Cinta Pertapa Naga

Cinta Pertapa Naga
Raja Dewa Seribu Obat


__ADS_3

ketua sekte bulan giok yang lebih dikenal sebagai Raja Dewa Seribu Obat.


gelar itu didapatkan nya karena kemampuan nya dalam dunia pengobatan yang sangat tinggi.


Kini tetua ho dan yang lain nya hanya berharap tetua bu datang dalam pertemuan itu dan dapat mengobati inyoko.


Hari ke lima di wisma keluarga bangsawan chen.


Akhirnya dewi mata dara keluar dari kamar tempat nya bermeditasi.


dewi mata dara berhasil meningkatkan kekuatan fisik dan bisa ular pertapa milik nya.


terdapat perubahan pada rambut dewi mata dara,sebagian kecil rambutnya kini berubah menjadi warna putih,efek dari meditasi peningkatan kekuatan dan bisa ular pertapa yang dilakukannya.


"Dengan sedikit uban mu itu,kau terlihat lebih menggoda dewi"


Kakek gwen mencoba menggoda dewi mata dara sambil tersenyum.


"Dasar tua bangka,kau tidak menyadari mencari rambut hitam dikepala mu itu adalah pekerjaan paling mustahil di dunia ini"


balas dewi mata dara dengan kesal.


semua orang yang ada di tempat itu tertawa melihat kekonyolan dua orang pertapa sepuh dihadapan mereka.


Dewi mata dara sebenarnya sangat senang,ketika melihat kakek gwen setelah keluar dari kamar tempatnya bermeditasi,kini terlihat jauh lebih kuat dari sebelum nya.


karena dengan ilmu pertapa nya dewi mata dara dapat melihat aura energi yang terpancar dari tubuh kakek gwen.


Begitupun sebalik nya kakek gwen merasakan hal yang sama pada dewi mata dara.


Tiba-tiba pelayan wisma keluarga bangsawan chen berlari ke arah tempat mereka sedang berkumpul.


"Lapor tuan"


"ada rombongan kecil yang sedang menuju wisma chen ini"


"kurang lebih sekitar lima orang yang menunggangi kuda"


"dari atribut yang mereka kenakan,sepertinya itu atribut sekte bulan giok"


pelayan tersebut melaporkan apa yang dilihat nya di tengah kota kekaisaran,kepada mai chen dan tetua ho.


"segera kumpulkan orang,persiapkan segala sesuatu untuk menjamu mereka"


"aku dan para tetua akan menyambut mereka di gerbang wisma chen"


ucap mai chen.


Rombongan yang berjumlah lima orang itu akhir nya tiba di gerbang wisma chen.


mereka menunggangi kuda.

__ADS_1


rombongan sekte bulan giok tiba lebih dulu,karena jarak sekte itu yang paling dekat dengan ibu kota kekaisaran ming.


tepat nya kota Ma Er.


sebuah kota yang berbatasan langsung dengan ibukota kekaisaran.


Kelima orang rombongan sekte bulan giok itu segera turun dari kuda nya.


"selamat datang kepada para tetua di wisma keluarga chen ini"


"perkenalkan hamba Mai Chen"


"cucu dari Lao Chen pemilik wisma ini"


sambut mai chen pada rombongan itu.


"tak ku sangka,aku yang lemah ini masih berkesempatan bertemu salah satu dari tiga jagoan terkuat dunia persilatan ditempat ini"


"Tetua Ho sang pengelana suci"


"kami datang kemari setelah si tua,gagak hitam Lao Chen datang bersama segel kebesaran sekte pengemis suci"


"apa yang membuat tetua begitu tergesa-gesa mengadakan pertemuan ini?


"sebelumnya aku atas nama sekte bulan giok meminta maaf,jika kami telah lancang kepada tetua"


Ucap tetua Bu kepada tetua Ho.


"kau terlalu merendah tetua Bu"


"kau sendiri adalah raja obat nomor satu tanpa tanding di dunia persilatan"


"sebenarnya bukan aku yang menginginkan pertemuan ini"


"tapi guru ku "


"pertapa gwen dan pertapa ular dewi mata dara.


Tetua Ho menjelaskan situasi dan mengenalkan para sepuh pertapa yang ada bersama nya.


Tentu saja tetua Bu sangat terkejut,menerima kenyataan bahwa yang ada dihadapannya kini adalah para sepuh pertapa,guru Tetua Ho yang merupakan salah satu dari tiga jagoan terkuat dunia persilatan.


tetua bu tidak dapat membayangkan seperti apa kekuatan yang dimiliki oleh guru tetua Ho itu.


"maafkan atas kelancangan ku yang tidak tahu diri ini sesepuh pertapa"


"aku sungguh lancang tidak mengenali anda sesepuh"


ucap tetua bu penuh sungkan.


"hahahahah"

__ADS_1


"dunia persilatan sungguh luas,aku sungguh tidak mengira bertemu pendekar hebat seperti mu"


"murid ku Ho banyak bercerita tentang kehebatan ilmu pengobatan milik mu"


"sungguh rugi rasa nya aku mengasingkan diri selama ini di gunung salju abadi"


"aku sungguh beruntung,ketika si bocah inyoko murid dari murid ku ho mengunjungi ku di gunung itu"


"sehingga aku bisa ada ditempat ini sekarang"


jawab kakek gwen.


Sontak saja pernyataan yang baru saja di ucapkan oleh kakek gwen membuat semua orang di ruangan itu termasuk Mai Chen dan tetua Bu sangat kaget.


mereka baru menyadari jika tetua Ho berasal dari gunung salju abadi.


gunung penuh cerita mitos dan misterius.


bahkan selama ratusan tahun belum ada manusia yang bisa keluar dari gunung itu dengan selamat.


Pandangan semua orang itu kini tertuju pada sosok dewi mata dara.


salah satu sepuh pertapa dari gunung salju abadi yang baru saja diperkenalkan oleh tetua ho.


Tapi rombongan sekte bulan giok masih penasaran dengan sosok murid tetua ho yaitu inyoko,yang baru saja disebut namanya oleh kakek gwen.


karena mereka tidak menemukan sosok inyoko di gerbang wisma chen itu.


"Tetua anda jangan terlalu banyak melamun"


ucapan tetua ho menyadarkan tetua bu dari lamunan nya.


"yang sedang kau cari itu,kini ada didalam wisma"


sambung tetua ho,seakan tetua ho dapat menebak apa yang ada dipikiran tetua bu.


"Bocah itu kini sangat membutuhkan ilmu pengobatan dewa milik mu"


"sudah hampir lima hari ini dia terbaring tidak sadarkan diri"


"setelah bertarung dengan hewan pertapa yaitu Serigala iblis neraka"


tetua ho menjelaskan keadaan inyoko kepada tetua bu.


Belum hilang keterkejutan semua yang ada di gerbang wisma itu akan sosok-sosok hebat yang kini ada bersama tetua ho,sekarang mereka semakin terkejut setelah mendengar tetua ho menyebut tentang serigala iblis neraka.


Tidak semua pendekar dunia persilatan yang mengetahui tentang ada nya hewan pertapa.


bahkan ada yang menganggap hewan itu hanya mitos belaka.


Tak lama Mai Chen menengahi percakapan itu,dan mengajak rombongan sekte bulan giok untuk masuk ke wisma keluarga chen,dan tentu saja sekalian untuk memperlihatkan kondisi inyoko pada Raja Dewa Seribu Obat tetua bu.

__ADS_1


__ADS_2