
Pangeran Igor tumbuh dari hasil didikan Selir Gracia. Pangeran Igor terkenal sebagai pangeran paling misterius karena keberadaan dan kabar tentangnya jarang diketahui oleh banyak orang.
Agar identitas Pangeran Igor tidak diketahui banyak orang, Selir Gracia sering meminta kepada Raja Reinal agar mengirim Putranya untuk melakukan tugas keluar kota meski umur Pangeran Igor masih dikatakan belia. Setelah berhasil membujuk Raja Reinal, Selir Gracia menyuruh Pangeran Igor untuk berlatih kekuatannya saat tidak ada orang disampingnya.
Pangeran Igor akhirnya tumbuh menjadi lelaki yang tampan namun sangat misterius. Pangeran Igor selalu menjaga jarak dari banyak orang dan tidak ingin ada seorangpun yang mencari tahu tentangnya.
Pangeran Igor jarang terlihat di Istana dan selalu menghabiskan waktunya diluar Istana. Sehingga saat umurnya beranjak remaja, Selir Gracia mulai menanamkan perasaan benci kepada Pangeran Igor dan menghasutnya agar menguasai kerajaan Apollonia serta kerajaan lainnya dengan kemampuannya sebagai penyihir.
Selir Gracia bahkan mengumpulkan orang-orang untuk mendukung Putranya dan menjanjikan sesuatu yang besar bagi orang-orang yang mau mendukung Putranya. Satu persatu bangsawan tinggi termakan oleh bujukan Selir Gracia sehingga semakin lama anggota mereka semakin banyak.
Selir Gracia melakukan banyak rencana agar membuat Putranya dapat menguasai dunia. Selir Gracia mulai melakukan ritual yang dilakukan oleh kaumnya dan menumbalkan banyak orang dalam ritualnya tersebut.
Karena keberadaan Pangeran Igor sangatlah misterius maka tidak ada orang yang menaruh curiga terhadapnya. Ia selalu mengambil tugas luar kota dan meninggalkan Istana, selama Pangeran Igor keluar Istana ia membangun banyak relasi untuk mendukungnya.
Salah satu kerajaan yang dipilihnya adalah kerajaan Elmore. Ambisi yang ditanamkan oleh Selir Gracia membuatnya tumbuh menjadi seseorang yang menginginkan kekuasaan, sehingga Pangeran Igor membangun relasi dengan salah satu Pangeran di kerajaan Elmore dan bersama-sama menaklukan dunia.
Sudah sejak lama Pangeran Igor dan Selir Gracia merencanakan banyak hal namun rencana mereka selalu saja digagalkan oleh seorang gadis yaitu Lilian.
Saat kecil diperjalanan pulang menuju Istana Pangeran Igor bertemu dengan Lilian kecil yang sedang bermain dengan Rosa ditepi danau buatan. Gadis itu bermain dengan sangat riang sambil membawa sebuket besar bunga daisy ditangan kanannya.
__ADS_1
Pangeran Igor merasa senyum Lilian kecil saat itu sangat natural dan tidak dibuat-buat. Karena merasa lelah Lilian berteduh disebuah pohon apel dengan mengibaskan wajahnya menggunakan tangan kirinya yang bebas.
Meski lelah, Lilian tidak ingin melepas bunga daisy ditangannya. Pangeran Igor mendekati Lilian dan memberikan gadis itu buah cery yang ia dapatkan diperjalanan. Awalnya Pangeran Igor ingin memberikan cery itu kepada Selir Gracia namun niatnya ia urungkan saat ia melihat Lilian.
Lilian menerima cery itu tanpa curiga dan memberikan bunga daisy ditangannya kepada Pangeran Igor sebagai ganti cery-nya. Lilian terlihat tersenyum senang saat memasukan cery di mulutnya. Belum sempat Lilian bertanya nama lelaki yang memberikannya cery, Rosa datang dan menyuruh Lilian agar segera pulang.
Lilian-pun berjalan pulang mengikuti Rosa dan sebelum Pangeran Igor menghilang dari pandangannya, Lilian sempat tersenyum dan mengangkat buah cery ditangannya kepada Pangeran Igor.
Sejak saat itu Pangeran Igor sering teringat dengan Lilian. Namun tugas luar kota yang selalu membuatnya meninggalkan Ibukota membuatnya tidak pernah lagi bertemu dengan Lilian.
Lilian-pun tidak pernah lagi mengingat tentang Pangeran Igor karena sejak hari itu Lilian tidak pernah lagi melihatnya dan seiring berjalan waktu Lilian-pun melupakannya. Berbeda dengan Pangeran Igor yang selalu mengingat tentang pertemuannya dengan Lilian.
Setiap saat Pangeran Igor selalu ingin menyelesaikan misinya dan bertemu dengan Lilian. Namun Selir Garcia selalu membuatnya mendapat tugas dan ia tidak punya kesempatan untuk bertemu dengan Lilian kembali. Pangeran Igor hanya bisa memandang bunga daisy yang terakhir Lilian berikan. Hatinya sangat bahagia saat mengetahui jika Lilian tidak akan sembarangan memberikan bunganya kepada orang lain namun gadis itu tanpa paksaan memberikan bunga daisy dengan ukuran yang besar kepadanya.
Saat Pangeran Igor berbalik, Lilian ternyata menggandeng paksa tangan Seint secara paksa dan mengikuti kemanapun Seint pergi. Pangeran Igor menjadi marah dan memutuskan untuk merebut kekuasaan di kerajaan Apollonia dan menjadikan Lilian menjadi pasangannya.
Pangeran Igor semakin marah saat Lilian tidak pernah melirik lelaki lain dan hanya fokus mengejar kemanapun Seint pergi. Belum lagi ibunya yang selalu memberikan peringatan kepadanya untuk menjaga jaraknya dengan orang lain. Akhirnya Pangeran Igor memutuskan hanya mengawasi Lilian dan Seint dari jarak jauh.
Hingga suatu hari rencana yang Pangeran Igor susun bersama Selir Gracia melibatkan Lilian. Pangeran Igor selalu menentang semua hal yang berkaitan dengan keselamatan Lilian, ia bahkan mengancam ibunya agar tidak akan terlibat lagi dalam rencana ibunya jika Lilian terluka.
__ADS_1
Pangeran Igor tahu Lilian beberapa kali sering menggagalkan rencananya namun ia tetap membiarkan gadis itu lolos dan bahkan membiarkan Lilian mengambil tanda pengenal yang dibuat oleh kerajaan Elmore secara khusus untuknya.
Beberapa kali Lilian terluka dikarenakan rencana Selir Gracia dan hal itu membuat Pangeran Igor marah dan tidak ingin melanjutkan rencana dari Ibunya. Selir Gracia harus bersabar dan berusaha tidak membuat Putranya marah.
Selir Gracia akhirnya mempercayakan semuanya kepada Marquis Gaustark dan melaporkan semua kepadanya. Hingga akhirnya semua rencana mereka berjalan sesuai rencana meski Lilian selalu membuat masalah. Saat Lilian terluka karena penyerangan dua harimau, Pangeran Igor tidak bisa lagi menahan diri untuk menemui Lilian.
Saat Pangeran Igor tahu jika Lilian sedang berada disebuah taman yang Seint buatkan, Pangeran Igor akhirnya melangkahkan kakinya secepat mungkin untuk menemui Lilian. Hati Pangeran Igor sangatlah senang melihat kondisi Lilian secara langsung. Hal yang paling membuatnya senang adalah ia bisa memperkenalkan dirinya kepada Lilian secara langsung. Namun kebahagiannya tidak berlangsung lama karena Seint datang dan membawa Lilian pergi.
Semenjak hari itu Pangeran Igor mulai mendekati Lilian namun Selir Gracia selalu bisa membuatnya mengurungkan niatnya untuk mendekati Lilian dan hanya bisa mengawasi Lilian dari jarak jauh. Seint bahkan secara terang-terangan memberikannya tatapan memperingati saat Pangeran Igor ketahuan menatap Lilian namun Pangeran Igor tidak merasa takut dan malah menantang Seint lewat tatapan matanya.
Rencana besar yang mereka susun sejak lama-pun tiba dan hal itu membuat Pangeran Igor ragu mengingat posisi Lilian sebagai Putri Mahkota. Selir Gracia lagi-lagi bisa meyakinkan Pangeran Igor untuk melaksanakan rencana besar mereka.
Tujuan awal mereka sebenarnya sengaja melakukan penyerangan sehingga mendapatkan tumbal yang banyak untuk memanggil ular hijau. Namun diluar perkiraan mereka Citto malah bisa merubah bentuk tubuhnya menjadi bentuk naga yang sesungguhnya dan merusak rencana mereka.
Selir Gracia mencoba mengendalikan keadaan menggunakan kekuatan bola kristalnya namun lagi-lagi Lilian yang selalu menggagalkan rencana mereka. Selir Gracia akhirnya memutuskan melawan Lilian dan mengabaikan rasa suka Putranya.
Kemarahan yang selama ini Selir Gracia pendam kepada Lilian akhirnya bisa ia salurkan dengan menyerang Lilian menggunakan pedangnya. Namun Lilian sudah terlatih menggunakan pedangnya sehingga gadis itu bisa menahan semua serangan yang ia berikan.
Akhirnya Selir Gracia mengungkapkan rahasia Putranya dan sempat membuat Lilian bingung hingga akhirnya Zheyan datang untuk menyadarkannya. Selir Gracia mencoba memberitahu Lilian kembali kebenarannya namun Lilian sudah tidak mempercayainya dan menyerangnya hingga Selir Gracia tidak sadarkan diri.
__ADS_1
°°°
Akhirnya bisa UP lagi setelah beberapa hari nggak UP. Author pernah mengatakan dibeberapa part sebelumnya kalau Author sedang sakit dan maksa buat terus nulis. Akhirnya kondisi Author semakin memburuk dan harus di opname. Setelah sembuh selama sehari kondisi Author kembali memburuk karena cuaca yang tidak baik di daerah Author. Kemalangan Author tidak berhenti disitu, karena kondisi Author yang terus memburuk pola makan-pun ikut memburuk dan akhirnya Author salah makan dan keracunan. Author kembali harus dirawat selama dua hari dan sekarang semua kulit Author terkelupas semua. Tapi alhamdulilah kondisi Author sudah membaik meski kulit terkelupas semua dan mudah-mudahan Author tidak lagi sakit-sakitan.