Cinta Pertapa Naga

Cinta Pertapa Naga
Inyoko !!!


__ADS_3

Tak lama Mai Chen menengahi percakapan itu,dan mengajak rombongan sekte bulan giok untuk masuk ke wisma keluarga chen,dan tentu saja sekalian untuk memperlihatkan kondisi inyoko pada Raja Dewa Seribu Obat tetua bu.


Mereka semua kini telah berada didepan kamar tempat inyoko terkapar tidak sadarkan diri.


hanya tetua ho dan tetua bu yang masuk kedalam ruangan itu, sedangkan yang lain menunggu di depan kamar.


Tetua bu langsung meraih tangan inyoko yang tidak sadarkan diri itu.


tetua bu mencoba membaca aliran energi lewat nadi inyoko.


Tak butuh waktu yang lama,tetua bu beranjak dari tempatnya...


"hmmmm"


"jangan kan untuk menggunakan ilmu silat"


"untuk bergerak saja,anak ini sudah tidak sanggup untuk melakukannya"


"anak ini telah lumpuh total"


"semua nadi energi dan saraf-saraf otot nya telak rusak"


"aku tidak menjamin murid tetua ho ini akan sembuh sepenuh nya"


"karena untuk membuatnya bisa berjalan kembali saja,membutuhkan waktu tidak kurang dari dua tahun"


"dan selama itu murid mu ini harus berada di ruang pengobatan khusus sekte bulan giok"


"tapi yang ada sesuatu yang sangat aneh pada murid mu ini"


Tetua bu menjelaskan keadaan inyoko setelah diperiksa oleh nya.


penjelasan dari tetua bu membuat tetua ho dan orang-orang diluar kamar yang mendengar kan nya menjadi sangat putus asa.


"seharusnya murid tetua ho ini sudah dalam keadaan sadarkan diri"


"seharusnya anak ini hanya akan pingsan tidak lebih dari dua hari"


"ini sangat aneh sekali tetua ho,ilmu yang aku miliki tidak dapat menjangkau apa yang sebenarnya terjadi pada anak ini, kecuali rusaknya saraf-saraf dan nadi energi nya"


"bisa kah kau menceritakan secara rinci pertarungan seperti apa yang telah di lewati oleh murid mu ini"

__ADS_1


ucap tetua bu penuh keraguan.


Tetua ho kemudian menceritakan semua tentang pertarungan antara inyoko dan serigala iblis neraka,serta bagaimana inyoko dirasuki oleh aura pertapa naga.


tetua bu raja dewa seribu obat terdiam sejenak,kemudian kembali ketempat inyoko yang terkapar.


Tetua bu terdiam sejenak memperhatikan seluruh tubuh inyoko,kemudian tetua bu menempelkan dua ujung jari nya pada semua organ vital inyoko.


dari ujung jari nya itu terlihat keluar energi berwarna biru,akibatnya setiap kali ujung jarinya itu menempel pada organ vital inyoko,tubuh inyoko menjadi bergetar.


Setelah beberapa saat tetua bu selesai memeriksa kondisi inyoko lebih lanjut.


tetua bu berkeringat,nafasnya sedikit sesak.


"anak ini...."


semua orang yang ada disana menunggu tetua bu melanjutkan ucapan nya.


"Murid tetua ho ini,seharus nya sudah sadar,karena aliran darah dan pernapasan nya bisa dikatakan sudah normal,tapi entah mengapa seperti ada sesuatu yang menahan kesadaran anak ini"


"kemungkinan yang lain,entah mengapa organ vital nya diselimuti kekuatan yang aneh,menurut analisa ku,kekuatan aneh itu yang membuat nya bisa bertahan sejauh ini"


Tentu saja apa yang baru saja di jelaskan oleh tetua bu membuat semua orang semakin gelisah.


"jadi menurut tetua bu,apa yang bisa kita lakukan untuk membuatnya jadi lebih baik?"


tetua ho mulai bertanya kepada tetua bu.


Kakek gwen,dewi mata dara dan mai chen yang dari tadi berada diluar kamar,memutuskan masuk kedalam kamar itu.


"maaf kan aku tetua,jika aku lancang"


"menurut cerita yang aku dengar Tetua Bu Raja Dewa Seribu Obat terkenal ahli dalam pengobatan,bahkan mampu menghidupkan kembali mahkluk yang telah mati"


Ucap mai chen.


Apa yang baru saja di ucapkan mai chen membuat raut wajah tetua bu menjadi berubah, sebenarnya ada kekesalan dan emosi pada diri tetua bu setelah mendengar ucapan mai chen.


tapi tentu saja tetua bu menahan nya dalam hati,mengingat ditempat itu masih ada tetua ho dan dua orang sepuh pertapa.


Apa yang dikatakan mai chen itu sepenuh nya benar.

__ADS_1


akan tetapi resiko dari ilmu yang digunakan untuk menghidupkan kembali orang yang telah meninggal itu tidak lah kecil.


ilmu itu hanya bisa digunakan satu kali saja,karena si pemakai ilmu itu akan langsung mati setelah menggunakan nya.


oleh karena itu ilmu itu adalah ilmu terlarang dalam sekte bulan giok.


oleh karena itu tetua bu tidak meladeni ucapan dari mai chen,tetua bu berusaha mengalihkan bahan pembicaraan dengan menganjurkan agar inyoko di bawa ke Wisma Giok Terang markas sekte bulan giok yang ada di kota ma er.


karena disana terdapat ruangan khusus pengobatan dan banyak sumber daya yang mungkin bisa membantu kondisi inyoko.


"bagaimana menurut mu ho?"


kakek gwen bertanya kepada tetua ho.


"menurutku sebaik nya kita ikuti saja saran dari tetua bu ini guru"


"saat ini tempat yang paling tepat untuk inyoko mungkin hanya wisma giok terang"


jawab tetua ho.


"dengan kondisi nya saat ini berapa lama bocah ini dapat bertahan?"


"karena mungkin dalam dua hari ini kita akan ada pertemuan penting"


"dan kita tidak mungkin menunda pertemuan itu"


"apakah bocah ini bisa kita bawa setelah pertemuan itu selesai?"


"dan apakah ini bisa membantu?"


Sambung dewi mata dara,sembari mengeluarkan sebuah mustika berbentuk batu kristal dari balik jubahnya.


Mustika itu adalah Mustika merah pertapa ular,sebelum nya mustika itu pernah diberikan dewi mata dara pada tetua ho saat mereka berada di pinggir sungai sebelum pertarungan dengan serigala iblis neraka.


Tentu saja tetua bu yang ahli obat itu mengetahui manfaat mustika langka itu,bahkan bagi tetua bu ini adalah pengalaman pertama nya melihat langsung mustika merah pertapa ular.


Selain dewi mata dara tidak ada yang mengetahui asal dari mustika itu.


karena mustika itu diciptakan dengan cara membekukan energi murni pemilik nya.


dengan kata lain mustika merah itu adalah wujud energi dewi mata dara yang sudah dibekukan hingga terbentuk seperti kristal.

__ADS_1


__ADS_2