Cinta Pertapa Naga

Cinta Pertapa Naga
Pertemuan Sahabat di Wisma Chen


__ADS_3

Selain dewi mata dara tidak ada yang mengetahui asal dari mustika itu.


karena mustika itu diciptakan dengan cara membekukan energi murni pemilik nya.


dengan kata lain mustika merah itu adalah wujud energi dewi mata dara yang sudah dibekukan hingga terbentuk seperti kristal.


Sehari kemudian


Pagi sekali wisma keluarga bangsawan chen jauh terlihat lebih sibuk dari sebelum nya.


ada kabar bahwa bisa dipastikan hari ini semua Ketua Sekte aliran putih dan utusan dari kekaisaran ming akan tiba di wisma chen.


Benar saja satu persatu perwakilan dari sekte-sekte aliran putih mulai terlihat di jalanan ibukota kekaisaran ming.


Lao chen telah kembali ke wisma chen pagi itu.


lao chen segera melaporkan perjalanan nya kepada tetua ho yang sedang berada didalam kamar inyoko.


tidak ada satupun sekte aliran putih yang menolak undangan yang dibuat oleh tetua ho.


semua itu tentu saja karena nama besar tetua ho di dunia persilatan.


Mendengar keterangan lao chen,tetua ho segera mengajak lao chen menunggu di gerbang wisma chen.


bersamaan dengan itu beberapa sekte sudah terlihat berada di depan wisma chen.


"para tetua aku mohon maaf terlambat menyambut kedatangan kalian"


sambut tetua ho sambil mengepalkan tangan nya.


"apa-apaan ini,mengapa sampai tetua ho sang pengelana suci sendiri yang langsung menyambut kami"


"kami benar-benar menjadi sungkan"


ucap salah satu ketua sekte,


Phi Thoek yang dikenal sebagai Pendekar Arif Mabuk


ketua sekte Mata Air Hijau.


Selain tetua Ho,Phi Thoek atau Pendekar Arif Mabuk adalah salah satu dari tiga jagoan terhebat dunia persilatan.


diantara tiga jagoan itu pendekar arif mabuk adalah yang paling muda usianya.

__ADS_1


salah satu pendekar paling jenius yang pernah ada,bahkan dengan kemampuannya pada usia 20 tahun pendekar arif mabuk berhasil menjadi ketua sekte mata air hijau,yang menjadikan nya sebagai ketua sekte termuda dalam sejarah waktu itu.


"kau terlalu sungkan dan merendah"


"kini dunia persilatan butuh orang-orang muda yang hebat sepertimu"


"oleh karena itu aku memutuskan mengundurkan diri dari dunia persilatan"


balas tetua ho.


"selamat pagi semua tetua dan senior"


ucapan dari seseorang memotong pembicaraan antara tetua ho dan phi thoek.


"hahahahah"


"saudara kuan yu"


"lama tidak berjumpa"


"apa kabarmu?"


jawab phi thoek si pendekar arif mabuk.


"hormat ku pada guru ho"


"ada beberapa urusan sekte yang harus aku selesaikan sebelum datang kesini"


"saudara phi thoek,aku baik-baik saja"


"apakah taruhan tiga jurus itu masih berlaku ?"


ucap kuan yu


Kuan yu dan phi thoek adalah pendekar dalam generasi yang sama,usia mereka juga tidak terpaut jauh.


setelah phi thoek si pendekar arif mabuk sebagai pendekar paling jenius,mungkin kuan yu ada di urutan kedua setelah nya.


ditambah lagi dengan status nya sebagai murid pertama tetua ho dan ketua sekte pengemis suci


Beberapa tahun yang lalu phi thoek dan kuan yu,terlibat perselisihan yang di sebabkan oleh seorang pendekar wanita yang cantik bernama Te Sha.


pendekar wanita dari aliran hitam yang menyamar dan menyusup ke salah satu sekte aliran putih.

__ADS_1


phi thoek dan kuan yu muda,sama-sama terpikat oleh kecantikan pendekar wanita itu.


kedua pendekar muda itu dibuat mabuk cinta oleh semua muslihat te sha.


Sampai akhirnya, kedok dan tujuan dari te sha berhasil dibongkar oleh tetua ho.


tapi sebelum sempat dihukum te sha berhasil lolos dan melarikan diri.


Merasa senasib,akhir nya perselisihan antara kuan yu dan phi thoek berubah menjadi hubungan persahabatan.


mereka berdua pernah bertaruh jika salah satu dari mereka bisa bertahan dalam serangan tiga jurus lawan nya,maka dia lah yang berhak kelak memberikan hukuman kepada te sha yang telah meninggalkan luka dan mengelabui mereka.


"hahahahha"


"jangan membuka aib disini saudara kuan"


"kau tidak pernah berubah,selalu saja terburu-buru"


"tapi jika kau yang meminta nya maka aku akan melayani nya saudara kuan"


"tentu saja taruhan itu akan berlaku selama nya"


ucap phi thoek.


"maafkan kami,semua tetua dan saudara sekte aliran putih"


"kami tidak bermaksud untuk lancang"


"izinkan kami sekedar bertukar tiga jurus satu sama lain"


"guru...murid mohon izin"


ucap kuan yu meminta izin kepada semua tokoh aliran putih yang ada di gerbang wisma chen.


kedua ketua sekte itu pun langsung mengambil posisi.


tentu saja ini bukan lah pertarungan yang mempertaruhkan nyawa,melainkan hanya sekedar reuni dua sahabat lama.


kuan yu menggunakan tiga jurus andalan dari sekte pengemis suci yaitu jurus pengemis tidur, jurus pukulan pengemis nirwana dan tentu saja tinju langit raja pengemis.


Phi thoek sang pendekar arif mabuk tentu saja tidak mau kalah,dia juga mengeluarkan jurus kebanggaan sekte nya yaitu jurus Pukulan Pemabuk ,Tapak Dewa Mabuk dan Ilmu Air Dewa Mabuk.


kedua pendekar hebat itu saling bertukar jurus,membuat semua yang hadir merasa kagum melihat keahlian dan tingkat ilmu yang mereka miliki,termasuk tetua ho yang merasa sangat bangga dengan perkembangan murid nya kuan yu.

__ADS_1


Tentu saja Phi thoek lebih unggul dari kuan yu,tapi phi thoek tidak ingin membuat malu sahabat nya itu.


phi thoek sebenarnya hanya ingin membuat hati kuan yu senang,sehingga akhir pertarungan kedua pendekar itu pun hanya berakhir imbang.


__ADS_2