Atas Nama Cinta

Atas Nama Cinta
Mencari Cara


__ADS_3

"Ayank..." panggilnya manja


"Makanlah...tadikan kamu yang ngajak makan disini" Frans memasukkan beberapa menu ke dalam piring Queen.


"Ayank..." panggilnya lagi


"Ayo cepat makan" Frans berusaha tetap menjaga sikapnya didepan umum.


Melihat piringnya sudah penuh dengan menu, Queen mendadak hilang nafsu makannya.


"Aku kayanya kenyang deh yank" ujarnya dengan tampang memelas.


"Cepat makan biar tidak buang-buang waktu" Frans menatap Queen tanpa senyum diwajahnya, itulah yang membuat hati Queen kacau balau dan tak napsu makan.


Walau tanpa semangat akhirnya dia menyantap juga menu makanannya.


"Ayank gak makan? Aku suapin sini..aaa" perintahnya seperti memberi makan pada batita.


Frans menggeleng, dia hanya menghabiskan jus-nya saja. Dia menunggu Queen selesai makan sambil memainkan ponsel pintarnya itu. Sedangkan Queen makan sendiri dalam keheningan. Otak kecilnya sedang mencari cara agar bisa meminimalisir kemarahan suaminya.


Tapi dilihat sekilas tak nampak aura kemarahan diwajah suaminya.


"Yayank gue marah beneran atau bo'ongan sih? Tapi kayanya biasa aja wajahnya cuma senyumnya aja sih yang hilang. Aahh...wajarlah paling dia marah sedikit gak apa-apalah aku dimaki-maki, kupingku udah tebal paling masuk kuping kanan keluar kuping kiri" begitulah pikirnya dan dia pun tersenyum sendiri seolah kemarahan suaminya adalah hal yang biasa.


"Biarin aja dia bete sekarang, nanti malam gue ajak main jungkit-jungkit juga baik lagi" ide cerdas langsung masuk ke otaknya dan akhirnya dia pun bisa makan dengan santai.


"Aku bayar dulu, lanjutkan makanmu" ucap Frans sambil menepuk-nepuk pundak istrinya, Queen hanya menjawab dengan memberikan jari jempolnya saja.


Sudah lewat dari sepuluh menit namun suaminya belum muncul juga. Daripada bete dia pun mengambil ponselnya sambil melihat-lihat sosmednya.


Tak berapa lama ponselnya berdering, dia pun mengangkatnya.


"Apa gemoy!" Queen


"Queen kamu parah banget sih, abang gue lo tinggalin begitu aja" cerocos sahabatnya.


"Eet dah bukan begitu juga kali, gue dijemput sama my bodyguard" ucapnya pelan sambil celingukan, takut kalau-kalau suaminya mendengarnya bisa kacau balau beneran rumah tangganya.


"Dia baru bawa pesawat dari hongkong langsung landing cuma biar bisa cepet-cepet ketemu sama elo, dia juga udah bawain parfume harga 5jt spesial buat lo tau gak. Gue aja yang adiknya cuma dikasih parfume harga sejuta ama abang laknat gue wkwkwk...untung dia belum ngasih parfume-nya ke elo jadi kan bisa gue tuker dulu wkwkwk" ujar dinda dengan polosnya.


"Weii....awas lo tuker ye parfumnya, ketemu gue jadiin umpan tikus lo...wkwkwk" Queen


"Temen durjana, abang laknat....kalian emang cocok berdua hahaha" dinda


"Elo kalo mau jadi kakak ipar gue kudu baik-baik lo ama gue kalo nggak, gue kenalin cewek lain ke abang gue. Elo tau kan tampan dan membahanya abang gue, sama kaya gue adiknya yang cantik paripurna ini" candanya.


"Ccckk...emang elo doang yang cakep? Gini-gini gue pernah naklukin dosen yang super judes loh" ucap Queen bangga sambil membayangkan wajah suaminya.


"Eeh...awas lo abang gue cuma lo mainin doang, ketemu gue smackdown lo" ancam dinda


"Hahaha...kaga...kaga....gue mah gadis cantik nan baik hati yang berhati malaikat, sayang aje sayap gue lagi patah makanya gue jatuh ke bumi" selorohnya sambil tertawa.


"preetlah...dasar temen sarap, udah ah gue mau jajan dulu, besok gue kasih parfume-nya" dinda


"dasar gadis baik hati yang selalu mempesona siap-siap dapat rezeki nomplok besok dari ayank tampan" Queen


"iya besok gue bawain, abang gue gak sempet nganterin ke elo karena besok dia flight lagi ke korea" terang dinda


"Bilang abang lo, nti malem malaikat yang tanpa sayap ini mau nelpon dia, mau ayank-ayank-an wkwkwk"


"Sialan lo, bodo ah serah lo aja...bye" dinda langsung menutup ponselnya, ngomong ama temennya kadang-kadang nyebelin karena dia selalu melabeli dirinya sebagai malaikat tak bersayap tapi hobinya tebar pesona ke cowok-cowok tampan dan sialnya banyak yang kecantol sama Queen. Boro-boro ada yang mau ngelirik Dinda, padahal dia lebih cantik dari Queen. "Emang pada buta matanya itu cowok-cowok dikampus"omelnya.



"Suami....duh mana ini suami" Queen celingak-celinguk melihat ke arah pintu masuk berharap bisa segera melihat suaminya.



"Mending gue telpon daripada kaya orang bego nungguin dia" Queen pun menggulirkan tangannya mencari kontak suaminya dan langsung menghubunginya.

__ADS_1



"Ayank...dimana? Kok lama amat sih bayarnya? Dede nungguin daritadi tau" ucap Queen dengan manja.



"Bicara yang benar, geli aku dengarnya" balas Frans dingin



"Iiih..ayank jahat"



"Aku ada dimobil" jawab Frans singkat



"WTF....apa-apaan sih ayank, bilang dong daritadi kalau sudah dimobil, dede udah kaya orang bego nungguin daritadi" Queen langsung bangkit dan mengambil tasnya sambil berjalan keluar mencari mobil suaminya.



'tok..tok..tok' Queen mengetuk kaca mobil, Frans langsung menekan tombol otomatisnya dan pintu langsung terbuka.


Queen menutup ponselnya dan langsung duduk dikursi sebelah suaminya.



"Aku nungguin tau" ucapnya sebal sambil mengerucutkan bibirnya. Andai saja sedang tidak dalam mode marah, sudah pasti Frans akan menarik bibir itu dengan bibirnya dan m\*lumatnya tanpa ampun tapi sayang dia sedang marah dengan istrinya dan akan memberikan pelajaran pada istri centilnya itu.



"Yank..ayank...kok gak jawab sih" Queen masih saja terus mengajak Frans berinteraksi. Entah dia tidak tau suaminya sedang marah atau pura-pura bego gak tau suaminya sedang marah.



"Hemm" hanya itu yang bisa diucapkan suaminya.



"Ya Tuhan mode cool sudah on" Queen menepuk jidatnya.



Begitu sampai rumah Queen langsung membawakan tas kerja suaminya tanpa disuruh. Mode rajin Queen langsung on jika suaminya sedang marah. Dia menggandeng suaminya dengan mesra masuk ke rumahnya.



"Assalamualaikum....sampurasun.....rampes" Queen memberi salam kepada orang tuanya yang membuat kening ke dua orangtuanya mengkerut.



"Salam sendiri...jawab sendiri....situ sehat?" tanya mommy Al sambil tersenyum



"Waalaikum salam" jawab daddy saat Frans memberi salam dengan waras.



"Ellaaahh mommy kaya gak tau anak gadisnya aja" ucapan Queen membuat mommynya geleng-geleng kepala saja.



"Mom...dad...aku ke atas dulu ya" pamit Frans dan diangguki oleh mertuanya.



"Istri solehah juga mau ke atas ya mom-dad...biasa mau berbakti sama suami tercinta" ucapnya santai sambil berjalan mengejar suaminya.

__ADS_1



"Anakmu kenapa sayang?" tanya daddy



"Kesambet malaikat kali bie, soalnya lagi lurus otaknya hihihi" Alma dan Daniel tertawa bersama, dia tidak tau saja apa yang sudah terjadi.



Di kamar,



"Suami...aku siapkan air hangat ya, jacuzzi-nya sudah siap rajaku" Queen masih tetap berusaha merayu suaminya dengan berpura-pura polos. Dia takut membahas masalah yang sedang terjadi, bisa-bisa meledak kemarahan suaminya.



"Jangan lebay, jangan bikin aku geli mendengar ocehanmu" omel Frans, Saat ini Queen hanya bisa mengelus dada saja.



"Sabar...sabar...hatiku yang selembut salju dan seputih kapas" ucapnya bermonolog sendiri.



Frans hanya mengganti bajunya saja, dia tidak mau mandi. Selesai berganti pakaian santai dia langsung mengeluarkan laptopnya dan mulai membuka pekerjaannya.



Queen hanya melongo di kacangi suaminya sendiri.



"Sayang....air hangatnya gimana?" tanyanya dengan tampang polos.



"Gak perlu, aku bisa mengurus diriku sendiri. Jangan ganggu aku, aku sedang sibuk, carilah sana kesibukanmu sendir" ucapnya tajam tanpa menoleh sedikitpun ke arah istrinya hingga membuat Queen salah tingkah sendiri.



Queen diam mematung sambil menggali otaknya untuk bekerja.


"Ayolah otak bekerjasamalah, apa yang harus aku lakukan sekarang?" sambil menepuk-nepuk kepalanya sendiri.



"Mikir...ayo mikir..." tampaknya otak Queen sudah mentok, sampai sekarang dia tidak tau apa yang harus dia lakukan.



"Sialan nih otak gue, gercepnya kalo ngeliat cowok ganteng doang" sungutnya kesal sendiri.



"Kenapa masih berdiri disitu? Ada yang ingin kamu jelaskan sekarang?" Frans sengaja menghentikan pekerjaannya sampai istrinya sadar sendiri dan mengakui kesalahannya serta memberi penjelasan padanya tentang alasannya dia melakukan itu semua. Namun rupanya istrinya masih dalam mode oon, bukannya menyelesaikan masalah malah sibuk mencari cara agak bisa merayu suaminya.



Met sore genks...senang bisa up lagi buat kalian😊


Terima kasih doanya teman-temanku sayang, anak emak sudah mulai sehat. Lop yu pul ahh😘


Happy reading


Antara suami dan gebetan 😅


__ADS_1


Korban Queen kah?



__ADS_2