Cinta Pertapa Naga

Cinta Pertapa Naga
Monster Laba-Laba dan masa lalu


__ADS_3

Rombongan Kakek Gwen sudah hampir sampai di Hutan Kabut tempat Monster Kelabang berada.


mereka bisa tiba lebih cepat ke hutan kabut karena menaiki tubuh Rajawali Dewa Perang yang dapat terbang dengan cepat,walaupun dinaiki oleh empat orang.


Hutan itu sebelum nya hanya lah hutan gunung biasa.tapi setelah monster Kelabang menempati hutan itu,hutan itu seperti tertutup kabut tebal setiap saat.


Dan Inyoko kini telah kembali sadar setelah melewati pertarungan menghadapi Harimau Putih didalam dimensi alam pikirannya.


"turunkan saja kami disana"


Kakek Gwen meminta pada Rajawali Dewa Perang menurunkan mereka tepat didepan Hutan Kabut.


"sepertinya ini bukan hanya kabut biasa"


"aku merasakan hawa racun yang sangat kuat dari dalam hutan ini"


Ucap Kha Chan penuh waspada.


"kau benar Kha Chan"


"sebenarnya ini bukan kabut,tapi efek racun Monster Kelabang yang telah menyelubungi hutan ini"


"kau lihat lah pohon-pohon di hutan itu"


"warnanya telah berubah,pohon nya berubah menjadi hitam legam dan daun-daun nya menjadi kering,bahkan aku tidak merasakan ada bintang atau mahkluk hidup lain didalam hutan ini"


"aku hanya merasakan satu sumber hawa energi yang sangat besar"


"tentu saja itu milik Monster Kelabang"


"dengan racun sepekat ini wajar saja jika tidak ada yang pernah kembali setelah masuk kedalam hutan ini"


"tapi seperti nya ada yang salah dari informasi yang kita dapatkan dari pemilik penginapan itu"


Ucap Kakek Gwen menjelaskan.


"apa maksud mu sepuh ?"


Mai Chen bertanya


"ya....yang aku lihat ini bukan racun khas dari kelabang"


"racun Kelabang biasanya bersifat cair,tapi kabut ini seperti racun yang berserat".


Jelas Kakek Gwen.


Pengalaman nya sebagai pertapa cukup untuk nya dapat menganalisa apa yang akan mereka hadapi.


"Maksud sepuh ada monster lain didalam hutan ini selain Monster Kelabang?"


Mai Chen lanjut bertanya.

__ADS_1


"itu juga tidak akan mungkin"


"Mahkluk-mahkluk buas yang telah mencapai level monster tidak akan pernah berbagi wilayah kekuasaannya dengan kelompok lain nya"


"bisa jadi Monster Kelabang itu tidak pernah ada di hutan ini atau dia telah menjadi mangsa monster lain,tepatnya Monster Laba-Laba "


Kakek Gwen kembali menjelaskan


Kakek Gwen meminta Rajawali Dewa Perang untuk kembali terbang seorang diri mengelilingi dan memperhatikan hutan itu dari atas ketinggian.


dengan penglihatan nya yang tajam tentu bukan kesulitan yang besar baginya untuk dapat menemukan tempat keberadaan monster itu.


"Hmmmmm"


"sepertinya tidak lama lagi temanku yang lain akan datang membantu kita"


ucap Inyoko sambil tersenyum.


Tiba-tiba tak lama setelah perkataan Inyoko sosok Harimau Putih datang menghampiri mereka.


Karena telah terikat secara bathin dengan Manusia Harimau Putih Inyoko dapat merasakan hawa energi Binatang Pertapa miliknya itu.


apalagi Harimau Putih memiliki kecepatan yang luar biasa,jadi menyusul Kakek Gwen dan rombongan tentu bukan masalah berarti bagi nya.


"Kau terlihat semakin besar sejak terakhir kali kita bertemu"


Sapa Kakek Gwen.


Harimau Putih tidak memiliki kemampuan berbicara seperti manusia, seperti yang dilakukan oleh Rajawali Dewa Perang.


Harimau Putih hanya dapat berbicara dengan Inyoko ketika berada di dimensi alam pikiran milik Inyoko.


ketika di dunia nyata hanya hubungan bathin lah yang menjadi alat komunikasi antara Harimau Putih dan Inyoko.


Rajawali Dewa Perang telah kembali dihadapan rombongan Kakek Gwen setelah menemukan lokasi tempat keberadaan Monster yang mereka cari.


"Kau benar pak tua"


"aku tidak melihat keberadaan Monster Kelabang didalam hutan ini"


aku hanya mendapati keberadaan dari monster lain,yaitu Monster Laba-Laba"


"seperti apa yang engkau ungkapkan pak tua"


Rajawali Dewa Perang menjelaskan kondisi hutan itu setelah mengamati dari ketinggian.


"Rajawali,sebaik nya kau diam disini dan menunggu kami hingga kami dapat memusnahkan keberadaan Monster Laba-Laba itu"


"ukuran tubuh mu yang besar itu merupakan sasaran empuk Racun berserat milik Monster Laba-Laba itu.


Kakek Gwen kembali menjelaskan.

__ADS_1


Akhir nya Kakek Gwen bersama dengan Inyoko,Kha Chan,Mai Chen serta Harimau Putih Hi Nyiak memasuki hutan itu.


di atas pohon dalam hutan itu terlihat banyak terdapat pembungkus manusia yang terbuat dari racun berserat milik Monster Laba-Laba itu.


beberapa bungkusan itu terbelah dan terjatuh.


Bungkusan yang kosong menandakan bahwa manusia didalam nya telah dijadikan makanan oleh Monster Laba-Laba.


Monster Laba-Laba menjadikan racun berserat itu sebagai pembungkus jasad manusia , sebelum diserap hawa energi nya.


Setelah beberapa lama akhir nya mereka menemukan tempat keberadaan Monster Laba-Laba itu.


"Akhirnya tempat ini mempertemukan kita kembali Monster Laba-Laba"


Ucap Kakek Gwen pada sosok Monster itu.


Tidak ada yang tau,bahkan Dewi Mata Dara sekalipun jika dimasa lalu Kakek Gwen pernah bertarung dengan monster itu.


saat itu Kakek Gwen belum mencapai tingkat pendekar pertapa.


pertarungan itu meninggalkan bekas mendalam bagi Kakek Gwen.


Dirinya kehilangan adik seperguruan nya dan dia menderita luka dalam yang cukup serius setelah terkena racun berserat milik Monster Laba-Laba itu.


beruntung waktu itu Kakek Gwen diselamatkan oleh gurunya.


meskipun akhir nya sang guru ikut menjadi korban dan tewas karena pertarungan dengan monster Laba-Laba itu.


Kakek Gwen menyimpan dendam yang dalam kepada Monster Laba-Laba itu sepanjang hidupnya.


Merasakan kehadiran Hawa Energi yang cukup besar dari rombongan Kakek Gwen,membuat Monster Laba-Laba itu berjalan mendekati mereka perlahan.


Monster itu melepaskan racun berserat nya hendak menggulung rombongan Kakek Gwen.


tapi dengan sigap mereka semua dapat menghindari serangan dari Monster Laba-Laba.


Harimau Putih yang memiliki kecepatan luar biasa,melakukan serangan pembalasan.


dengan cepat Harimau itu telah berada di belakang Monster Laba-Laba,dan kemudian maju menerkam.


Cakaran dan gigitan Harimau Putih mengenai tubuh monster Laba-laba.


Monster Laba-Laba itu mengerang kesakitan.


sebelum duri-duri beracun muncul dari tubuh nya dan membuat Harimau Putih terpaksa melepaskan cengkraman dan gigitan nya.


Kakek Gwen meminta semua orang untuk mundur termasuk Harimau Putih.


Kakek Gwen berniat menghadapi monster itu sendirian dan membalaskan dendam di masa lalu nya.


.

__ADS_1


__ADS_2