
Lao chen dan semua rombongan para ketua sekte aliran putih,kini seperti terjebak didalam kandang macan.
Pertempuran aliran putih dan aliran hitam sepertinya akan terjadi lebih cepat dari pada perkiraan kakek gwen sebelum nya.
dan pertempuran itu akan dimulai di dalam istana kaisar ming.
Jagoan-jagoan aliran hitam yang berdiri dibelakang manusia iblis ghun thang itu,mulai bersiap menyerang rombongan Lao Chen.
Setidak nya ada lima pendekar tangguh aliran hitam disana dan beberapa jagoan aliran hitam lain nya
Liem Bong ketua Sekte Kalajengking Merah.
Jun Ben Dhol pendeta suci Kuil Iblis.
Em Phul wakil ketua Sekte Kelelawar Hitam.
Lin Dha Bhu Ketua Sekte Lembah Perawan.
Men Dhi Wu raja racun Bukit Tengkorak.
Setidak nya kemampuan yang mereka miliki setara dengan tiga jagoan terhebat sekte aliran putih, tentu saja ini situasi yang cukup sulit bagi para rombongan sekte aliran putih.
selain lima pendekar tangguh dan para jagoan aliran hitam,prajurit istana yang mengepung mereka semakin membuat situasi menjadi tidak mudah,apalagi jika manusia iblis ghun thang ikut bergerak tentu saja sesuatu yang buruk bisa terjadi pada rombongan tetua ho dan aliran putih.
Tetua Ho hanya bisa bergumam dalam hati.
Seandainya saja gurunya kakek gwen dan dewi mata dara ikut dalam pertemuan di istana ini mungkin kekuatan mereka sedikit seimbang.
Tiba-tiba sebuah pukulan tenaga dalam membelah kumpulan prajurit yang mengepung para ketua sekte aliran putih itu.
para prajurit istana yang terkena pukulan tenaga dalam itu tubuh nya hancur berkeping-keping.
beruntung para ketua sekte aliran putih memiliki ilmu yang cukup tinggi,sehingga dapat menghindari serangan pukulan tersebut.
"aliran hitam memang kejam,bahkan mereka tidak mempedulikan nyawa teman nya sendiri"
ucap tetua ho.
"hahahaha"
"tidak ada tempat didunia ini untuk manusia-manusia lemah"
jawab Jun Ben Dhol,dan ternyata pukulan tenaga dalam tadi adalah milik nya.
melihat ada celah Phi thoek pendekar arif mabuk,segera mendekat ke arah Jendral Besar Nong Chan dan jendral Phe Phi,dalam waktu singkat prajurit kaisar yang menjaga dua jendral itu dapat dilumpuhkan dengan mudah oleh Phi thoek.
Ketika Phi thoek dan dua jendral itu ingin bergabung dengan ketua sekte aliran putih yang lain gerakan mereka dihentikan oleh sabetan sebuah golok besar.sabetan golok itu bahkan membuat lantai ruangan itu terbelah.
Sabetan golok itu berasal dari golok raksasa milik Liem Bong.
Liem Bong dan em phul kini berhadapan dengan mereka.
Sementara Jun Ben Dhol,Lin Dha Bhu danMen Dhi Wu beserta beberapa anggota aliran hitam lain nya menghadang kelompok tetua ho,lao chen,kakek cha puk gembel,kuanyu,tetua gha ek dan ma liang sheng.
Liem Bong mengerahkan Jurus Golok Iblis Samudra dan mulai menyerang Phi thoek.
Serangan dahsyat membuat orang-orang dengan kemampuan rendah yang ada di ruangan itu menjadi terpental.
__ADS_1
Phi thoek sedikit terdesak dan membalas serangan itu dengan Tapak Dewa Mabuk.
Sementara Dua Jendral Nong Chan dan Phe Phi harus meladeni Em phul.
Ma Liang Sheng dan Lao Chen menghadapi serangan dari Lin Dha Bhu dan beberapa pendekar aliran hitam lain nya.
Jurus pedang air mata darah perawan
membuat Ma Liang Sheng dan Lao Chen terluka.
Sementara Kondisi Kuanyu,dan kakek cha puk gembel sedikit lebih baik saat menghadapi men dhi wu.
Men dhi wu meskipun dibantu oleh beberapa pendekar aliran hitan lainya mengalami luka yang lumayan serius akibat serangan Jurus Tongkat Dewa Buta milik kakek cha puk gembel.
Tetua ho dan tetua gha ek bertarung imbang dengan Jun Ben Dhol.
dua tetua itu sepertinya sedikit lebih unggul dari Jun Ben Dhol.
meskipun tidak terluka,tapi Jun Ben Dhol hanya bisa menghindar dan menahan setiap serangan yang di berikan tetua ho dan tetua gha ek tanpa bisa memberikan serangan balasan.
Dari lima jagoan terkuat aliran hitam itu hanya Em phul dan Lin Dha Bhu yang terlihat masih baik-baik saja.
sedangkan Liem Bong mendapatkan luka setelah bertarung sengit denga Phi thoek.
Men Dhi Wu dan Jun Ben Dhol mengalami nasib serupa.
Sementara dikelompok tetua ho,dua jendral,Ma Liang Sheng dan Lao chen terluka cukup parah.
Melihat kondisi yang berimbang itu,manusia iblis ghun thang bergerak maju.
Dalam dimensi itu hanya menyisakan Manusia Iblis Ghun Thang dan rombongan tetua ho.
Manusia iblis ghun thang cukup percaya diri dapat mengalahkan semua tokoh aliran putih itu sendirian saja.
Tak menunggu lama para tokoh aliran putih mulai mengepung manusia iblis ghun thang.
para ketua sekte aliran putih mulai menyerang secara bersamaan ke arah manusia iblis ghun thang.
Jurus-jurus dan pukulan-pukulan dahsyat dikeluarkan oleh tetua ho dan kawan-kawannya seperti tidak memberikan efek apa pun pada manusia iblis ghun thang.
tetua ho teringat pertarungan nya yang telah lalu dengan serigala iblis neraka,karena dimensi tempat pertarungan yang sama.
tapi kekuatan manusia iblis ghun thang tidak sekuat kekuatan milik serigala iblis neraka.
Manusia Iblis Ghun Thang mulai berteriak.
dari tubuh nya mengeluarkan kilatan-kilatan petir.
kilatan-kilatan itu sontak membuat tetua ho dan para ketua sekte aliran putih terpental.
Lao Chen,Ma Liang Sheng,Nong Chan dan Phe Phi yang sebelum nya telah terluka kini mengalami luka yang lebih parah.
Tetua Ho melirik ke arah Kakek Cha Puk Gembel dan Phi thoek.
seolah mengerti dengan lirikan tetua ho,kedua orang tadi bangkit dan kembali menyerang dengan jurus terkuat mereka.
Manusia Iblis Ghun Thang tidak tinggal diam dan bersiap menghadapi jurus-jurus itu.
__ADS_1
Tinju Langit Raja Pengemis,Ilmu Air Dewa Mabuk dan Tongkat Dewa Buta dihadapi dengan Jurus Cakar Iblis Pembelah Langit.
Pertemuan jurus-jurus hebat itu menimbulkan ledakan dahsyat,dan seketika dimensi gelap pun menjadi lenyap.
"kalian ternyata lebih tangguh dari pada yang aku kira"
"tapi tetap saja dewa maut akan menjemput kalian di tempat ini"
Ucap Manusia Iblis Ghun Thang di iringi teriakan yang menimbulkan getaran hebat di ruangan kaisar itu.
Para jagoan aliran hitam segera beranjak pergi dari tempat itu dan membawa serta kaisar ming.
tentu saja apa yang akan dilakukan oleh manusia iblis ghun thang bukan lah sesuatu yang baik.
Lao Chen berdiri dengan sisa tenaga nya.
"Tetua Ho segeralah pergi dari tempat ini"
"selamatkan kaisar,seperti nya dia dalam pengaruh jahat iblis itu"
"berjanjilah selalu menjaga cucu ku mai chen"
ucap Lao Chen pada tetua ho.
"kami tidak akan meninggalkan kau begitu saja"
"kita akan menghabisi manusia iblis ini bersama-sama"
Jawab Phi thoek.
Ma Liang Sheng dan jendral Phe Phi ikut berdiri disamping Lao Chen
"si tua gagak hitam ini benar"
"sebaik nya kalian segera pergi"
"aku akan menemaninya disini"
Ucap Ma Liang Sheng.
"Jendral Besar Nong Chan"
"seluruh kekaisaran sekarang berharap padamu"
"bebaskan kekaisaran ming dari pengaruh jahat manusia iblis itu"
"kau harus tetap hidup"
"bawalah mereka keluar lewat jalan rahasia istana ini"
Phe Phi meminta pada jendral besar Nong Chan.
Tetua Ho dan Kakek Cha Puk Gembel mengerti dan paham dengan maksud tiga orang yang berdiri didepan mereka.
Ketiga orang itu berkorban karena tau situasi yang tidak memihak kepada mereka.
dengan kekuatan mereka saat ini tidak akan sanggup mengimbangi kekuatan manusia iblis Ghun Thang.
__ADS_1