
Pertempuran sengit terjadi antara Suku Awai dan Suku Khe Tek yang mendapatkannya bantuan dari pasukan Kalajengking Merah yang dipimpin oleh Em Phul.
Situasi pertarungan mulai tidak memihak kepada Suku Awai.
Nionyo tidak pernah menyangka yang menjadi lawan nya adalah Thu Ngau anak yang telah membunuh ayahnya sendiri,yaitu Lha Ngau kepala Suku Khe Tek sebelumnya yang juga merupakan teman Nionyo.
Meskipun sering sekali berseteru,tapi ketiga suku terkuat itu tidak pernah terlibat dalam pertempuran secara langsung.
bahkan dalam perebutan tahta kekuasaan sebagai Kepala Suku Besar sekalipun.
Nionyo seakan-akan tidak bisa mempercayai jika Thu Ngau memiliki kekuatan yang sangat tinggi,bahkan bisa dikatakan melebihi kekuatan dari ayah yang telah dibunuh nya itu.
Sementara itu Kuanyu bersama dengan Dewi Mata Dara dan Sepuh Suci Sekte Dha Us sedang berhadapan dengan Em Phul.
Em Phul pemilik tubuh iblis abadi yang sebelum nya pernah dikalahkan oleh Kakek Gwen dan menderita luka serius itu,kini terlihat sangat berbeda.
kekuatan yang dimilikinya meningkat berkali-kali lipat.
dan tentu bukan lah lawan yang mudah untuk ditaklukkan meskipun tiga orang pendekar hebat itu bersatu menghadapinya.
Fan Ning dan Jendral Phe Phi terlihat membantu anggota Suku Awai menghadapi anggota Suku Khe Tek dan pasukan Kalajengking Merah yang lain.
Nionyo telah menderita luka dalam,akibat beberapa jurus hebat yang digunakan oleh Thu Ngau.
Terlihat darah keluar dari sudut bibirnya.
"Jangan takut paman"
"aku akan mengirim mu ketempat ayahku dengan cepat,tanpa kau sempat merasakan rasa sakit"
Teriak Thu Ngau dengan sombong.
Nionyo tidak tinggal diam,dan tidak ingin direndahkan oleh lawannya itu,kemudian bangkit dan menyerang Thu Ngau kembali.
Tubuh Nionyo memancarkan aura energi yang sangat besar.
"Kakek tua ini benar-benar orang terkuat di tanah Bha So"
"sepertinya dia sudah mulai serius"
Ucap Thu Ngau dalam hati.
Benar saja,seperti apa yang dipikirkan Thu Ngau,kali ini dia terlihat semakin terdesak oleh jurus-jurus yang dikeluarkan oleh Nionyo.
__ADS_1
Thu Ngau hanya bisa sekedar menangkis dan menghindari serangan dari Nionyo,tanpa dapat memberikan serangan balasan kepada lawan nya itu.
Thu Ngau memilih mundur beberapa langkah untuk menghindar dan sejenak mengambil nafas.
"Sialan kakek tua ini bahkan jauh lebih kuat dari ayah ku"
"haruskah aku gunakan Jurus terhebat pemberian tuan Ghun Thang itu sekarang?"
Bisik Thu Ngau dalam hati.
Belum sempat berpikir dan membuat keputusan, Nionyo kembali melancarkan serangan kepada Thu Ngau.
Thu Ngau terkejut dan terlambat menghindar,
pukulan demi pukulan telak mengenainya.
Thu Ngau kini terkapar dan tergeletak di atas tanah.
Nionyo tidak ingin membuang kesempatan itu dan ingin segera menghabisi anak dari temannya itu.
Nionyo melesat tinggi ke udara, tubuhnya dikelilingi oleh lingkaran energi berwarna biru,
terlihat serangan nya kali ini adalah serangan yang cukup dahsyat.
Lingkaran aura energi biru yang mengelilingi tubuh Nionyo itu berubah menjadi bentuk bayangan Macan.
"ini sebuah kesempatan yang langka,orang tua itu menguasai jurus legenda Tubuh Sakti Macan Biru"
Thu Ngau bergumam sambil tersenyum,tidak terlihat rasa takut dan panik diwajahnya menyaksikan lawan nya kali ini menggunakan jurus yang hebat.
Nionyo dalam balutan bayangan energi macan biru itu melesat menuju kearah Thu Ngau.
Thu Ngau kemudian bangkit dan siap menerima jurus Tubuh Sakti Macan Biru milik Nionyo itu.
Tinju mereka saling bertemu,menghasilkan sebuah ledakan hebat,dan gelombang energi yang besar.
Cahaya menyilaukan tercipta dari kedua pukulan yang beradu itu.
setelah cahaya itu menghilang terlihat sosok Nionyo yang masih berdiri dengan sisa aura energi yang dimilikinya.
Sementara itu Thu Ngau terkapar dengan tubuh penuh luka.
Nionyo merasa semua sudah selesai untuk Thu Ngau,dia mencoba menetralisir energi biru yang dikeluarkan nya.
__ADS_1
Namun secara tiba-tiba Thu Ngau berteriak,serentak dengan itu tubuh nya mengambang di udara.
"Hahahahahhaa"
"Aku tidak menyesal menjadikanmu sebagai lawan ku kakek tua"
"Tapi aku tidak akan membuat malu tuan Ghun itu,aku akan menghabisi mu paman"
Ucap Thu Ngau.
Thu Ngau kembali menginjakkan kakinya ditanah.
Tubuhnya perlahan mulai membesar,hingga merobek pakaian yang dikenakannya.
muncul bulu-bulu berwarna coklat.pada kulit nya.
Sorot matanya menjadi merah dan penuh keinginan untuk membunuh.
Telinga nya sedikit memanjang dan taring muncul di bagian mulutnya.
Thu Ngau telah merubah sosok nya menjadi Manusia Iblis Serigala.
tentu saja ilmu ini diperoleh oleh Thu Ngau dari Manusia Iblis Ghun Thang.
Perubahan bentuk Thu Ngau membuat semua orang menjadi sangat terkejut termasuk anggota Suku Khe Tek yang belum pernah melihat jurus itu digunakan oleh pemimpin mereka.
Setelah merubah wujudnya Thu Ngau dengan cepat langsung menyerang Nionyo yang masih terengah-engah.
Jurus-jurus Thu Ngau menjadi semakin kuat dan mengerikan.
Nionyo kembali berada pada posisi terdesak.
bahkan Tubuh Sakti Macan Biru kembali digunakan nya,tapi seperti tidak berpengaruh pada Thu Ngau.
Thu Ngau kembali mengambil alih jalannya pertarungan itu,serangan nya membabi-buta menghajar Nionyo yang mulai terlihat tidak berdaya.
Nionyo semakin sulit untuk menghindar ataupun menahan serangan dari Thu Ngau.
semua bagian tubuh Nionyo tidak ada yang tertinggal dari pukulan yang dilepaskan oleh Thu Ngau,hingga akhirnya Nionyo jatuh dan terkapar.
Nionyo berusaha untuk bangkit kembali,tapi tubuh dan tenaga nya sudah berada di ambang batas kekuatan yang dimiliki nya.
Nionyo terlihat pasrah menunggu kematiannya dari tangan Manusia Iblis Serigala.
__ADS_1