Cinta Pertapa Naga

Cinta Pertapa Naga
Dilema dan Prahara


__ADS_3

Inyoko kini berada dalam situasi penuh dilema.


Dia tidak ingin tinggal diam melihat teman-teman nya babak belur dihajar Kakek Gwen,tapi disisi lain dia tidak ingin melawan salah satu orang yang penting dalam hidupnya itu.


Kakek Gwen semakin lupa diri, dengan cepat dia melesat ke arah Hi Nyiak yang masih tergeletak.


Harimau Putih itu sebelumya telah terluka parah akibat tebasan-tebasan golok ditangan Kakek Gwen.


Kakek Gwen memijakkan kaki nya di kepala Harimau itu.


Hi Nyiak meraung keras,karena merasakan rasa sakit yang luar biasa.


Inyoko mulai tersulut emosi,dan tidak tega melihat apa yang sedang dilakukan oleh Kakek Gwen kepada teman Harimau nya itu.


Inyoko mengepalkan tangan nya.


perlahan aura energi menyelubungi tubuh nya,dengan cepat Inyoko bergerak membantu Harimau Putih itu untuk lepas dari siksaan Kakek Gwen.


kombinasi jurus yang dilakukan Inyoko sedikit membuat Kakek Gwen terkejut tapi tetap tidak melepaskan injakan kaki nya di kepala Hi Nyiak.


"Kakek sadarlah !!!"


"Hentikan semua ini !!!"


Teriak Inyoko pada Kakek pertapa itu.


Teriakan Inyoko itu seperti tidak didengar oleh Kakek Gwen.


bahkan Kakek Gwen melepaskan sebuah pukulan tenaga dalam yang telak mengenai Inyoko.


Inyoko terpental dan terkapar memegang tubuh nya yang terasa sangat sakit dan mulut nya mengeluarkan darah segar akibat pukulan tenaga dalam itu.


Kakek Gwen semakin diluar kendali kali ini Golok Gagak Hitam ditangan nya ditancapkan nya pada bagian perut Harimau Putih Hi Nyiak yang ada dalam pijakan kaki nya.


Hi Nyiak kembali meraung kuat merasakan sakit yang luar biasa.


Raungan Hi Nyiak berakhir setelah tusukan kedua Golok Gagak Hitam kembali menghujam perut nya.


Harimau Putih itu akhirnya diam tak bergerak,tak terdengar lagi suara raungan kesakitan nya.


Inyoko melotot menyaksikan kejadian itu. dia terdiam,tubuh nya terasa kaku dan tak bisa bergerak.


bagaimana mungkin Harimau Putih yang mempercayainya itu tidak dapat dilindungi nya,bahkan tewas ditangan orang yang dia anggap penting dalam hidup nya Kakek Gwen.


begitu juga Kha Chan dan Mai Chen masih tidak bisa mempercayai jika Kakek Gwen berubah menjadi begitu kejam.

__ADS_1


Inyoko kemudian bangkit,aura energi lebih besar dari sebelumnya kini keluar dari tubuh nya.


Inyoko menyerang kembali Kakek Gwen yang masih berdiri didekat tubuh Harimau Putih Hi Nyiak.


Kali ini Inyoko menyerang tanpa keraguan sedikitpun,bahkan melupakan jika musuh yang sedang dihadapinya adalah Kakek Gwen,seorang pertapa yang merupakan guru dari guru nya Tetua Ho.


Puluhan pukulan hasil kombinasi Jurus yang dikuasai Inyoko membuat Kakek Gwen mundur,dan meninggalkan tubuh Harimau Putih Hi Nyiak.


Inyoko berhenti menyerang Kakek Gwen,tatapan nya tertuju pada tubuh Harimau Putih Hi Nyiak yang bersimbah darah.


Inyoko duduk di samping tubuh binatang pertapa itu,dan kemudian air mata nya menetes.


kesedihan dan penyesalan kelas terpancar dari raut wajahnya.


Inyoko diam seribu bahasa,dia hanya mengelus lembut kepala dan tubuh Harimau Putih yang kini ada dihadapan nya.


Kakek Gwen berniat untuk menyerang Inyoko yang sedang terpaku penuh kesedihan dihadapan tubuh Harimau Putih itu.


sebelum niat itu dijalankan nya,Mai Chen dan Kha Chan secara bersamaan lebih dulu menyerang nya.


meskipun diserang secara bersamaan oleh dua orang pendekar itu,tapi tetap tidak berpengaruh terhadap Kakek Gwen.


kemampuan dan tingkatan ilmu kedua nya tidak cukup untuk menghadapi kemampuan pertapa milik Kakek Gwen.


Kha Chan terpaksa mundur dan menghindar, sementara itu Mai Chen terlambat melakukan nya.


kini tubuh nya kembali berada dalam cengkeraman Kakek Gwen.


Kha Chan bergerak maju hendak menolong Mai Chen,tapi tebasan golok dengan tenaga dalam dari Kakek Gwen menghentikan langkah nya.


Kakek itu kembali tersenyum dingin melihat Mai Chen.


tatapan tajam mata merah Kakek Gwen membuat Mai Chen merasakan maut akan segera datang padanya.


Kakek Gwen mengalirkan tenaga dalam yang besar pada tangan nya yang mencengkram leher Mai Chen,dan kemudian membanting tubuh Mai Chen dengan keras di tanah.


bantingan itu bahkan membuat tanah menjadi retak.


Mai Chen berteriak keras merasakan rasa sakit yang luar biasa.


Mai Chen benar-benar tidak berdaya.


Kakek Gwen mengayunkan Golok Gagak Hitam dan menusukan nya pada tubuh Mai Chen.


Kha Chan kembali beraksi menahan tusukan Kakek Gwen itu dengan golok milik nya.

__ADS_1


tusukan Kakek Gwen melenceng dan tidak berhasil mengenai Mai Chen.


Kakek Gwen merasa sangat kesal karena merasa kesenangannya telah diganggu oleh Kha Chan.


Kakek Gwen kemudian menghilang dan tiba-tiba muncul dibelakang Kha Chan.


sebuah pukulan penuh tenaga dalam menghantam punggung Kha Chan dan membuat nya terlempar jauh.


Kha Chan terkapar dan tidak sadarkan diri.


Kini hanya Inyoko yang tersisa.


Inyoko tidak mempedulikan situasi disekitarnya.


Inyoko larut dalam kesedihannya.


bahkan saat Kakek Gwen berada tepat didepan nya.


Kakek Gwen memberikan sebuah pukulan kepada Inyoko yang diam mematung.


Inyoko tak bergeming,tak ada ekspresi yang keluar dari raut wajah nya.


kembali Kakek Gwen melayangkan pukulan nya bahkan lebih keras dari sebelum nya,Inyoko tetap tak bergeming tanpa ekspresi.


Kakek Gwen semakin kalap dan menghujamkan lebih banyak pukulan kepada Inyoko,Inyoko tetap diam meskipun darah segar mengalir dari sudut bibirnya.


Kakek Gwen semakin geram kemudian mengangkat tinggi Golok Gagak Hitam.


dari ujung Golok Gagak Hitam itu keluar cahaya seperti petir yang menjulang tinggi keangkasa.


bahkan kilatan cahaya yang membumbung tinggi itu terlihat sampai ketempat Rajawali Dewa Perang berada.


Situasi Hutan Kabut terasa semakin mencekam.


Rajawali Dewa Perang merasakan firasat buruk setelah melihat perubahan mendadak dalam Hutan Kabut.


Rajawali itu segera terbang menuju sumber kilatan cahaya yang menjulang tinggi itu.


Kilatan cahaya yang membumbung tinggi itu kini telah menyelubungi seluruh tubuh Kakek Gwen.


Kilatan-kilatan cahaya itu kini di ikuti oleh angin yang bertiup kencang disekitar tempat pertarungan itu.


Kakek Gwen seperti nya bersiap menggunakan jurus yang dahsyat kali ini.


sementara Inyoko masih terlihat diam mematung dihadapan Kakek pertapa itu.

__ADS_1


__ADS_2