Atas Nama Cinta

Atas Nama Cinta
63.


__ADS_3

Berpakaian lengkap Galuh turun bergabung dengan semuanya. Davis terkejut menatap nya dengan senyuman merekah.


"Kau ikut aku kerja?" Godanya sambil makan sandwich.


"Bukan kah aku masih terhitung masih karyawan juga bukankah kita kerja di tempat yang sama?" Tanya Galuh menatap suaminya bingung.


Memilih menyendok nasi goreng dan memakannya. Damian , Maxim dan ayu wangi hanya terdiam saling menatap.


Mereka sarapan pagi bersama dengan keheningan. "Kamu yakin dengan ini? Kau tak takut lagi?" Tanya Davis memastikan nya.


"Aku yakin, jika menundanya terus, lalu sampai kapan aku siap? " Jawab Galuh saat mereka bersama di kamar.


Mengambil tas kerja mereka. "Ayolah nanti telat lagi.." Ajak Galuh hanya terdiam Davis masih mengikutinya. Mengendarai sepeda motor mereka sendiri beriringan menuju ke kantor.


"Galuh.. Selamat datang kembali." Seri rekan-rekan satu ruangan bergantian menyalami nya. Ada waktu lima menit sebelum masuk jam kerja mereka berjabat tangan lalu kembali ke kubikel masing-masing.


David langsung cabut meeting pagi dengan seniornya dan bagian lapangan. "Bedasarkan materialnya juga desain dan tekstur tanah semuanya akan berjalan lancar. Pihak toko juga kooperatif, tepat waktu juga bahan-bahan sesuai pesanan kita."


"Bahtiar melaporkan pekerjaan nya tanpa pergi meninjaunya, beberapa waktu lalu ia cuti keluarga dan baru masuk hari ini. Bahkan ia tak membaca notice yang ditinggal kan Davis.


Fixs. Ada persengkokolan di sini , mengapa menargetkan Bachtiar yang secara ia seorang yang humble juga rendah hati. Bahkan bahasa katanya juga halus hampir tak pernah sekalipun menyinggung orang sekitarnya.


Davis menyimpan bukti-bukti nota dan transaksi berikut rekaman percakapan yang dikumpulkan dari awal sengaja berjaga-jaga setelah menemukan aneka keganjilan.


Dan sekarang ia semakin yakin untuk menyelidikinya secara diam-diam. String. Davis menatap Galuh dari jauh, mendapatkan pesan jika makan siang untuk nya akan tiba sebentar lagi.Davis hanya tersenyum menanggapinya lalu menyerahkan paper bag milik Galuh di hadapannya.


"Punya kamu. Tadi kurirnya nitip juga karena ngirimnya ke tempat yang sama dan kebetulan aku yang ditanya." Kata Davis.


"Cie yang dapat paket dari yayang nya .." Banyak yang komen riuh rendah suasana di ruangan itu.


Blush. Galuh mukanya merona merah mendapatkan godaannya dari rekan kerjanya. Galuh melempar pertanyaan lewat matanya. "Biasanya kan nyuruh OB!" Davis cuek saja mengambil tas dan meningkatkan tempat itu.

__ADS_1


Ya, sehabis makan siang dia diminta untuk meninjau kembali ke tempat kontruksi. Namun tujuan nya bertemu dengan ayahnya ditempat yang mereka sepakati.


"Maafkan aku telat Pa. Ini adalah bukti-bukti yang aku temukan di lapangan. Juga dari pihak Toko distributor material dan divisi keuangan juga melakukan pembayaran yang tak sesuai."


"Ini juga ada beberapa hal yang harus diperlakukan seperti jalur khusus. Ada beberapa yang membantu aku mencari informasi tentang ini."


"God boy. Aku sudah berusaha untuk mencari tahu tentang hal ini. Hanya saja beberapa kali mereka terjegal bahkan terjebak dalam permainan mereka." Sahut Dave Grohl bersemangat.


Pasalnya lelaki itu sudah beberapa kali di cekal pergerakannya setiap kali mencari tahu tentang pembengkakan pada dana alokasi lapangan juga operasional perusahaan.


"Papa senang kau dalam satu tahun berhasil mencari keberadaan siapa dalangnya." Lanjut Dave Grohl.


"Kita akan lihat hasil nya nanti akhir tahun ini Pa. Itu paling cepat. Aku dibantu beberapa rekan tentunya ada imbalannya." Tegas Davis langsung menatap ayahnya.


"Pasti nya. Nanti akan Papa pikirkan tentang itu. Terimakasih." Dave Grohl memasukkan semuanya ke dalam tas file penuh kepuasan melihat hasil kerja anaknya.


Matanya menatap sang anak yang melaporkan semua pekerjaan nya dengan makan sandwich yang dibawanya juga minuman air mineralnya.


"Galuh yang menyiapkan nya?" Tanya Dave Grohl menunjuk dengan dagunya ke arah paper bag dengan merk resto terkenal milik anak kawannya.


Walaupun dialah yang memesan makanan itu, namun dulu sebelum Galuh sakit wanitanya lah yang selalu memesannya. "Papa senang kalian kembali ke hubungan normal lagi. "


"Dan tinggal nunggu hasilnya." Goda Dave Grohl dengan senyuman manis sedang kan Davis tergelak sambil tersenyum meneruskan memberikan berkasnya. Mereka berjalan menuju ke kendaraan nya masing-masing berpisah setelah rapat mereka selesai.


Davis menyugar rambutnya kemudian mengenakan helm lalu memacu motornya dengan kecepatan sedang.


Melakukan kegiatan rutinitas sehari-hari lalu membuat laporan nya dan diberikan kepada ke atasan nya.


Menjelang petang Davis meninggalkan perusahaan , kantor sepi juga basemen parkir. Istrinya Galuh sudah pulang tepat waktu ia mengendarai motor nya dengan kecepatan sedang terkadang sedikit ngebut lalu mengurangi gas motor nya.


Sejauh ini semua terlihat wajar saja namun mendadak ia disalib motor dari arah kiri dan ia membanting arah ke kanan ada truk container ia balik belok kiri.

__ADS_1


Saat itu ia dalam kecepatan tinggi karena teringat ingin bertemu Galuh karena mereka hanya bertemu sebelum makan siang. Kangen karena saat ini mereka dalam keadaan kasmaran berat maklumlah pasangan pengantin baru.


Davis mengerem tangan dua-duanya sama-sama tidak bisa, rem blong. Melaju lancar membentur pembatas jalan tubuh nya terpelanting karena ia melepaskan diri dari motor.


Keduanya terbang bebas, baik Davis atau motor nya. Ke jurang yang ditumbuhi tanaman liar itu. Entah ada apa dibawah sana yang jelas ke-dua nya tak terlihat hanya suara benturan keras juga ada api terbakar.


Motor-motor, juga mobil berhenti menepi ada yang melaju perlahan melihat nya ada beberapa orang mengabadikan momen itu ada juga yang berusaha turun ke bawah ada yang sibuk telepon mencari bantuan. Ada sepasang mata melihatnya lalu berlalu.


Orang itu sebelumnya melakukan panggilan telepon dan tersenyum puas.


"Umpan ikan diterima."


"..............."


"Dia pastinya tidur kekenyangan."


".............."


"Terimakasih tuan saya sudah menerima notifikasi pesan nya."


Lelaki itu langsung berlalu begitu saja melajukan motornya meninggalkan tempat tersebut.


Di seberang sana lelaki itu menerima panggilan dari orang asing tadi hanya tertawa terbahak-bahak sambil tersenyum puas memberikan makanan kepada ikan-ikan koleksinya di akuarium.


Di rumah sakit. Tempat IGD RSUD petugas berlarian memeriksa pasien yang baru tiba. "Kecelakaan tunggal menghindari kendaraan yang menyalip di depannya."


"Sesak nafas, ada luka benturan dikepalanya juga patah tangan kanan." Jelas petugas yang mengantarnya bersama ambulance.


Dokter dan perawat yang menerima nya mengangguk mengerti lalu bergegas menuju ruang tindakan.


Denyutnya melemah pastikan ia tetap sadar, data nya kau urus juga walinya pastikan untuk meminta tanda tangan nya untuk operasi!"

__ADS_1


"Dan kau cek darah juga persiapan ruang operasi. kau segera lakukan perawatan mencegah keluar nya banyak darah. Tekan.."


Dokter dan perawat itu segera melakukan tindakan medis yang diperlukan untuk membuat pasiennya selamat. Dokter mendeteksi denyut jantung nya begitu melemah ia takut kehilangannya.


__ADS_2