Cinta Pertapa Naga

Cinta Pertapa Naga
Pertempuran di Tembok Kota


__ADS_3

Kini manusia iblis Ghun Thang dan pasukan nya berhadapan langsung dengan Tetua Phi Thoek dan pendekar aliran putih lainnya di depan tembok kita Dhu Mai.


meskipun kemampuan para pendekar putih lebih tinggi dari para prajurit kekaisaran Ming itu akan tetapi karena jumlah musuh yang terlalu banyak tentu ini bukanlah pertarungan yang mudah untuk para pendekar aliran putih,belum lagi sosok manusia iblis ghun thang yang memimpin pasukan kekaisaran Ming yang pernah berhadapan langsung dengan beberapa tokoh besar sekte aliran putih.


Tetua Phi Thoek dan Kakek Cha Puk Gembel masih mengingat dengan jelas betapa mengerikannya kekuatan yang dimiliki manusia iblis Ghun Thang.


bahkan saat para ketua sekte aliran putih bersatu saat itu tidak dapat mengalahkan manusia iblis Ghun Thang.


bahkan membuat mereka semua mendapatkan luka dalam yang cukup parah.


Pertarungan sudah tidak dapat terelakan lagi,sebuah tombak besar dilemparkan oleh salah seorang pasukan kekaisaran Ming dan menembus tubuh empat orang pendekar aliran putih sekaligus.


semua orang terkejut melihat apa yang ada dihadapan mereka.


mereka tidak menyangka ada pendekar kuat lainnya dalam pasukan Ming tersebut selain manusia iblis Ghun Thang.


prajurit pemilik tombak itu maju kedepan.


sosok prajurit bertubuh kekar dan berkepala plontos.


Sha Rok,salah satu prajurit hasil didikan manusia iblis Ghun Thang.


Sha Rok terlihat maju seorang diri kegaris depan menghadapi para pendekar aliran putih.


Kekuatan Sha Rok cukup mengerikan dan membuat tewas beberapa pendekar aliran putih yang coba menghadapinya.


melihat korban yang mulai berjatuhan dipihaknya membuat Tetua Bu maju mencoba menghadang Sha Rok.


Ketua sekte bulan giok itu meladeni Sha Rok dalam beberapa jurus,sebelum akhirnya sebuah pukulan Sha Rok telak mengenai bagian dada pendekar aliran putih yang dijuluki dewa obat itu.


Tetua Bu mundur beberapa langkah mencoba mengatur tenaga dalam dan nafasnya kembali setelah pukulan telak yang baru diterimanya itu.


"Ternyata ******** itu lebih kuat daripada yang aku kira"


Tetua Bu bergumam dalam hati,sambil meningkatkan aura energi miliknya.


Harga dirinya sebagai ketua salah satu sekte terkuat aliran putih seperti ternoda oleh Sha Rok yang belum pernah terdengar namanya didunia persilatan.


Tetua Bu yang biasanya terlihat tenang kali ini menyerang lebih dulu dengan penuh emosi dan terburu-buru,sehingga setiap serangannya dapat dengan mudah dihindari dan dihadang oleh Sha Rok,hingga akhirnya Sha Rok kembali mendapatkan celah dan memberikan pukulan kebagian punggung tetua Bu.


Tetua Bu tersungkur dan memuntahkan darah dari mulutnya.


Sha Rok tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan yang ada didepan matanya itu,Sha Rok berniat mengakhiri pertarungan itu dengan sebuah serangan kearah tetua Bu yang masih terkulai lemah akibat pukulan terakhir yang diterimanya.


melihat situasi yang tidak menguntungkan bagi tetua Bu itu,kakek Cha Puk Gembel bergerak cepat menghadang serangan Sha Rok.

__ADS_1


Sha Rok terpaksa mundur beberapa langkah karena tidak menduga serangan mendadak dari kakek Cha Puk Gembel.


"Hahahahaha"


"Ternyata orang tua ini masih bisa membuatmu terkejut bocah"


Ucap kakek Cha Puk Gembel.


Tetua Bu mencoba bangkit kembali,akan tetapi kakek Cha Puk Gembel memintanya untuk mundur dan memulihkan kembali tenaganya.


"Tidak pernah aku sangka,aku akan berhadapan dengan salah satu dari tiga pendekar terkuat aliran putih sepertimu ditempat ini pak tua"


Balas Sha Rok.


Sha Rok memulai serangan lebih dahulu,kali ini Sha Rok mengambil sebilah pedang dari prajurit yang ada dibelakangnya.


serangan pedang dengan aliran energi yang membuat pedang biasa itu menjadi bercahaya.


Kakek Cha Puk Gembel menyambut serangan itu dengan tongkat ditangannya.


serangan-serangan pedang dengan aliran energi dari Sha Rok tidak dapat menembus pertahanan kakek Cha Puk Gembel.


Sha Rok merasa sangat penasaran dengan kekuatan yang dimiliki oleh lawannya itu,dan meningkatkan tenaga yang digunakannya untuk menyerang kakek Cha Puk Gembel.


lagi-lagi serangannya tidak berakibat apapun pada kakek Cha Puk Gembel, bahkan pedang yang digunakan Sha Rok hancur berkeping-keping tanpa disentuh oleh kakek Cha Puk Gembel.


Jurus yang mematahkan setiap serangan dari Sha Rok.


Jurus itu seperti tameng yang melindungi kakek Cha Puk Gembel dari semua jurus yang digunakan oleh Sha Rok.


"Kau cukup hebat bocah"


"tapi sayang ilmu yang kau miliki masih mentah"


"bahkan aura energi tenaga dalam yang kau punya tidak mampu menembus bola pelindung energi alam milik ku"


Ucap kakek Cha Puk Gembel,yang kemudian menyerang Sha Rok.


Sha Rok terlihat masih tertegun dengan apa yang dialaminya itu tidak dapat menghindari setiap jurus dan pukulan yang dikeluarkan oleh ketua sekte pedang gunung itu.


Sha Rok terpental dan tersungkur,dari mulutnya memuntahkan darah segar,menandakan tubuhnya mengalami luka dalam yang cukup parah.


Sha Rok mendapatkan lawan yang sulit kali ini.


"Hahahahhaha"

__ADS_1


"Tuan Ghun Thang tidak salah menilai tinggi dirimu pak tua"


"kau salah satu pendekar yang diakui oleh tuan Ghun Thang"


"sebuah kehormatan untukku,jika aku memberikan kepalamu sebagai hadiah untuknya"


Teriak Sha Rok.


Tubuh Sha Rok kemudian mengeluarkan asap berwarna hitam,perlahan tubuh kekarnya itu menjadi bertambah besar.


Sha Rok kemudian menotok tujuh saraf aliran energi miliknya.


sama seperti para pengikut manusia iblis Ghun Thang lain nya,Sha Rok kali ini menggunakan jurus terlarang aliran hitam.


Jurus 7 Cahaya Energi Iblis.


Dengan segala pengalamannya di dunia persilatan,kakek Cha Puk Gembel cukup memahami perubahan yang terjadi pada lawan nya itu.


Sha Rok yang dihadapinya saat ini tentu berbeda dengan sosok Sha Rok sebelumnya.


kali ini tubuh Sha Rok dipenuhi oleh aura hitam iblis.


Sha Rok melesat dengan cepat menyerang kakek Cha Puk Gembel dengan jurus iblis itu.


kakek Cha Puk Gembel menyambut serangan itu dengan mencabut sesuatu yang menyerupai pedang berwarna biru dari bagian dalam tongkat kayunya.


Tubuh Sha Rok berubah menjadi keras seperti baja,tebasan pedang biru milik kakek Cha Puk Gembel yang mengenai tubuh Sha Rok itu menghasilkan suara yang cukup keras.


tapi kakek Cha Puk Gembel sepertinya tidak terkejut dengan perubahan yang dialami oleh lawannya tersebut.


"Jangan terlalu sombong bocah"


"aku bahkan pernah menghadapi iblis yang lebih mengerikan daripada dirimu"


Ucap kakek Cha Puk Gembel.


Pedang biru ditangannya itu kemudian bercahaya,dalam sekejap kakek Cha Puk Gembel telah berada tepat didepan Sha Rok dan menebaskan pedang nya itu.


dalam beberapa jurus tubuh Sha Rok yang semula keras seperti baja itu kini dipenuhi oleh sayatan-sayatan luka.


Kakek Cha Puk kemudian berteriak keras


"Pedang Dunia Arwah"


seketika dari sayatan-sayatan luka ditubuh Sha Rok itu memuncratkan banyak darah.

__ADS_1


Sha Rok jatuh tersungkur, tubuhnya kembali kebentuk semula,dan aura iblis gelap pun lenyap dari tubuhnya itu.


Sha Rok akhirnya tewas ditangan kakek Cha Puk Gembel.


__ADS_2