tangannya dan memandang dengan kesal.


"Ehmm....iya Ndre" ucapnya tak enak hati.


"Queen, siapa yang angkat telpon tadi kok pakai panggil sayang-sayangan?" tanya Andre tak terima.


"Ooh..itu...eh...hmmm" hanya itu jawaban Queen


"Siapa dia?"Andre semakin penasaran.


"Maaf ya Ndre...itu suamiku" jawab Queen jujur, tentu saja dia harus jujur karena Frans menempel disampingnya. Bisa-bisa langsung jadi jendong Queen kalau berani mengelak, seperti yang sudah-sudah dilakukannya kalau dibelakang suaminya.


"Beri aku penjelasan besok"


Tanpa basa-basi lagi Andre langsung menutup telpon itu. Sakit dan perih rasa dipermainkan ketika cinta yang baru mulai bersemi disiram dengan air keras.


"Eehh...Ndre...Andree" panggil Queen namun tak ada sahutan apapun lagi.


"Hebat....hebat" Frans bertepuk tangan mengolok-olok istrinya. Tinggallah Queen yang sendirian dengan hati yang bertalu-talu.


"Ehhmm....ayank" panggilnya takut-takut.


Frans tersenyum miris, "Gak nyangka punya istri seorang player" ungkapnya sinis.


"Eehh....enak aja, dengar dulu penjelasanku ayank" Queen mengejar suaminya yang langsung masuk ke kamar mandi.


"Tunggu dulu ayank, jangan ditutup pintunya, aku mandiin ya yang" Queen sambil menggedor-gedor pintu kamar mandinya.


"Tuhkan...tuhkaan...mati kan gue sekarang"




Met sore genk...semoga belum bosan ya bacanya🤭



Yang ngeselin itu kalau jatuh cinta sama bini orang \= Andre

__ADS_1



![](contribute/fiction/2910726/markdown/7853851/1688550723706.jpg)


__ADS_2