Cinta Pertapa Naga

Cinta Pertapa Naga
Awal Permulaan


__ADS_3

“Biarkan aku menunggu Takdirku bersama rasa percaya yang kubawa,sebab keadaan buatku tenggelam dalam rindu”


“Sebaik-baik rindu untuk bertemu adalah ketika kita sama-sama menjamu dalam doa yang teramu”


“Rona Jingga Yang membentengi Cakrawala membujuk  mata tak bersuara seakan ingin terus memandang jingga hingga lupa untuk kembali pulang”


"Aku hampir saja menyerah..."


"Jika tak mendengar kata"


" Sedikit rindu"


"Darimu..."


"Tak pernah kah"


"Kau merasa sesak"


"Saat oksigen di dada mu"


"Telah dirampas oleh rindu ??"


kalimat itu dituliskan seorang pemuda pada selembar kertas,kemudian ia masuk kan kedalam saku jubah nya yang lusuh,


Inyoko Karasaki namanya


nama yang aneh untuk ras bangsa Ming.


pemuda itu sedikit berbeda dari orang sekitar nya.


karena memang dia bukan lah keturunan asli Bangsa Ming.


ayah nya berasal dari negri timur jauh dan ibu nya berasal dari negri gurun,dan menjadi budak bangsawan di negara ming.


saat Inyoko berumur 4 tahun,kedua orang tua nya tewas saat bangsa Ming diserang oleh Bangsa Juryan.


sejak umur 4 tahun,Inyoko bertahan hidup menjadi gelandangan dan selalu diremehkan oleh orang disekitar nya.


Tubuhnya begitu kurus dan kumal,tidak terlihat cahaya kehidupan yang terpancar dari mata nya.


Inyoko begitu menyukai dunia sastra,karena sejak hidup sebatang kara inyoko selalu tidur di belakang sebuah sekolah anak anak bangsawan.

__ADS_1


setiap hari nya inyoko selalu mengintip dan mencuri dengar pelajaran disekolah anak anak bangsawan tersebut.


Hari itu seperti hari hari yang lain,


matahari bersinar cerah meneduhi ibukota kerajaan Ming yaitu kota naga.


Inyoko berjalan gontai ditengah keramaian, menahan lapar yang begitu dahsyat bertempur di dalam perut nya.


"Hmmmm... Siapakah hari ini yang akan berbaik hati padaku"


gumam inyoko dalam hati.


Sesaat setelah nya inyoko di kagetkan oleh sebuah pukulan yang mengenai kepalanya.


"Plaaak"


"dasar gembel busuk"


ujar seorang pemuda keturunan bangsawan kaya yang di ikuti oleh pengawal pengawal nya.


"kau menghalangi jalan ku!!!"


ucap nya kemudian.


katanya lagi.


"maa...maaa...maaf tuan muda"


sambil gemetar jawab Inyoko.


"Sungguh hamba tidak melihat keberadaan tuan muda"


tambah nya.


"Plak...plak...plak"


suara tamparan dan pukulan pemuda bangsawan itu kepada Inyoko.


"Hai gembel apakah kau tidak sadar kau sedang mengotori dan menghalangi jalan siapa ???" ucap pemuda tersebut sambil mencengkram leher inyoko


semua orang yang berada disekitar tempat tersebut hanya bisa melihat perlakuan pemuda bangsawan tersebut terhadap inyoko

__ADS_1


"Hentikan dan lepas kan anak muda itu"


suara seseorang diantara kerumunan.


"siapa itu yang berani mengganggu kesenangan ku"


timpal pemuda bangsawan itu.


"apakah kau bosan hidup seperti gembel ini" tambahnya.


Kemudian muncul seorang pria tua berjubah hitam dihadapan Inyoko dan pemuda bangsawan tersebut.


"aku minta tuan muda bermurah hati memaafkan bocah gembel ini"


pinta orang tua tersebut.


"apa ??? maaf kan katamu ??"


"apakah kau tidak tau aku ini siapa???"


jawab pemuda bangsawan itu.


" ya aku cukup tau siapa anda tuan muda,


anda pewaris keluarga chen"


"mai chen si golok gagak hitam"


jawab orang tua itu


"hahahaa.... hahahah....kalau kau sudah tau, aku rasa kau tak akan mau mencampuri kesenangan ku bukan?"


timpal nya pada orang tua tersebut.


"Aku rasa bocah ini hanya akan mengotori tanganmu tuan muda,jangan sampai pendekar golok gagak hitam merendahkan diri nya karena seorang bocah gembel"


sahut orang tua itu.


"Kau cukup bijak orang tua,tapi aku bukan tipe orang yang akan mudah melepaskan mangsaku"


Jawab pemuda bangsawan.

__ADS_1


bagaimana nasib inyoko selanjut nya??


siapakah orang tua itu ??


__ADS_2